SAMPANG, Detikzone.id — Rapat paripurna DPRD Kabupaten Sampang, Senin (7/9/2026), tetap berlangsung meski sejumlah kursi anggota dewan terlihat kosong. Dari total 45 anggota DPRD, sebanyak 20 orang tidak hadir dalam agenda pembahasan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.
Paripurna tersebut mengagendakan penyampaian pemandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD Perubahan 2026 serta jawaban Bupati Sampang atas pemandangan umum fraksi.
Rapat dinyatakan memenuhi kuorum karena dihadiri 25 anggota DPRD. Namun, jumlah ketidakhadiran yang mencapai 20 orang membuat kondisi ruang sidang menjadi perhatian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu yang disorot adalah kehadiran anggota Fraksi NasDem. Fraksi tersebut memiliki 18 kursi, terdiri dari 15 anggota Partai NasDem dan tiga anggota Partai Gerindra.
Dari pantauan di ruang paripurna, hanya beberapa anggota Fraksi NasDem yang terlihat mengikuti rapat. Di antaranya Ketua DPRD Sampang Rudi Kurniawan dan Juhari yang merupakan juru bicara Fraksi NasDem.
Plt Sekretaris DPRD Sampang, Nasrul Hidayat, membenarkan jumlah anggota yang hadir dan tidak hadir dalam rapat tersebut.
“Alhamdulillah kuorum, yang hadir 25 anggota DPRD dan tidak hadir 20 anggota DPRD,” ujar Nasrul.
Saat ditanya mengenai rincian anggota yang tidak hadir berdasarkan fraksi maupun partai, Nasrul belum memberikan penjelasan.
Disebut Ada yang Sakit dan Izin
Ketua DPRD Sampang Rudi Kurniawan mengakui kehadiran anggota Fraksi NasDem dalam paripurna tersebut cukup minim.
Rudi memastikan tidak ada kegiatan resmi partai yang membuat anggota Fraksi NasDem tidak hadir dalam rapat.
“Kalau kegiatan tidak ada, acara partai ya. Kalau ada, ya saya juga ikut. Nah, kalau yang tidak hadir mungkin langsung tanya kepada yang bersangkutan. Atau soal izinnya langsung ke Sekwan,” kata Rudi.
Ia menjelaskan, setelah dilakukan konfirmasi, sejumlah anggota tidak hadir karena alasan sakit dan izin.
“Memang di Fraksi NasDem paling banyak, yaitu ada 18 kursi, 15 kursi dari NasDem dan tiga kursi dari Gerindra. Setelah saya konfirmasi, memang beberapa ada yang sakit serta ada yang izin,” jelasnya.
Menurut Rudi, pimpinan DPRD telah menyampaikan pengingat kepada seluruh anggota agar memperhatikan kehadiran dan kedisiplinan dalam mengikuti rapat.
“Kalau pemberitahuan sudah tersampaikan oleh Wakil Ketua DPRD dan mengingatkan soal kehadiran dan kedisiplinan. Sekali lagi soal itu kembali kepada personal. Bahkan kami di NasDem juga sudah rapat kemarin, ya mungkin teman-teman ada kegiatan yang tidak bisa dihindarkan,” pungkasnya.
Hampir Separuh Anggota Tak Hadir
Dengan 20 anggota tidak hadir dari total 45 anggota, jumlah tersebut mencapai hampir separuh dari keseluruhan anggota DPRD Sampang.
Kondisi ini menjadi sorotan karena rapat paripurna tersebut membahas APBD Perubahan 2026, salah satu agenda penting dalam pembahasan kebijakan dan anggaran daerah.
Secara kuorum, rapat tetap dapat dilaksanakan karena jumlah anggota yang hadir mencapai 25 orang. Namun, persoalan kehadiran tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kedisiplinan anggota DPRD dalam menjalankan tugasnya.
Terlebih, setiap anggota DPRD memiliki mandat dari masyarakat untuk menjalankan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan.
Kursi kosong yang terlihat di ruang paripurna pun menjadi catatan tersendiri dalam pelaksanaan rapat DPRD Sampang kali ini.
Penulis : Agus Junaidi







