Oleh : HRM. Khalilur R Ab. S
Warga NU, Kyai Kampung.
Saya membuat istilah ber-NU tanpa ber-PBNU ini Januari 2022, saat itu Saya dikecam dan dinyinyirin banyak orang:
Saya tertawain mrk sambil bergumam:
Kalian belum tau.
Faktanya mengada:
Mandataris Muktamar ke-34 Lampung berantem, saling buka borok sendiri, saling pecat, semua Warga NU malu pada kelakuan mereka yg di PBNU:
BER-NU TANPA BER-PBNU tak lagi dinyinyiri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pasca Muktamar ke-35 di PP. Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang Jawa Timur, Saya kembali melonarkan Slogan serupa:
BER-NU TANPA BER-PBNU.
Sloga itu bersambut dg banyak Slogan lainnya:
♤ Ber-NU selamanya ber-PBNU sekedarnya.
♤ Ber-NU saklawase ber-PBNU sak cukupè.
♤ Ber-NU saklawasè ber-PBNU sekedarè.
Kenapa Saya kembali menegaskan SLOGAN Ber-NU tanpa Ber-PBNU?
Silahkan tonton Video berikut:
Ber-NU bagi Saya adalah beragama Islam dengan Cara NU:
1. Bermadzhab Syafi’iy
2. Berakidah Asy’ariy
3. Bertasawuf ala Imam Junaid Albaghdadiy dan atau Inam Al-Ghazali.
Mengamalkan 3 Cara Beragama sesuai ajaran NU di atas tdk perlu ber-PBNU.
Para Kyai Alim NU sdh mengajarkan Kami hal tsb.
Hal lain yg membuat Saya menolak ber-PBNU adalah Rais Aam PBNU AWAM, jauh dari kata Alin.
Kalau anda menemukan DUA VIDEO SITI:
Anak Ibtidaiyah yg mengomentari 2 Pidato Rais Aam PBNU Kyai Miftahul Akhyar:
1. Pidato penutupan Munas Konbes NU di Bangkakan.
2. Pidato Pembukaan Muktamar NU di Tambak Beras Jombang.
Dua Video SITI tersebut Saya yg bikin, Saya minta Tim Saya utk membuat Video tsb.
Video itu FAKTA dan BUKTI bahwa RAIS AAM PBNU AWAM dan tidak punya KAPASITAS bahkan tidak layak disebut Kyai melainkan NGIYAI – BERAKTING ALA KYAI.
MEMALUKAN.
Bahkan kesalahan Pidato Rais Aam di penutupan Konbes – Munas NU di Bangkalan tsb Saya rilis di 80 Media:
Rais Aam Awam, plagiat, salah pasang harkat.
Silahkan digoogle.
Krn Rais Aam Awam, Saya yg berguru pada banyak Kyai Alim di NU menolak dipimpin Kyai Awam:
Ber-NU tanpa ber-PBNU.
Salam Amar Makruf Nahiy Mungkar.
HRM. Khalilur R Ab. S
Warga NU, Kyai Kampung.







