KKG PAI Kecamatan Pasongsongan Perkuat Profesionalisme Guru, dari Disiplin ASN hingga Harmoni dengan Kepala Sekolah

Rabu, 23 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kecamatan Pasongsongan kembali menggelar pertemuan rutin yang berlangsung di SDN Soddara I, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep dengan Agenda utama menyusun AD/ART organisasi. Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ruang koordinasi organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, profesionalisme, kedisiplinan, serta komitmen para guru PAI dalam menjalankan tugas sebagai aparatur dan pendidik.

Pertemuan tersebut dihadiri Pengawas PAI Kementerian Agama Kabupaten Sumenep Jufri, S.Pd.I., M.M., Pengawas Bina SD Kecamatan Pasongsongan H. Abu Supyan, M.Pd., serta perwakilan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Pasongsongan, Agus Sugianto.

Suasana pertemuan berlangsung dalam nuansa kekeluargaan. Para guru PAI tidak hanya mendapatkan penguatan terkait organisasi, tetapi juga memperoleh informasi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab sebagai ASN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, H. Abu Supyan, M.Pd. menyampaikan sejumlah informasi penting kepada para peserta. Salah satunya terkait adanya monitoring dari Dinas Pendidikan yang akan dilaksanakan pada empat sekolah di Kecamatan Pasongsongan.

Menurutnya, monitoring bukan semata-mata harus dipandang sebagai kegiatan pemeriksaan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memastikan penyelenggaraan pendidikan berjalan sesuai dengan ketentuan dan terus mengalami perbaikan.

Selain itu, Abu Supyan juga mengingatkan pentingnya disiplin ASN. Kedisiplinan, menurutnya, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari profesionalisme seorang pendidik.

Ia juga menyampaikan informasi mengenai pengajuan cuti haji yang sudah dapat diajukan oleh PPPK penuh waktu maupun PPPK paruh waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Agus Sugianto, yang hadir mewakili KKKS Kecamatan Pasongsongan, memberikan penekanan pada persoalan E-Kinerja bagi seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK.

Menurut Agus, E-Kinerja bukan sekadar kewajiban administratif yang harus diisi, melainkan harus menjadi gambaran nyata dari kinerja seorang ASN dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

“E-Kinerja harus benar-benar menggambarkan kinerja kita. Karena itu, setiap ASN harus menunjukkan kinerja yang baik, bertanggung jawab terhadap tugas, dan mampu menjaga hubungan yang harmonis serta humanis dengan kepala sekolah sebagai pejabat penilai kinerja,” pesannya.

Agus menekankan bahwa hubungan yang baik antara guru dan kepala sekolah menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan suasana kerja yang sehat.

Bagi Agus, profesionalisme tidak hanya diukur dari kemampuan menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga dari kemampuan membangun komunikasi, menghargai peran satu sama lain, serta menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan saling mendukung.

“Sekolah bukan hanya tempat untuk menyelesaikan pekerjaan administratif. Di dalamnya ada manusia yang harus saling menghargai, saling menguatkan dan bekerja dalam suasana yang harmonis,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Pengawas PAI Kementerian Agama Kabupaten Sumenep Jufri, S.Pd.I., M.M., juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para guru PAI atas komitmen mereka dalam menjalankan tugas.

Jufri mengingatkan bahwa kekuatan sebuah organisasi bukan hanya terletak pada dokumen yang disusun, tetapi terutama pada kesungguhan para anggotanya dalam menjalankan kesepakatan bersama.

“Yang terpenting dari penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga adalah bagaimana kita melaksanakan apa yang sudah disepakati bersama,” pesannya.

Ia menambahkan, apabila AD/ART disusun secara bersama-sama dan seluruh anggota memiliki komitmen untuk melaksanakannya, maka organisasi akan memiliki fondasi yang kuat.

“Kalau AD/ART dibuat bersama, insyaallah sukses,” ungkapnya.

Dalam pembahasan AD/ART KKG PAI, Jufri juga menjelaskan sejumlah unsur penting yang perlu dimuat. Di antaranya susunan pengurus, jangka waktu kepengurusan, pembagian seksi-seksi, waktu dan tempat pertemuan rutin, serta sumber dana organisasi.

Menurutnya, kejelasan aturan sejak awal akan membantu organisasi berjalan lebih tertib, transparan dan memiliki arah yang jelas.

Pertemuan KKG PAI Kecamatan Pasongsongan tersebut akhirnya tidak hanya menjadi forum administratif organisasi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk saling mengingatkan bahwa tugas sebagai guru PAI memiliki dimensi yang luas: mengajar, mendidik, memberi keteladanan, menjaga profesionalisme, sekaligus membangun hubungan kemanusiaan yang baik di lingkungan sekolah.

Di tengah berbagai tuntutan administrasi dan perubahan kebijakan, forum seperti KKG menjadi ruang penting bagi para guru untuk tetap terhubung, berdiskusi dan saling menguatkan.

Sebab pada akhirnya, pendidikan tidak hanya membutuhkan guru yang mampu mengajar, tetapi juga pendidik yang mampu bekerja dengan disiplin, profesional, harmonis dan humanis.

Berita Terkait

Pelajar SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong Medali Nasional hingga Internasional, AZ-Syahra Nastiti Ramadhani Ukir Prestasi di Bidang Matematika
Guru di Sumenep Didorong Mahir AI, PGRI POWER Wilayah 2 Gelar Workshop Digitalisasi Pembelajaran
Sovi Kurnia Dewi Sampaikan Terima Kasih, PPPK Paruh Waktu Sumenep Berharap Berlanjut ke Penuh Waktu
TAGIGA: Dari Suara Siswa, Tumbuh Budaya Qur’ani di SDN Panaongan III
Upacara Senin yang Penuh Haru di SDN Panaongan III, Guru Senior Purna Tugas Diberi Penghormatan
BIAS di SDN Panaongan III: Imunisasi, Edukasi Kusta, dan Pelajaran Kesehatan yang Disambut Hangat Siswa
SDN Panaongan III Jadi Contoh Konsistensi Jalankan Perbup Bahasa Madura dalam Safari Pendidikan Sumenep
Dari Blangkon ke Buku, Agus Sugianto Tinggalkan Jejak Untuk Masa Depan SDN Panaongan III Sumenep

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 13:56 WIB

KKG PAI Kecamatan Pasongsongan Perkuat Profesionalisme Guru, dari Disiplin ASN hingga Harmoni dengan Kepala Sekolah

Selasa, 22 September 2026 - 11:40 WIB

Pelajar SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong Medali Nasional hingga Internasional, AZ-Syahra Nastiti Ramadhani Ukir Prestasi di Bidang Matematika

Minggu, 20 September 2026 - 17:33 WIB

Guru di Sumenep Didorong Mahir AI, PGRI POWER Wilayah 2 Gelar Workshop Digitalisasi Pembelajaran

Jumat, 18 September 2026 - 13:01 WIB

Sovi Kurnia Dewi Sampaikan Terima Kasih, PPPK Paruh Waktu Sumenep Berharap Berlanjut ke Penuh Waktu

Selasa, 15 September 2026 - 21:43 WIB

TAGIGA: Dari Suara Siswa, Tumbuh Budaya Qur’ani di SDN Panaongan III

Berita Terbaru