Founder BIP H. Ali Zainal Abidin Jadikan Resepsi Keluarga dan Ultah Sang Istri di Sumenep Momentum Berbagi 3 Paket Umrah, Santunan Ratusan Juta, dan Sembako untuk Ribuan Anak Yatim serta Dhuafa.

Selasa, 7 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Gebyar Fastabiqul Khairat BIP Foundation di Kampung Arab, Desa Pangarangan, dipadati ribuan masyarakat yang mengikuti santunan, pembagian sembako, pengundian tiga paket umrah, dan berbagai hadiah dalam rangka resepsi keluarga serta ulang tahun istri Founder BIP Foundation, H. Ali Zainal Abidin.

Suasana Gebyar Fastabiqul Khairat BIP Foundation di Kampung Arab, Desa Pangarangan, dipadati ribuan masyarakat yang mengikuti santunan, pembagian sembako, pengundian tiga paket umrah, dan berbagai hadiah dalam rangka resepsi keluarga serta ulang tahun istri Founder BIP Foundation, H. Ali Zainal Abidin.

SUMENEP, Senin, 6/7/2026– Kebahagiaan bagi keluarga besar Bani Insan Peduli (BIP) Foundation bukan sekadar untuk dirayakan sendiri. Setiap momentum bahagia selalu diupayakan menjadi jalan berbagi kepada sesama. Hal itu kembali terlihat dalam rangkaian Gebyar Fastabiqul Khairat BIP Foundation yang memadukan resepsi pernikahan Ratu dan Firas, keponakan Founder BIP Foundation H. Ali Zainal Abidin, dengan perayaan hari ulang tahun sang istri tercinta, Fitria.

Momentum yang biasanya identik dengan pesta keluarga itu justru berubah menjadi panggung kepedulian. Ribuan anak yatim, kaum dhuafa, masyarakat, relawan, hingga tamu undangan ikut merasakan kebahagiaan melalui santunan, pembagian sembako, hadiah uang tunai, hingga pengundian tiga paket umrah gratis.

Rangkaian kegiatan diawali dengan resepsi pernikahan Ratu dan Firas yang digelar di Gedung Korpri Sumenep. Ribuan tamu memadati gedung untuk memberikan doa restu kepada kedua mempelai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam suasana penuh syukur tersebut, H. Ali Zainal Abidin menyerahkan hadiah umrah kepada kedua mempelai sebagai doa agar rumah tangga yang mereka bangun menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, penuh keberkahan, serta kelak mampu menjadi keluarga yang terus menebar manfaat bagi sesama.

Tidak hanya itu, suasana resepsi semakin hangat ketika Founder BIP Foundation tersebut juga membagikan uang tunai kepada para tamu undangan sebagai bentuk rasa syukur atas kebahagiaan yang tengah dirasakan keluarganya.

Usai resepsi, seluruh rangkaian kegiatan berlanjut di kediaman H. Ali Zainal Abidin di kawasan Kampung Arab, Desa Pangarangan, dalam acara Gebyar Fastabiqul Khairat yang sekaligus menjadi perayaan ulang tahun sang istri, Fitria.
Antusiasme masyarakat begitu tinggi. Ribuan anak yatim, kaum dhuafa, para ibu, lansia, relawan, tokoh masyarakat, hingga warga dari Kabupaten Sumenep dan Pamekasan berdatangan memenuhi lokasi kegiatan.

Membludaknya jumlah peserta membuat sepanjang ruas jalan di kawasan Kampung Arab hingga perempatan lampu merah Desa Pangarangan dipadati masyarakat. Meski dihadiri ribuan orang, seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, penuh kekeluargaan, dan dipenuhi lantunan doa.
Pada malam penuh keberkahan tersebut, ribuan anak yatim dan kaum dhuafa menerima santunan berupa amplop, beras, minyak goreng, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Tidak hanya mereka, masyarakat yang hadir juga dari ujjungBbarat- Timur, dan dari Selatan ke Utara, memperoleh bingkisan sebagai bentuk rasa syukur keluarga besar BIP Foundation.

Suasana semakin meriah ketika panitia menggelar pengundian hadiah. Tiga paket umrah gratis menjadi hadiah utama yang disambut antusias masyarakat. Selain itu, hadiah uang tunai bernilai jutaan rupiah juga dibagikan kepada puluhan peserta yang beruntung, disertai berbagai hadiah menarik lainnya.

Kegiatan yang disiarkan secara langsung melalui TikTok itu juga mendapat perhatian puluhan ribu penonton. Ribuan komentar berisi doa dan dukungan mengalir dari berbagai daerah sebagai bentuk apresiasi terhadap konsistensi BIP Foundation dalam menggelar kegiatan sosial.

Di hadapan ribuan masyarakat, H. Ali Zainal Abidin menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT.

“Kalau Allah memberikan kebahagiaan kepada keluarga kami, maka kebahagiaan itu harus kami bagikan. Kami ingin anak-anak yatim, kaum dhuafa, dan masyarakat ikut merasakan kebahagiaan yang Allah titipkan kepada keluarga kami,” ujarnya.

Ali mengungkapkan bahwa selama ini seluruh langkah sosial yang dijalankannya tidak pernah lepas dari dukungan sang istri, Fitria.

“Setiap ada santunan, beliau tidak pernah bertanya berapa biaya yang harus dikeluarkan. Yang beliau tanyakan justru, ‘Berapa ribu anak yatim dan dhuafa yang hadir?’ Dukungan itulah yang membuat saya semakin mantap menjalankan Fastabiqul Khairat,” katanya.

Pada momen ulang tahun sang istri, Ali juga memohon doa kepada seluruh masyarakat.
Mohon doakan saya dan istri saya agar selalu diberi kesehatan, umur yang berkah, dipersatukan Allah hingga dunia dan akhirat, serta tetap istiqamah berbagi. Doa anak-anak yatim dan kaum dhuafa adalah hadiah ulang tahun yang paling berharga bagi kami,” tuturnya.

Menurut H. Ali, BIP Foundation lahir dari keyakinan bahwa Allah SWT akan selalu membantu hamba-Nya yang gemar membantu orang lain.

“Wallahi, saya tidak meminta balasan apa pun. Saya hanya memohon doa agar saya, keluarga, dan BIP Foundation terus diberi kekuatan untuk berbagi di mana pun berada. Selama masih ada anak yatim yang membutuhkan, kaum dhuafa yang harus dibantu, dan masyarakat yang memerlukan uluran tangan, insyaallah kami akan terus hadir,” tegasnya.

Ia juga meyakini bahwa harta terbaik bukanlah yang disimpan, melainkan yang mampu menghadirkan manfaat bagi sesama. Karena itu, setiap momentum kebahagiaan keluarga selalu diubah menjadi momentum berbagi.

Lantunan musik gambus bernuansa religi mengiringi kebersamaan ribuan masyarakat yang masih memadati kawasan Kampung Arab hingga perempatan lampu merah Desa Pangarangan. H. Ali Zainal Abidin tampak membaur bersama keluarga, relawan, anak-anak yatim, dan masyarakat menikmati suasana penuh kehangatan sebagai ungkapan rasa syukur atas seluruh nikmat yang diberikan Allah SWT.

Bagi keluarga besar BIP Foundation, rangkaian kegiatan tersebut menjadi penegasan bahwa kebahagiaan tidak akan berkurang ketika dibagikan. Justru melalui semangat Fastabiqul Khairat, setiap momentum kehidupan dapat menjadi jalan menghadirkan senyum, mempererat persaudaraan, dan menebarkan manfaat bagi sebanyak mungkin orang.

Sebelumnya, dua hari yang lalu, keluarga besar BIP Foundation juga telah melaksanakan berbagai aksi kemanusiaan. H. Ali Zainal Abidin bersama jajaran pengurus dan puluhan relawan meresmikan rumah layak huni bagi keluarga penyandang disabilitas, meresmikan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, menyalurkan bantuan sosial kepada lansia dan penyandang disabilitas, serta membagikan ribuan seragam sekolah kepada anak yatim dan dhuafa sebagai bekal menyambut tahun ajaran baru.

Sebelumnya juga, BIP juga menyalurkan bantuan miliaran rupiah di Lapas Pamekasan, ribuan anak yatim dan dhuafa di Sumenep.  Rangkaian aksi sosial BIP sebelumnya juga menjangkau berbagai daerah di Jawa Timur. Melalui BIP Tour Jatim, lembaga tersebut menyalurkan bantuan lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Lamongan, meliputi pembangunan masjid, ambulans, bantuan ternak, penguatan aset yayasan, hingga program pemberdayaan bagi penyintas ODGJ yang telah pulih.

Sejak berdiri pada 2023, BIP Foundation dikenal konsisten menjalankan berbagai program kemanusiaan, mulai dari santunan anak yatim dan dhuafa, layanan kesehatan, pendidikan, bedah rumah, bantuan lansia dan disabilitas, penanganan bencana, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat

Penulis : Red

Berita Terkait

Hari ke-36 Program Berbagi Setiap Hari di Sumenep, Detikzone.id Berkomitmen Terus Istiqamah Menebar Manfaat hingga Akhir Hayat
Ketua MUI Sumenep Dukung Sikap MUI Madura Hadapi Kampanye LGBT
Hari Kedua di Bawean Gresik, Anggota DPR RI Partai Golkar Tinjau Program BSPS dan Serap Aspirasi Warga 
Hari ke-35 Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda, Detikzone.id Menjadikan Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim sebagai Ruh Perjuangan Meraih Ridha Allah SWT
Tiga Anggota DPR RI Partai Golkar Kunjungi Pulau Bawean Gresik, Hadiri Muscam dan Serap Aspirasi Masyarakat
Peresmian Bedah Rumah di Pamekasan Berubah Jadi Tausiyah Penuh Hikmah, Founder BIP H. Ali Zainal Abidin: Kikir adalah Sifat yang Dicintai Iblis
Detikzone.id Buktikan Jurnalisme Kemanusiaan, Hari ke-34 Program Berbagi Setiap Hari di Sumenep Terus Menjangkau Dhuafa
Ketika Media Menjadi Cahaya, Hari ke-33 Detikzone.id Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda di Sumenep Kembali Menguatkan Warga Dhuafa Secara Door to Door

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 01:55 WIB

Founder BIP H. Ali Zainal Abidin Jadikan Resepsi Keluarga dan Ultah Sang Istri di Sumenep Momentum Berbagi 3 Paket Umrah, Santunan Ratusan Juta, dan Sembako untuk Ribuan Anak Yatim serta Dhuafa.

Senin, 6 Juli 2026 - 18:15 WIB

Hari ke-36 Program Berbagi Setiap Hari di Sumenep, Detikzone.id Berkomitmen Terus Istiqamah Menebar Manfaat hingga Akhir Hayat

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:50 WIB

Ketua MUI Sumenep Dukung Sikap MUI Madura Hadapi Kampanye LGBT

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:47 WIB

Hari Kedua di Bawean Gresik, Anggota DPR RI Partai Golkar Tinjau Program BSPS dan Serap Aspirasi Warga 

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:38 WIB

Hari ke-35 Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda, Detikzone.id Menjadikan Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim sebagai Ruh Perjuangan Meraih Ridha Allah SWT

Berita Terbaru