KKN Tematik UNIMUGO Gelar Tiga Sosialisasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Banioro Kebumen

Kamis, 6 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEBUMEN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Reguler Desa Mitra Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) Kelompok 04 melaksanakan serangkaian program pengabdian masyarakat di Desa Banioro, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen pada 5 Juli–1 Agustus 2026 dengan mengusung tema “Tata Kelola Usaha Industri Rumahan di Desa Banioro.” Berbagai kegiatan yang digelar difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui edukasi kesehatan, kewirausahaan, hingga peningkatan kesadaran terhadap bahaya judi online.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan Kelompok KKN 04, seluruh program kerja dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung dan berkelanjutan.

Selain itu, Kelompok KKN 04 berharap seluruh program yang telah dilaksanakan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. “Ilmu dan pendampingan yang kami berikan diharapkan dapat diterapkan oleh masyarakat sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup, memperkuat perekonomian desa, serta membangun kesadaran bersama dalam menjaga kesehatan dan lingkungan sosial,” tulis Kelompok KKN 04.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rangkaian kegiatan diawali dengan Sosialisasi Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Gizi dan Pola Hidup Sehat yang dilaksanakan pada Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil, orang tua balita, dan masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang serta penerapan pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini.

Selanjutnya, pada Jumat, 24 Juli 2026, tim KKN menyelenggarakan Sosialisasi Peningkatan Literasi Kewirausahaan bagi Pelaku UMKM dan Masyarakat Desa Banioro. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh edukasi mengenai pengembangan usaha, pemanfaatan potensi lokal, serta pentingnya meningkatkan kemampuan membaca peluang bisnis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Sebagai bentuk pendampingan lanjutan bagi pelaku UMKM, mahasiswa KKN juga melaksanakan program desain logo dan kemasan produk. Kegiatan ini bertujuan membantu UMKM meningkatkan daya tarik dan nilai jual produk melalui pembuatan desain kemasan dan logo. Proses diawali dengan berdiskusi bersama pelaku UMKM untuk mengetahui karakteristik produk, target pasar, serta identitas usaha yang ingin ditampilkan. Selanjutnya dilakukan perancangan logo yang mencerminkan ciri khas usaha serta desain kemasan yang informatif, menarik, dan fungsional. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat identitas merek, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta mendukung strategi pemasaran produk UMKM.

Pada hari yang sama, mahasiswa KKN juga menggelar Sosialisasi Bahaya Judi Online sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai dampak negatif praktik perjudian digital terhadap kondisi ekonomi, sosial, maupun aspek hukum. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap ancaman judi online yang semakin marak.

Menurut Kelompok KKN 04, ketiga program tersebut memiliki tujuan yang saling berkaitan, yakni meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta keterampilan masyarakat Desa Banioro agar mampu menerapkan pola hidup sehat, mengembangkan usaha secara mandiri, dan menghindari perilaku yang berdampak negatif bagi kehidupan sosial maupun ekonomi.

Kelompok KKN 04 juga berharap hasil pendampingan yang telah diberikan selama pelaksanaan KKN dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat bersama Pemerintah Desa Banioro, PKK, Karang Taruna, Posyandu, serta berbagai kelembagaan desa lainnya.

Selain itu, Kelompok KKN 04 berharap sinergi yang telah terjalin selama pelaksanaan KKN dapat terus berlanjut. Pemerintah desa bersama seluruh elemen masyarakat diharapkan terus mendampingi pelaku UMKM, mengembangkan pemasaran digital, melanjutkan edukasi pencegahan stunting, serta bersama-sama menjaga masyarakat dari bahaya judi online. Dengan demikian, Desa Banioro diharapkan semakin mandiri, sehat, sejahtera, dan memiliki daya saing yang lebih baik.

 

 

Penulis : Aji Atma Wijaya

Berita Terkait

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00
Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut
FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura
Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin
KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola
KKG PAI Kecamatan Pasongsongan Perkuat Profesionalisme Guru, dari Disiplin ASN hingga Harmoni dengan Kepala Sekolah
Pelajar SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong Medali Nasional hingga Internasional, AZ-Syahra Nastiti Ramadhani Ukir Prestasi di Bidang Matematika
Guru di Sumenep Didorong Mahir AI, PGRI POWER Wilayah 2 Gelar Workshop Digitalisasi Pembelajaran

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 10:49 WIB

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00

Jumat, 25 September 2026 - 19:24 WIB

Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut

Kamis, 24 September 2026 - 16:07 WIB

FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura

Kamis, 24 September 2026 - 12:19 WIB

Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin

Rabu, 23 September 2026 - 19:14 WIB

KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola

Berita Terbaru

Ilustrasi

DETIK ZONE

Petaka Jam Pelajaran: Siswa SMAN 1 Ambunten Tewas Tenggelam

Sabtu, 3 Okt 2026 - 00:06 WIB