Bupati Fauzi Dorong Inovasi Tanpa Henti, IRA Farm Jadi Role Model Pertanian Modern Sumenep

Jumat, 24 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi Kepala DKPP Chainur Rasyid meninjau budidaya sayuran hidroponik di IRA Farm, Desa Ketawang Laok, Kecamatan Ganding, sebagai bagian dari upaya mendorong transformasi pertanian modern berbasis teknologi untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi Kepala DKPP Chainur Rasyid meninjau budidaya sayuran hidroponik di IRA Farm, Desa Ketawang Laok, Kecamatan Ganding, sebagai bagian dari upaya mendorong transformasi pertanian modern berbasis teknologi untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mempercepat transformasi sektor pertanian menuju sistem yang lebih modern, produktif, dan berdaya saing. Di tengah ancaman perubahan iklim dan semakin menyusutnya lahan produktif, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak para petani, khususnya generasi muda, untuk mulai meninggalkan pola lama dan memanfaatkan teknologi sebagai masa depan pertanian.

Komitmen tersebut ditunjukkan saat Bupati Fauzi bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengunjungi Kebun Hidroponik IRA Farm di Desa Ketawang Laok, Kecamatan Ganding.

Kunjungan itu menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong lahirnya inovasi pertanian modern yang mampu menjawab berbagai tantangan zaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di lokasi tersebut, Bupati menyaksikan secara langsung budidaya sayuran hidroponik yang mampu menghasilkan panen berkualitas tinggi tanpa membutuhkan lahan yang luas.

Menurutnya, keberhasilan IRA Farm membuktikan bahwa keterbatasan bukan lagi alasan untuk berhenti berkembang. Dengan sentuhan teknologi dan inovasi, sektor pertanian justru mampu menjadi sumber ekonomi baru yang menjanjikan.

“Ketahanan pangan harus diwujudkan melalui langkah nyata. IRA Farm membuktikan bahwa pertanian modern bukan hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga membuka peluang usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Fauzi.

Ia menegaskan, tantangan pertanian saat ini semakin kompleks akibat perubahan iklim, keterbatasan lahan, dan meningkatnya kebutuhan pasar. Karena itu, pemanfaatan teknologi menjadi solusi penting agar pertanian tetap efisien, produktif, dan berkelanjutan.

Bupati Fauzi juga mengajak generasi muda agar tidak lagi memandang sektor pertanian sebagai pekerjaan konvensional, melainkan sebagai bidang usaha modern yang memiliki prospek besar dan mampu menciptakan lapangan kerja baru.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep akan terus memberikan pendampingan, pelatihan, serta memperluas kerja sama dengan kelompok tani dan berbagai pihak agar inovasi pertanian terus berkembang di seluruh wilayah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, menyebut pengembangan pertanian berbasis teknologi merupakan langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah di tengah tantangan global.

Menurutnya, sistem hidroponik seperti yang diterapkan IRA Farm mampu menghasilkan panen yang lebih optimal, berkualitas, dan memiliki nilai ekonomi tinggi apabila dikelola secara profesional.

“Keberhasilan IRA Farm layak menjadi inspirasi bagi kelompok tani maupun generasi muda yang ingin mengembangkan usaha pertanian berbasis teknologi. Selain mendukung ketahanan pangan, sektor ini juga memiliki prospek usaha yang sangat menjanjikan,” katanya.

DKPP Kabupaten Sumenep memastikan akan terus mendorong lahirnya berbagai inovasi pertanian modern di berbagai desa. Pemerintah optimistis sinergi antara teknologi, inovasi, dan kolaborasi akan memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjadikan sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan ekonomi daerah.

Berita Terkait

Tak Perlu Bingung Cari Kerja! 35 Perusahaan Siap Buka Lowongan di Sumenep Job Fair 2026
Pemerataan Pembangunan Jadi Prioritas, JSI Apresiasi Gus Fauzi Bangun Sumenep dari Daratan hingga Kepulauan
Pimpin Rapat Staf, Kadis Kominfo Sumenep Tegaskan Disiplin, Kekompakan dan Keterbukaan Jadi Kunci Tingkatkan Pelayanan
Bukan Menggantikan Manusia, Pemkab Probolinggo Persenjatai ASN dengan Kecerdasan Buatan
Cetak Pemandu Berlisensi, Diskoparekraf Probolinggo Dorong Ekowisata Naik Kelas
Pemkab Blitar Gandeng Pemkab Sumenep, Perkuat Pasokan Pangan dan Kendalikan Inflasi
Menuju Probolinggo 2045, Dr. Aminuddin: Perencanaan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Tebakan
DLH Sumenep Jadikan WCD 2026 Momentum Bangun Kesadaran Lingkungan, 150 Peserta dari Berbagai Unsur Bersihkan Pantai Badur

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 12:51 WIB

Pemerataan Pembangunan Jadi Prioritas, JSI Apresiasi Gus Fauzi Bangun Sumenep dari Daratan hingga Kepulauan

Selasa, 22 September 2026 - 12:11 WIB

Pimpin Rapat Staf, Kadis Kominfo Sumenep Tegaskan Disiplin, Kekompakan dan Keterbukaan Jadi Kunci Tingkatkan Pelayanan

Selasa, 22 September 2026 - 11:28 WIB

Bukan Menggantikan Manusia, Pemkab Probolinggo Persenjatai ASN dengan Kecerdasan Buatan

Senin, 21 September 2026 - 20:07 WIB

Cetak Pemandu Berlisensi, Diskoparekraf Probolinggo Dorong Ekowisata Naik Kelas

Senin, 21 September 2026 - 14:42 WIB

Pemkab Blitar Gandeng Pemkab Sumenep, Perkuat Pasokan Pangan dan Kendalikan Inflasi

Berita Terbaru