Bappeda, RSUD, Dinkes P2KB, Dinas Perikanan, Disdukcapil dan DLH Sumenep Dinobatkan sebagai 6 Stan Terbaik MNV 2026

Jumat, 4 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto:
Stan Bappeda, RSUD dr. H. Moh. Anwar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep dalam Pameran Pembangunan rangkaian Madura Night Vaganza (MNV) 2026 di GOR A. Yani Pangligur, Sumenep. Keempatnya masuk dalam jajaran enam stan terbaik MNV 2026.

Ket Foto: Stan Bappeda, RSUD dr. H. Moh. Anwar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep dalam Pameran Pembangunan rangkaian Madura Night Vaganza (MNV) 2026 di GOR A. Yani Pangligur, Sumenep. Keempatnya masuk dalam jajaran enam stan terbaik MNV 2026.

SUMENEP, Detikzone.id – Enam perangkat daerah Kabupaten Sumenep dinobatkan sebagai enam stan terbaik dalam Pameran Pembangunan rangkaian Madura Night Vaganza (MNV) 2026.

Enam stan tersebut masing-masing milik Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), RSUD dr. H. Moh. Anwar, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB), Dinas Perikanan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep.

Pengumuman enam stan terbaik disampaikan di atas panggung setelah kegiatan Madura Bersholawat, Kamis (3/9/2026) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apresiasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pameran Pembangunan MNV 2026 yang berlangsung di kawasan GOR A. Yani Pangligur, Sumenep.

Pameran tersebut menjadi ruang bagi berbagai perangkat daerah untuk memperkenalkan program, inovasi, pelayanan, capaian pembangunan, hingga potensi daerah kepada masyarakat.

Keenam stan terbaik itu tampil dengan konsep dan karakter yang berbeda. Tidak hanya mengandalkan tampilan visual, masing-masing perangkat daerah menghadirkan informasi serta kegiatan interaktif yang membuat masyarakat dapat mengenal lebih dekat program pemerintah daerah.

Bappeda Angkat Konsep Keraton dan Pendopo

Stan Bappeda Sumenep tampil dengan mengusung konsep Keraton dan Pendopo Sumenep yang dipadukan dengan informasi mengenai perencanaan dan pembangunan daerah.

Berbagai informasi strategis disajikan kepada pengunjung, mulai dari delapan program unggulan periode 2025–2029, capaian indikator pembangunan, RKPD, Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK), aplikasi e-Stunting, E-SAKIP hingga Peti Koin Bermantara.

Sejumlah indikator pembangunan seperti tingkat pengangguran terbuka, persentase penduduk miskin, laju pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Indeks Gini juga ditampilkan.

Kepala Bappeda Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., mengatakan keikutsertaan Bappeda dalam pameran tidak semata-mata untuk mengejar penghargaan.

“Tujuan utama kami bukan untuk mendapatkan juara, tetapi bagaimana masyarakat bisa datang, melihat dan memahami apa yang sudah dilakukan pemerintah, termasuk bagaimana arah pembangunan Sumenep ke depan,” katanya.

Menurut Arif, apresiasi sebagai salah satu stan terbaik merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran.

Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kreativitas, kekompakan dan inovasi dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.

RSUD Sumenep Dekatkan Pelayanan Kesehatan

Sementara itu, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep mengusung tema “Transformasi Pelayanan, Produktivitas Daerah dan Pembangunan Berkelanjutan”.

Stan rumah sakit tidak hanya menyajikan informasi mengenai pelayanan, tetapi juga menghadirkan layanan kesehatan secara langsung.

Masyarakat dapat mengikuti konsultasi dokter spesialis, pemeriksaan darah, layanan fisioterapi hingga berbagai edukasi kesehatan secara gratis.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes., menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan pameran.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran RSUD yang sudah bekerja keras. Mulai dari persiapan stan, pelayanan kepada masyarakat hingga seluruh rangkaian kegiatan. Ini merupakan kerja bersama,” ujarnya.

Menurut dr. Erliyati, masuknya RSUD dalam enam stan terbaik menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

“Bagi kami ini bukan sekadar penghargaan, tetapi menjadi motivasi untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” katanya.

Dinkes P2KB Tampilkan Inovasi Pelayanan

Stan Dinkes P2KB Sumenep juga menjadi salah satu stan terbaik melalui berbagai program dan inovasi pelayanan kesehatan.

Sejumlah inovasi ditampilkan, di antaranya EATORE (Electronic Mortality Report), SIAP LAHIR, Telemedicine dan SEMPOL SEHAT.

Selain itu, Dinkes P2KB memperkenalkan berbagai program kesehatan seperti Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), penguatan Makan Bergizi Gratis (MBG), Forum Peduli Imunisasi (Forpensi), serta berbagai program pencegahan stunting.

Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes., mengapresiasi kerja seluruh jajaran yang telah mempersiapkan stan.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran Dinkes P2KB yang sudah bekerja bersama dengan penuh kekompakan dan tanggung jawab,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama keikutsertaan Dinkes P2KB bukan mengejar penghargaan, tetapi memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pelayanan dan inovasi kesehatan.

“Kalau kemudian mendapatkan apresiasi sebagai salah satu stan terbaik, tentu kami bersyukur. Mudah-mudahan capaian ini menjadi motivasi bagi kami semua untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan yang semakin baik,” katanya.

DLH Ubah Sampah Menjadi Pesan Lingkungan

Konsep berbeda ditampilkan DLH Sumenep.

Barang yang selama ini identik dengan sesuatu yang harus dibuang justru dimanfaatkan sebagai bagian dari dekorasi stan.

Botol plastik bekas dan berbagai material yang sudah tidak terpakai diolah menjadi ornamen yang memiliki nilai estetika sekaligus menyampaikan pesan tentang pentingnya pengelolaan sampah.

Di bawah kepemimpinan Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, AP., M.Si., stan tersebut diarahkan menjadi ruang edukasi lingkungan.

DLH juga menempatkan tempat sampah di sejumlah titik kawasan pameran dan mengerahkan petugas untuk menjaga kebersihan selama kegiatan berlangsung.

“Bagi kami, bukan soal juara atau peringkat. Yang paling penting adalah bagaimana pesan tentang lingkungan ini bisa tersampaikan kepada masyarakat,” ujar Anwar.

Ia berharap apresiasi tersebut menjadi motivasi bagi jajaran DLH untuk terus berinovasi dalam pengelolaan lingkungan.

“Yang ingin kami sampaikan adalah bagaimana kita mengubah cara pandang terhadap sampah. Sampah bukan hanya persoalan untuk dibuang, tetapi bagaimana kita bisa mengelola dan memanfaatkannya,” katanya.

Dinas Perikanan dan Disdukcapil Hadirkan Informasi Pelayanan

Dinas Perikanan Sumenep turut masuk dalam jajaran enam stan terbaik dengan menampilkan berbagai informasi terkait sektor perikanan dan potensi kelautan yang menjadi bagian penting dari karakter Kabupaten Sumenep sebagai daerah kepulauan.

Kehadiran stan tersebut menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat berbagai program dan potensi sektor perikanan Sumenep.

Sementara itu, Disdukcapil Sumenep menghadirkan berbagai informasi mengenai pelayanan administrasi kependudukan.

Stan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait dokumen kependudukan dan berbagai layanan administrasi yang dikembangkan pemerintah daerah.

Kehadiran Dinas Perikanan dan Disdukcapil dalam enam stan terbaik menunjukkan bahwa penyampaian informasi publik tidak hanya membutuhkan materi yang lengkap, tetapi juga cara penyajian yang mudah dipahami dan dekat dengan masyarakat.

Enam Stan, Enam Karakter

Pameran Pembangunan MNV 2026 pada akhirnya tidak hanya menjadi ajang menampilkan capaian perangkat daerah.

Lebih dari itu, pameran menjadi ruang pertemuan antara pemerintah dan masyarakat.

Bappeda membawa pesan tentang perencanaan dan arah pembangunan. RSUD menghadirkan transformasi pelayanan kesehatan. Dinkes P2KB menampilkan inovasi kesehatan. Dinas Perikanan mengangkat potensi sektor perikanan. Disdukcapil menghadirkan informasi pelayanan administrasi kependudukan, sementara DLH membawa pesan kuat mengenai kepedulian terhadap lingkungan.

Enam stan tersebut dinilai mampu menghadirkan informasi pembangunan dengan konsep yang menarik sekaligus memberikan ruang interaksi kepada masyarakat.

Bagi masing-masing perangkat daerah, apresiasi sebagai enam stan terbaik bukanlah tujuan akhir.

Justru, penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus berinovasi, memperbaiki pelayanan dan memastikan berbagai program pemerintah dapat diketahui serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Madura Night Vaganza 2026 menjadi momentum untuk memperlihatkan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang angka dan capaian, tetapi juga tentang bagaimana informasi, inovasi dan pelayanan dapat disampaikan secara lebih dekat kepada masyarakat Sumenep.

 

Penulis : Red

Berita Terkait

Kangean Jadi Lokasi Kajian Bappenas, Kebijakan Pembangunan Kepulauan Sumenep Disiapkan
Empat Kepala OPD Baru Dilantik, Bupati Sumenep: Jangan Sekadar Duduk di Jabatan, Buktikan dengan Kerja Nyata
Cetak Wirausaha Berdaya dari Jalur Kesetaraan, PKBM Homeschooling The Best Probolinggo Luncurkan ‘The Best Cookies’
Cegah Risiko Kebutaan, KOMATDA dan Dinkes Probolinggo Dorong Desa Alasnyiur Jadi Desa Sehat Mata
Gelar Operasi Gabungan di Dringu, Pemkab Probolinggo Sinergikan Tertib Lalu Lintas dan Kepatuha
Ribuan ASN dan Warga Bershalawat, Bupati Sumenep Titip Pesan Jaga Persaudaraan
Pesona Badur, Galung hingga Jejak Keraton Topote, Batuputih Unjuk Potensi di MCF 2026
Tampilkan Transformasi Pelayanan dan Inovasi Kesehatan, RSUD Sumenep Masuk Enam Stan Terbaik MNV 2026, Dirut: Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan Bismillah Melayani

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 18:46 WIB

Kangean Jadi Lokasi Kajian Bappenas, Kebijakan Pembangunan Kepulauan Sumenep Disiapkan

Jumat, 4 September 2026 - 18:39 WIB

Bappeda, RSUD, Dinkes P2KB, Dinas Perikanan, Disdukcapil dan DLH Sumenep Dinobatkan sebagai 6 Stan Terbaik MNV 2026

Jumat, 4 September 2026 - 17:08 WIB

Empat Kepala OPD Baru Dilantik, Bupati Sumenep: Jangan Sekadar Duduk di Jabatan, Buktikan dengan Kerja Nyata

Jumat, 4 September 2026 - 07:29 WIB

Cetak Wirausaha Berdaya dari Jalur Kesetaraan, PKBM Homeschooling The Best Probolinggo Luncurkan ‘The Best Cookies’

Jumat, 4 September 2026 - 01:34 WIB

Cegah Risiko Kebutaan, KOMATDA dan Dinkes Probolinggo Dorong Desa Alasnyiur Jadi Desa Sehat Mata

Berita Terbaru