265 Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikuti Diksuspala Region Sumatera 3

Jumat, 23 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, Detikzone.id — Kepala sekolah adalah menjadi simbol dan pusat pertumbuhan, perkembangan, kemajuan dan peradaban sebuah sekolah atau madrasah. Kepemimpinannya memerlukan perhatian yang serius.

Dalam rangka inilah majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah menyelenggarakan Pendidikan Khusus Kepala Sekolah/Madrasah (Diksuspala) Region Sumatra 3 di Pekanbaru Riau pada Kamis-Ahad (22-25/8/2024).

Diksuspala ini diikuti oleh 265 kepala sekolah/madrasah Muhammadiyah dari Sumbar, Riau dan Kepri dengan rincian 124 kepala Madrasah dari Sumbar, 121 dari Riau dan 15 dari Kepri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembukaan dihadiri oleh Ketua PP Muhammadiyah Buya Anwar Abbas, Ketua Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah Didik Suhardi, Ketua Tim Diksuspala dan Penjamin Mutu Nasional Sekolah/Madrasah Muhammadiyah Pahri, Sekretaris PWM Riau Dr. Hendri  Sayuti M.Ag . Kegiatan ini dipusatkan di Angkasa Green Hotel jalan Setiabudi Pekanbaru

Pahri dalam sambutannya menyampaikan bahwa peserta Diksuspala Region 3 ini, sebenarnya dihadiri oleh 260 peserta dengan rincian 124 kepala Madrasah dari Sumbar,121 dari Riau dan 15 dari Kepri. Tapi adas beberapa  sekolah yang tidak hadir dari Sumbar, kata Fahri.

Ketua Dikdamen PP Muhammadiyah Didik Suhardi dalam sambutannya mengatakan pentingnya transformasi mindset agar mengelola sekolah/Madrasah Muhammadiyah tidak hanya berdasarkan pada keikhlasan.

“Mengelola satuan pendidikan Muhammadiyah tidak cukup dengan ikhlas tapi harus dilakukan dengan profesional. Disinilah perlunya ada Diksuspala ini,” ujar Didik.

“Diksuspala dengan semangat pembelajaran holistik-integratif yang telah dibawa oleh Kiai Ahmad Dahlan. Kiai Ahmad Dahlan yang sudah punya konsep pendidikan holistik integratif, (tetapi) selama ini belum bisa kita laksanakan secara utuh dan konsisten. Pertama, (karena) komitmen kurang. Kedua, bisa jadi (kualitas) SDM kurang,” tukas Didik.

Prof Dr. Anwar Abbas dalam sambutannya mengatakan kita-kita sebagai lembaga pendidikan jangan sampai ada wali murid yang kecewa atas kebijaksanaan kita. Adakanlah perubahan yang serius bukan asal-asalan, tapi membuat sekolah kita diminati. Kalau kita ingin sukses berbuatlah yang terbaik. Disinilah amunisi nya sehingga kepala sekolah yang mampu berbuat dan bekerja yang membuat orang tua murid senang terhadap lembaga yang kita pimpin, ujar Buya Anwar.

Yasril selaku peserta dari Mu’allimin Muhammadiyah Pakan Sinayan,Kamang Magek, Agam Sumbar mengatakan, kegiatan ini  yang ditunggu-tunggu kepala Madrasah/Sekolah dalam setiap tahun.

“Karena kegiatan ini adalah untuk mencas semangat kepala. Serta mengevaluasi implementasi program kerja dan bagaimana kiat kepala selaku school leadership dan school managerial,” tandasnya.

Penulis : Iing

Berita Terkait

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00
Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut
FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura
Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin
KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola
KKG PAI Kecamatan Pasongsongan Perkuat Profesionalisme Guru, dari Disiplin ASN hingga Harmoni dengan Kepala Sekolah
Pelajar SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong Medali Nasional hingga Internasional, AZ-Syahra Nastiti Ramadhani Ukir Prestasi di Bidang Matematika
Guru di Sumenep Didorong Mahir AI, PGRI POWER Wilayah 2 Gelar Workshop Digitalisasi Pembelajaran

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 10:49 WIB

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00

Jumat, 25 September 2026 - 19:24 WIB

Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut

Kamis, 24 September 2026 - 16:07 WIB

FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura

Kamis, 24 September 2026 - 12:19 WIB

Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin

Rabu, 23 September 2026 - 19:14 WIB

KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola

Berita Terbaru

NASIONAL

Surat AI Pada Presiden dan Menhan

Kamis, 1 Okt 2026 - 15:27 WIB