SUMENEP– Bukan sekadar berbagi di penghujung pekan. Di tengah padatnya aktivitas para pengemudi ojek online (ojol) yang setiap hari berjibaku di jalan raya, Satlantas Polresta Sumenep hadir menyapa mereka melalui kegiatan Jumat Berkah dan Polantas Menyapa, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu berlangsung di Basecamp S-Tar Delivery Sumenep. Kehadiran polisi di tengah komunitas ojol tersebut menjadi ruang untuk membangun kedekatan sekaligus menyampaikan pesan penting tentang keselamatan berlalu lintas.
Para pengemudi ojol merupakan salah satu kelompok masyarakat yang memiliki intensitas tinggi berada di jalan. Setiap hari mereka berpindah dari satu titik ke titik lainnya untuk mengantarkan penumpang maupun pesanan. Karena itu, keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui program Polantas Menyapa, personel Satlantas Polresta Sumenep mengajak komunitas ojol bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas dan menjadi bagian dari upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polresta Sumenep.
Kasatlantas Polresta Sumenep Kompol Eko Aprianto, S.I.K., M.H. mengatakan, kegiatan Jumat Berkah tidak hanya menjadi momentum untuk berbagi, tetapi juga sebagai sarana memperkuat komunikasi dan membangun kedekatan antara kepolisian dengan komunitas ojol.
“Para pengemudi ojol merupakan bagian penting dari masyarakat yang setiap hari bersentuhan langsung dengan aktivitas lalu lintas. Karena itu, kami ingin terus mengingatkan pentingnya keselamatan, kepatuhan terhadap aturan dan saling menghargai sesama pengguna jalan,” ujar Kompol Eko.
Ia berharap komunitas ojol dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan memberikan contoh positif kepada pengguna jalan lainnya.
“Harapan kami, teman-teman ojol tidak hanya tertib untuk keselamatan dirinya sendiri, tetapi juga ikut mengingatkan dan mengajak masyarakat lainnya untuk bersama-sama menciptakan lalu lintas yang aman, tertib dan lancar,” katanya.
Menurutnya, keselamatan di jalan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Seluruh pengguna jalan memiliki peran yang sama dalam menciptakan situasi lalu lintas yang kondusif.
Kegiatan tersebut dipimpin Kasatlantas Polresta Sumenep selaku perwira pengendali, bersama personel Satlantas, di antaranya Kasubnit 1 Kamsel dan Banit Kamsel Satlantas Polresta Sumenep.
Momentum Jumat Berkah juga menjadi sarana memperkuat komunikasi antara kepolisian dan komunitas ojol. Dengan komunikasi yang lebih dekat, berbagai persoalan yang dihadapi para pengemudi di lapangan diharapkan dapat disampaikan dan dicarikan solusi bersama.
Semangat tersebut sejalan dengan Mahameru Lantas, yakni “Mewujudkan harmoni masyarakat yang empati, responsif dan unggul dalam berlalu lintas.”
Satlantas Polresta Sumenep menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya ketika terjadi pelanggaran atau kecelakaan. Polisi juga hadir untuk menyapa, berbagi, mengedukasi dan membangun kesadaran bersama.
Jumat Berkah bersama komunitas ojol pun menjadi pengingat bahwa menjaga keselamatan di jalan dapat dimulai dari hal sederhana: saling mengingatkan, saling menghargai dan sama-sama menaati aturan.
Kompol Eko berharap sinergi antara Satlantas Polresta Sumenep dan komunitas ojol terus terjaga, sehingga tercipta hubungan yang semakin kuat sekaligus mampu mendukung terwujudnya Kamseltibcarlantas di wilayah hukum Polresta Sumenep.
Kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib dan lancar.







