SUMENEP – Aroma mie yang mengepul di Halaman Kantor Bupati Sumenep, Rabu (5/8/2026), bukan sekadar menghadirkan sajian lezat. Di balik perlombaan memasak dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu, tersimpan pesan kuat tentang pentingnya kebersamaan, kekompakan, dan semangat gotong royong dalam membangun daerah.
Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim menegaskan, lomba memasak bukan hanya ajang adu kreativitas antarpeserta, melainkan menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi seluruh elemen pemerintahan.
“Kegiatan ini bertujuan mempererat tali silaturahmi, membangun kekompakan antarlembaga, dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik,” ujar KH. Imam Hasyim di sela kegiatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, peringatan Hari Kemerdekaan tidak boleh berhenti pada seremoni dan upacara belaka. Momentum tersebut harus menjadi energi baru untuk membangun kolaborasi, memperkuat komunikasi, serta meningkatkan semangat pengabdian seluruh aparatur kepada masyarakat.
Ia berharap kekompakan yang terbangun selama perlombaan mampu terbawa ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan kerja sama yang semakin solid, pelayanan publik di Kabupaten Sumenep diharapkan menjadi lebih cepat, berkualitas, dan profesional.
Wabup juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menjadikan semangat perjuangan para pahlawan sebagai inspirasi dalam bekerja. Integritas, disiplin, inovasi, dan dedikasi harus menjadi karakter utama setiap aparatur dalam melayani masyarakat.
“Kami ingin semangat kemerdekaan benar-benar tercermin dalam etos kerja ASN, sehingga pembangunan semakin merata dan pelayanan kepada masyarakat terus meningkat,” tegasnya.
Lomba memasak mie tersebut diikuti Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, instansi vertikal, BUMN, BUMD, hingga berbagai unsur pemerintahan lainnya. Para peserta berlomba menyajikan olahan mie yang tidak hanya lezat, tetapi juga menarik dari sisi kreativitas dan estetika.
Suasana penuh keakraban yang tercipta sepanjang kegiatan menjadi simbol kuat bahwa kolaborasi tidak selalu dibangun melalui rapat formal. Kebersamaan dalam suasana santai justru mampu mempererat hubungan antarpemangku kepentingan, yang pada akhirnya diharapkan menjadi modal penting untuk menyukseskan berbagai program pembangunan di Kabupaten Sumenep.
“Peringatan Hari Kemerdekaan harus menjadi energi baru untuk terus bergerak bersama membangun Kabupaten Sumenep yang unggul, mandiri, dan sejahtera,” pungkas KH. Imam Hasyim.







