Sumenep Catat Kemajuan Pembangunan Desa, 291 Desa Kini Berstatus Maju dan Mandiri

Jumat, 28 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP— Pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa di Kabupaten Sumenep menunjukkan perkembangan dalam satu dekade terakhir. Perubahan tersebut terlihat dari peningkatan status Indeks Desa, dengan semakin banyak desa yang masuk kategori maju hingga mandiri.

Berdasarkan data perkembangan Indeks Desa, pada 2016 Kabupaten Sumenep masih memiliki 10 desa berstatus sangat tertinggal, 124 desa tertinggal, 186 desa berkembang, dan 10 desa berstatus maju.

Kondisi tersebut mengalami perubahan pada 2026. Saat ini, tidak ada lagi desa di Kabupaten Sumenep yang berstatus sangat tertinggal maupun tertinggal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Desa kondisinya mengalami perubahan yang sangat signifikan pada 2026, karena saat ini, tidak ada lagi desa di Kabupaten Sumenep yang berstatus sangat tertinggal maupun tertinggal,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di sela-sela Penandatanganan Berita Acara Pemutakhiran Proyeksi Status Desa di Pendopo Agung Keraton, Jumat (28/08/2026).

Berdasarkan data terbaru Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal tahun 2026, status Indeks Desa di Kabupaten Sumenep terdiri atas 39 desa berkembang, 145 desa maju, dan 146 desa mandiri.

Perubahan status tersebut mencerminkan adanya peningkatan pembangunan desa dalam berbagai aspek, mulai dari pelayanan dasar, sosial, ekonomi, infrastruktur hingga tata kelola pemerintahan desa.

“Desa mencapai status terbaru merupakan hasil dari proses pembangunan yang dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, khususnya pemerintah desa dan masyarakat,” terangnya.

Menurut Bupati, peningkatan status desa tidak hanya dilihat dari perubahan kategori Indeks Desa. Lebih dari itu, capaian tersebut menunjukkan kemampuan desa dalam mengelola potensi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta membangun kemandirian.

“Peningkatan status Indeks Desa ini merupakan capaian sekaligus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat desa,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep mendorong desa yang telah berstatus maju untuk terus meningkatkan kapasitasnya hingga mencapai kategori mandiri.

Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing desa sekaligus mendorong pengembangan potensi lokal agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Seluruh kepala desa, perangkat desa, serta masyarakat agar meningkatkan capaian melalui inovasi, kolaborasi, dan optimalisasi potensi yang dimiliki masing-masing desa,” pungkas Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Berita Terkait

Bupati Sumenep Kunjungi Danau Sakura
Sumenep Jadi Panggung Budaya Jawa Timur
Bupati Sumenep: 291 Desa Maju dan Mandiri, 39 Desa Harus Terus Naik Kelas
Tuban Hadirkan Tari Mustikaning Kenya di MCF 2026 Sumenep, Bupati Fauzi Ingin Budaya Jadi Ruang Kolaborasi
Bupati Sumenep Ingatkan Budaya Tak Boleh Hilang Ditelan Zaman, MCF 2026 Jadi Ruang Kolaborasi Seni Budaya Jawa Timur
Dari Madura hingga Tapal Kuda, MCF 2026 di Sumenep Satukan Warna Budaya Jawa Timur
Bupati Sumenep Kunjungi Stan Rumah Sakit Modern BHC, Dorong Inovasi Pelayanan Kesehatan Tanpa Henti
Kunjungi Stan Sae Rassa Restaurant dan Myze Hotel, Bupati Sumenep Dorong Industri Pariwisata Terus Tumbuh

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:37 WIB

Bupati Sumenep Kunjungi Danau Sakura

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:18 WIB

Sumenep Jadi Panggung Budaya Jawa Timur

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:02 WIB

Bupati Sumenep: 291 Desa Maju dan Mandiri, 39 Desa Harus Terus Naik Kelas

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:49 WIB

Tuban Hadirkan Tari Mustikaning Kenya di MCF 2026 Sumenep, Bupati Fauzi Ingin Budaya Jadi Ruang Kolaborasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Bupati Sumenep Ingatkan Budaya Tak Boleh Hilang Ditelan Zaman, MCF 2026 Jadi Ruang Kolaborasi Seni Budaya Jawa Timur

Berita Terbaru

Ket foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat meninjau stan Kecamatan Saronggi berkonsep “Danau Sakura” dalam Pameran Pembangunan MCF 2026.

PEMERINTAHAN

Bupati Sumenep Kunjungi Danau Sakura

Sabtu, 29 Agu 2026 - 00:37 WIB

PEMERINTAHAN

Sumenep Jadi Panggung Budaya Jawa Timur

Sabtu, 29 Agu 2026 - 00:18 WIB