SUMENEP — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sumenep bersama Jasa Raharja Kabupaten Sumenep menggelar edukasi keselamatan berlalu lintas dengan pendekatan humanis, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB itu berlangsung di kawasan Simpang Empat Wijaya, Jalan Trunojoyo, Kecamatan Kota Sumenep.
Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya menyampaikan imbauan kepada pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas, tetapi juga memberikan apresiasi kepada sejumlah pengendara yang dinilai tertib dalam berlalu lintas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Apresiasi tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan di jalan.
Kasat Lantas Polresta Sumenep Eko Apriyanto mengatakan, membangun kesadaran masyarakat membutuhkan pendekatan yang komunikatif dan humanis.
Menurutnya, kedisiplinan berlalu lintas diharapkan tidak hanya muncul karena adanya pengawasan petugas, tetapi tumbuh dari kesadaran setiap pengguna jalan.
“Apresiasi kepada pengendara yang tertib juga diharapkan memberikan motivasi kepada masyarakat lainnya untuk mengikuti perilaku positif tersebut. Dengan demikian, budaya tertib berlalu lintas dapat berkembang secara lebih luas di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sinergi Satlantas Polresta Sumenep bersama Jasa Raharja Kabupaten Sumenep dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara.
Petugas juga mengingatkan bahwa tertib berlalu lintas bukan sekadar untuk menghindari sanksi atau tilang. Kepatuhan terhadap aturan merupakan langkah preventif untuk menekan risiko kecelakaan sekaligus melindungi keselamatan seluruh pengguna jalan.
“Melalui edukasi dan apresiasi tersebut, Satlantas Polresta Sumenep berharap kesadaran masyarakat dalam menerapkan Kamseltibcarlantas semakin meningkat sehingga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polresta Sumenep tetap terjaga,” tandasnya.
Upaya tersebut sejalan dengan semangat Sumenep CAKAP, yakni Cerdas, Akuntabel, Komunikatif, Adaptif, Nurani, dan Guyub.







