SUMENEP, Detikzone.id — Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyambangi stan pembangunan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep dalam gelaran Madura Night Vaganza (MNV) 2026, Kamis (27/8/2026).
Kunjungan Bupati Fauzi menjadi bagian dari rangkaian peninjauan stan pembangunan yang menampilkan berbagai program, inovasi dan potensi Kabupaten Sumenep.
Di stan Diskominfo, Bupati melihat langsung konsep yang dihadirkan dengan mengangkat tema “Pantai, Laut, Pulau, Pesisir Menuju Sumenep Kabupaten Kepulauan.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tema tersebut menjadi gambaran mengenai karakter Kabupaten Sumenep yang memiliki wilayah daratan sekaligus kepulauan. Potensi pantai, laut, pulau dan kawasan pesisir menjadi bagian penting dari kehidupan sekaligus kekuatan daerah.
Pantauan di lokasi, Bupati Fauzi menyempatkan diri melihat berbagai tampilan dan informasi yang disajikan Diskominfo. Stan tersebut dikemas untuk memperkenalkan potensi wilayah sekaligus berbagai program yang berkaitan dengan pelayanan publik dan perkembangan teknologi informasi.
Kehadiran Bupati juga menjadi perhatian tersendiri bagi jajaran Diskominfo yang menyambut kunjungan tersebut.
Mengangkat Wajah Sumenep sebagai Kabupaten Kepulauan
Tema yang diusung Diskominfo memiliki pesan yang cukup kuat. Sumenep tidak hanya berbicara tentang wilayah daratan, tetapi juga memiliki kawasan kepulauan dengan karakter masyarakat dan potensi yang beragam.
Pantai, laut dan pulau menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Aktivitas nelayan, transportasi antarpulau, perikanan, perdagangan hingga pariwisata bahari tumbuh dari kekayaan wilayah tersebut.
Karena itu, tema “Pantai, Laut, Pulau, Pesisir Menuju Sumenep Kabupaten Kepulauan” menjadi cara Diskominfo memperkenalkan karakter tersebut kepada masyarakat melalui ruang pameran pembangunan.
Bukan hanya potensi alam yang ditampilkan, tetapi juga bagaimana pemerintah daerah berupaya mengikuti perkembangan zaman melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi pelayanan publik.
Diskominfo Dorong Teknologi Hadir di Tengah Masyarakat
Kepala Diskominfo Kabupaten Sumenep Indra Wahyudi mengatakan, tema tersebut sengaja diangkat untuk menggambarkan identitas Sumenep sekaligus memperlihatkan bahwa perkembangan teknologi harus berjalan beriringan dengan kebutuhan masyarakat.
“Sumenep memiliki karakter wilayah yang sangat kuat dengan pantai, laut, pulau dan pesisir. Potensi tersebut harus kita kenalkan, sementara teknologi juga harus kita dorong menjadi bagian dari solusi atas kebutuhan masyarakat,” ujar Indra.
Menurutnya, perkembangan teknologi tidak cukup hanya diterapkan dalam sistem pemerintahan. Inovasi harus mampu memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
“Teknologi tidak boleh berhenti sebagai sesuatu yang ada di balik layar pemerintahan. Inovasi harus hadir menjawab persoalan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” jelasnya.
Indra menambahkan, kondisi geografis Sumenep yang memiliki wilayah kepulauan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pemerintah untuk menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Karakter kepulauan ini justru menjadi ruang bagi kita untuk terus berinovasi. Kami ingin setiap inovasi yang dikembangkan memiliki manfaat dan bisa menjawab kebutuhan masyarakat,” tandasnya.
Stan Pembangunan Jadi Ruang Komunikasi
Kehadiran Diskominfo dalam MNV 2026 tidak sekadar menjadi bagian dari pameran pembangunan. Stan tersebut menjadi ruang komunikasi untuk memperkenalkan berbagai program dan inovasi kepada masyarakat.
Melalui konsep yang mengangkat pantai, laut, pulau dan pesisir, masyarakat diajak melihat Sumenep dari sisi yang lebih luas.
Wilayah kepulauan bukan sekadar bagian dari peta administratif. Di dalamnya terdapat masyarakat dengan aktivitas ekonomi, budaya dan kebutuhan pelayanan yang memiliki karakter tersendiri.
Karena itu, pengenalan potensi wilayah sekaligus inovasi pelayanan menjadi bagian penting dari kehadiran Diskominfo dalam MNV 2026.
Bagi pemerintah daerah, pembangunan dan pelayanan publik harus mampu mengikuti perkembangan zaman. Teknologi menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat komunikasi, mempercepat pelayanan dan menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Kunjungan Bupati Fauzi ke stan Diskominfo menjadi bagian dari rangkaian kunjungan ke berbagai stan pembangunan dalam MNV 2026.
Dari stan tersebut, Bupati melihat bagaimana program dan inovasi pemerintah daerah dikemas serta diperkenalkan kepada masyarakat.
Salah satu inovasi yang dikembangkan Diskominfo Sumenep dan berkaitan erat dengan karakter wilayah Laut dan kepulauan adalah Sistem Informasi Keselamatan Pelayaran (SiKaPal).
Inovasi ini dikembangkan untuk mendukung keselamatan masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut.
SiKaPal memanfaatkan perangkat Automatic Identification System (AIS) untuk membantu mendeteksi koordinat kapal atau perahu secara langsung. Sistem tersebut terhubung dengan layanan Call Center 112 milik Diskominfo Sumenep.
SiKaPal mulai dikembangkan sejak 2022 dan perangkat AIS telah dipasang pada sejumlah kapal atau perahu masyarakat di sejumlah wilayah, di antaranya Giligenting, Pasongsongan, Ambunten, Batang-batang, Dungkek, Bluto, Sapudi, Raas, Kangean dan Sapeken.
Inovasi tersebut juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Gresik yang sebelumnya melakukan kunjungan kerja ke Sumenep untuk mempelajari SiKaPal dan menjajaki penerapannya di wilayah Gresik.
Bagi Diskominfo, pengembangan SiKaPal menjadi salah satu contoh bagaimana teknologi dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat sesuai karakter wilayah Sumenep.







