DPRD Sumenep Ikut Pameran Pembangunan MNV 2026, Kenalkan Kerja Legislasi, Penganggaran, Pengawasan hingga Penyerapan Aspirasi Masyarakat

Jumat, 28 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto: Foto bersama saat Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengunjungi stan DPRD Sumenep dalam Pameran Pembangunan MNV 2026 di GOR A. Yani Pangligur, Sumenep, didampingi jajaran DPRD dan Sekretariat DPRD Sumenep.

Ket foto: Foto bersama saat Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengunjungi stan DPRD Sumenep dalam Pameran Pembangunan MNV 2026 di GOR A. Yani Pangligur, Sumenep, didampingi jajaran DPRD dan Sekretariat DPRD Sumenep.

SUMENEP, Detikzone.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep turut mengambil bagian dalam Pameran Pembangunan yang menjadi rangkaian Madura Night Vaganza (MNV) 2026 di GOR A. Yani Pangligur, Sumenep.

Kehadiran DPRD Sumenep dalam pameran tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat tugas, fungsi, kegiatan hingga capaian lembaga legislatif dalam menjalankan perannya sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah.

Melalui stan yang disiapkan, berbagai informasi mengenai DPRD Sumenep ditampilkan secara terbuka. Mulai dari fungsi pembentukan peraturan daerah, penganggaran dan pengawasan, kegiatan alat kelengkapan dewan, rapat-rapat kelembagaan, reses hingga penyerapan aspirasi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama ini, sebagian besar aktivitas DPRD berlangsung melalui agenda rapat, pembahasan kebijakan, sidang paripurna dan kegiatan di daerah pemilihan. Melalui MNV 2026, berbagai aktivitas tersebut dibawa lebih dekat ke ruang publik sehingga masyarakat dapat melihat bagaimana lembaga legislatif menjalankan tugasnya.

Mengenalkan DPRD Lebih Dekat kepada Masyarakat

Keikutsertaan DPRD Sumenep bukan sekadar menjadi bagian dari Pameran Pembangunan. Stan tersebut juga menjadi sarana untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai posisi dan fungsi DPRD dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
DPRD memiliki tiga fungsi utama, yakni pembentukan peraturan daerah, anggaran dan pengawasan.

Dalam fungsi pembentukan peraturan daerah, DPRD bersama pemerintah daerah membahas berbagai rancangan peraturan daerah yang menjadi dasar hukum penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara fungsi anggaran berkaitan dengan pembahasan dan persetujuan anggaran daerah bersama pemerintah daerah. Adapun fungsi pengawasan dijalankan untuk memastikan kebijakan dan program yang telah ditetapkan dapat dilaksanakan sesuai ketentuan.
Ketiga fungsi tersebut menjadi bagian dari mekanisme penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Reses dan Penyerapan Aspirasi
Salah satu kegiatan DPRD yang turut diperkenalkan melalui pameran adalah reses.

Melalui kegiatan tersebut, anggota DPRD turun ke daerah pemilihan untuk bertemu masyarakat, mendengarkan berbagai persoalan serta menyerap aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Aspirasi yang dihimpun kemudian menjadi salah satu bahan dalam pembahasan kebijakan dan pembangunan daerah sesuai mekanisme yang berlaku.

Dengan demikian, komunikasi antara DPRD dan masyarakat tidak hanya berlangsung melalui forum resmi di gedung dewan, tetapi juga melalui kegiatan turun langsung ke daerah pemilihan.

Informasi mengenai kegiatan tersebut ditampilkan agar masyarakat memahami bahwa fungsi representasi DPRD berkaitan dengan proses menghimpun dan memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui mekanisme kelembagaan.

Membuka Informasi Kegiatan Kelembagaan

Stan DPRD Sumenep juga memperlihatkan berbagai aktivitas kelembagaan yang selama ini berjalan.
Mulai dari rapat alat kelengkapan DPRD, pembahasan rancangan peraturan daerah, pembahasan anggaran, rapat kerja, pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah hingga kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat.

Penyajian informasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat keterbukaan informasi publik sekaligus memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai proses kerja lembaga legislatif.

Masyarakat tidak hanya diajak melihat hasil akhir sebuah kebijakan, tetapi juga mengenal proses pembahasan yang dilakukan sebelum sebuah keputusan diambil.

MNV Jadi Ruang Komunikasi
Madura Night Vaganza 2026 yang menghadirkan masyarakat dari berbagai kalangan dimanfaatkan DPRD Sumenep sebagai ruang komunikasi publik.
Pengunjung dapat datang ke stan DPRD untuk melihat berbagai informasi sekaligus mengenal lebih jauh mengenai tugas dan fungsi lembaga legislatif.
Sekretaris DPRD Kabupaten Sumenep Yanuar Yudha Bachtiar, S.Pi., M.Si., mengatakan keikutsertaan DPRD dalam Pameran Pembangunan menjadi momentum untuk mendekatkan informasi kelembagaan kepada masyarakat.

Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui bahwa DPRD memiliki peran dalam proses pemerintahan daerah, mulai dari pembentukan regulasi, pembahasan anggaran hingga pengawasan.

“Pameran ini menjadi salah satu ruang untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang apa saja yang dilakukan DPRD. Kami ingin masyarakat semakin memahami tugas dan fungsi DPRD, termasuk bagaimana aspirasi masyarakat diserap dan ditindaklanjuti melalui mekanisme yang ada,” ujarnya.

Ia berharap keterbukaan informasi tersebut dapat semakin memperkuat komunikasi antara DPRD dengan masyarakat.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya datang melihat pameran, tetapi juga mendapatkan informasi dan pemahaman mengenai peran DPRD. Masukan dan aspirasi masyarakat tentu menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah,” katanya.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo turut mengunjungi sejumlah stan dalam Pameran Pembangunan MNV 2026. Satu per satu stan yang menampilkan program, inovasi dan capaian pembangunan menjadi bagian dari kunjungan tersebut, termasuk stan DPRD Sumenep.

Di stan DPRD, Bupati melihat berbagai informasi yang ditampilkan, mulai dari tugas dan fungsi kelembagaan, kegiatan dewan hingga penyerapan aspirasi masyarakat.

Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung informasi yang disiapkan DPRD dalam memperkenalkan aktivitas kelembagaan kepada masyarakat. Bupati juga didampingi jajaran DPRD dan Sekretariat DPRD Sumenep selama berada di stan tersebut.

DPRD Bagian dari Proses Pembangunan

Pembangunan Kabupaten Sumenep tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. DPRD memiliki peran melalui fungsi pembentukan peraturan daerah, anggaran dan pengawasan, sementara masyarakat menjadi bagian penting dalam memberikan aspirasi serta mengawal pelaksanaan pembangunan.

Karena itu, keikutsertaan DPRD dalam Pameran Pembangunan MNV 2026 menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa pembangunan daerah berlangsung melalui proses dan keterlibatan berbagai unsur.

Pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, pelaku usaha, komunitas, perguruan tinggi serta berbagai elemen lainnya memiliki peran masing-masing dalam mendorong kemajuan Kabupaten Sumenep.

Madura Night Vaganza 2026 berlangsung mulai 26 Agustus hingga 4 September 2026 sebagai bagian dari rangkaian Madura Culture Fest (MCF) #4.

Melalui keikutsertaan tersebut, DPRD Sumenep membawa informasi mengenai kerja kelembagaan kepada masyarakat, mulai dari legislasi, penganggaran, pengawasan hingga penyerapan aspirasi.
Pameran tersebut sekaligus menjadi momentum bagi DPRD untuk memperkenalkan aktivitas dan capaian kelembagaan secara lebih dekat serta membuka ruang komunikasi dengan masyarakat Sumenep.

Berita Terkait

Bupati Fauzi Sambangi Stan Pembangunan Diskominfo di MNV 2026, Angkat Tema “Pantai, Laut, Pulau dan Pesisir Menuju Sumenep Kabupaten Kepulauan”
Disambut Nyanyian Puluhan Srikandi Dinkes P2KB Sumenep, Bupati Fauzi Saksikan Sederet Inovasi dan Program Pelayanan Kesehatan Unggulan
Sambangi Stan PUTR di MNV 2026, Bupati Sumenep Kawal Pemerataan Pembangunan hingga Kepulauan
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Kunjungi Stan UNIBA di Madura Night Vaganza 2026, Wujud Dukungan terhadap Kemajuan Pendidikan
Bappeda Sumenep Ajak Masyarakat Ikut Lomba Foto di Stan Bernuansa Keraton dan Pendopo MNV 2026, 5 Pemenang Dapat Bingkisan Menarik
Bappeda Sumenep Hadirkan Konsep Keraton dan Pendopo di MNV 2026, Simbol Jati Diri dan Arah Pembangunan Sumenep
MNV 2026 di Sumenep, 11 Desa Pasongsongan Bersatu Tampilkan Kopi, Tembakau, Petis dan Hasil Laut
Tak Peduli Bau dan Lelah, Pahlawan Kebersihan DLH Sumenep Selalu Terdepan Mengabdi Tanpa Pamrih

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:49 WIB

Bupati Fauzi Sambangi Stan Pembangunan Diskominfo di MNV 2026, Angkat Tema “Pantai, Laut, Pulau dan Pesisir Menuju Sumenep Kabupaten Kepulauan”

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:15 WIB

Disambut Nyanyian Puluhan Srikandi Dinkes P2KB Sumenep, Bupati Fauzi Saksikan Sederet Inovasi dan Program Pelayanan Kesehatan Unggulan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 01:53 WIB

Sambangi Stan PUTR di MNV 2026, Bupati Sumenep Kawal Pemerataan Pembangunan hingga Kepulauan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 01:39 WIB

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Kunjungi Stan UNIBA di Madura Night Vaganza 2026, Wujud Dukungan terhadap Kemajuan Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:34 WIB

DPRD Sumenep Ikut Pameran Pembangunan MNV 2026, Kenalkan Kerja Legislasi, Penganggaran, Pengawasan hingga Penyerapan Aspirasi Masyarakat

Berita Terbaru