PROBOLINGGO – Rutan Kelas IIB Kraksaan terus memperkuat komitmennya dalam memenuhi hak dasar warga binaan pemasyarakatan (WBP). Langkah nyata ini diwujudkan melalui penguatan sinergi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo guna mengoptimalkan pelayanan klinik kesehatan di dalam rutan, Selasa (29/9/2026).
Koordinasi intensif yang digelar di kantor Dinkes ini berfokus pada standardisasi pelayanan medis rutan agar berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Rutan Kelas IIB Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menegaskan bahwa pembinaan yang sukses tidak boleh mengesampingkan aspek kesehatan. Bagi Galih, layanan medis yang prima adalah hak mutlak yang wajib diterima oleh setiap warga binaan.
“Kami terus berupaya memastikan pelayanan kesehatan bagi warga binaan berjalan dengan baik. Melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan, kami ingin memperkuat pelayanan klinik Rutan agar kebutuhan kesehatan mereka tertangani secara optimal,” ujar Galih.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas instansi menjadi kunci utama keberhasilan program ini. “Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, kebutuhan kesehatan warga binaan dapat menjadi bagian yang terus diperhatikan dalam proses pembinaan,” jelasnya.
Langkah progresif Rutan Kraksaan ini mendapat respons positif dari Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo, dr. Hariawan Dwi Tamtomo. Menurutnya, pemenuhan fasilitas kesehatan di lembaga pemasyarakatan merupakan bagian dari pelayanan publik yang inklusif.
“Kami menyambut baik koordinasi yang dilakukan Rutan Kraksaan. Pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang perlu diperhatikan, sehingga sinergi ini perlu terus dijaga untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi warga binaan,” kata dr. Hariawan.
Pertemuan ini menjadi batu loncatan penting untuk meningkatkan kualitas fasilitas dan penanganan medis di Klinik Rutan Kraksaan. Dengan sinergi yang solid ini, diharapkan seluruh warga binaan dapat menjalani masa pembinaan mereka dalam kondisi fisik yang sehat dan layak.
Penulis : Moch Solihin







