SUMENEP, Sabtu, 4 Juli 2026 – Lotus Sumenep semakin mengukuhkan diri bukan hanya sebagai destinasi kuliner favorit, tetapi juga sebagai ruang bertemunya para pebisnis, mahasiswa, sarjana, dan pelaku usaha untuk menimba ilmu serta memperluas jaringan bisnis. Hal itu terlihat saat Sekolah Bisnis digelar di Cafe Lotus, Jalan KH. Mansyur No.168, Pabean, Kecamatan Kota Sumenep.
Kegiatan yang melibatkan distributor resmi produk herbal tersebut berlangsung penuh antusias. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai strategi membangun bisnis di era digital, mulai dari pengembangan mindset entrepreneur, digital marketing, personal branding, membangun jaringan usaha, hingga memanfaatkan peluang bisnis melalui Affiliate TikTok dan berbagai platform digital lainnya.
Koordinator Komunitas Bisnis Online Madura (BOM), Ilhan A. Aziz, mengatakan perkembangan teknologi telah membuka peluang usaha yang semakin luas. Menurutnya, siapa pun kini memiliki kesempatan untuk membangun bisnis tanpa harus memiliki modal besar, asalkan memiliki kemauan belajar dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Era digital telah mengubah cara orang berbisnis. Melalui Sekolah Bisnis Tiens ini kami ingin memberikan bekal kepada mahasiswa, sarjana, maupun pelaku usaha agar mampu memanfaatkan teknologi sebagai peluang membangun usaha yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kesuksesan dalam dunia usaha saat ini tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal, tetapi juga kemampuan membaca peluang, membangun relasi, serta menguasai strategi pemasaran digital yang terus berkembang.
“Affiliate TikTok, media sosial, hingga digital marketing merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan. Siapa yang mampu beradaptasi akan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang,” tegas Ilhan.
Pihaknya berharap kegiatan seperti Sekolah Bisnis Tiens dapat terus digelar sehingga semakin banyak generasi muda Madura yang memiliki keberanian membangun usaha sendiri dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan melalui bisnis digital.
“Kami berharap lahir lebih banyak entrepreneur muda yang inovatif, kreatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” harapnya.
Dipilihnya Lotus Sumenep sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Belakangan ini, restoran tersebut semakin dikenal sebagai tempat berlangsungnya berbagai agenda bisnis, diskusi, hingga pertemuan komunitas.
Sebelumnya, Lotus Sumenep juga menjadi lokasi rapat strategis DRT Manajemen, agensi digital marketing yang membahas arah pengembangan perusahaan di tengah pesatnya transformasi digital. Pertemuan tersebut menghasilkan berbagai gagasan untuk memperkuat pendampingan UMKM dan memperluas pemanfaatan pemasaran digital di Kabupaten Sumenep.
Fenomena itu menjadi gambaran bahwa Lotus Sumenep perlahan bertransformasi menjadi lebih dari sekadar tempat menikmati hidangan. Restoran ini mulai menjelma sebagai ruang kolaborasi, berbagi pengetahuan, dan lahirnya ide-ide bisnis baru yang mendukung tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif di Kabupaten Sumenep.
Dengan semakin banyaknya agenda bisnis dan pelatihan yang diselenggarakan, Lotus Sumenep diharapkan terus menjadi wadah bagi generasi muda, pelaku UMKM, dan komunitas bisnis untuk belajar, berkolaborasi, serta melahirkan inovasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di era digital.
Penulis : Red







