SUMENEP – Tantangan dunia pendidikan tidak cukup dijawab dengan pergantian pemimpin sekolah. Peningkatan mutu pembelajaran, penguatan karakter, dan penguasaan teknologi menjadi pekerjaan besar yang harus dibuktikan oleh para kepala sekolah di Kabupaten Sumenep.
Pesan tersebut ditegaskan Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, KH. Imam Hasyim, saat menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah/janji 129 kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Minggu (11/10/2026).
Di hadapan para kepala sekolah yang baru dilantik, Imam Hasyim mengingatkan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif. Di balik jabatan tersebut, terdapat tanggung jawab besar untuk menentukan arah pengembangan sekolah, meningkatkan kualitas guru, serta memastikan peserta didik memperoleh layanan pendidikan yang baik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena itu, para kepala sekolah dituntut tidak hanya mampu mengelola sekolah, tetapi juga menghadirkan perubahan nyata dalam proses belajar mengajar. Profesionalisme, integritas, kedisiplinan, dan kemampuan berinovasi menjadi hal penting untuk membangun lingkungan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter.
“Kami mengharapkan para kepala sekolah bekerja dengan sungguh-sungguh, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memastikan setiap anak mendapatkan pelayanan pendidikan yang baik,” kata Imam Hasyim.
Jangan Sampai Pendidikan Tertinggal Zaman
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan. Sekolah dituntut mampu beradaptasi agar metode pembelajaran tidak tertinggal dari kebutuhan zaman.
Menurut Imam Hasyim, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam mendorong pemanfaatan teknologi secara tepat, sekaligus memotivasi para guru untuk terus meningkatkan kompetensi dan memperluas wawasan.
Teknologi digital, lanjutnya, perlu dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pembelajaran agar kegiatan belajar mengajar menjadi lebih menarik, interaktif, dan mampu mendorong motivasi serta prestasi peserta didik.
“Kepala sekolah harus menjadi motor penggerak perubahan dan mampu membawa sekolah menuju arah yang lebih baik, jangan sampai dunia pendidikan tertinggal dari perkembangan zaman,” tegasnya.
Ia juga meminta para kepala sekolah membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan guru, tenaga kependidikan, orang tua siswa, serta masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif dan mendukung perkembangan peserta didik.
129 Kepala Sekolah Resmi Dilantik
Pelantikan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Pendidikan tersebut mencakup 129 kepala sekolah dari tiga jenjang pendidikan.
Rinciannya, sebanyak tiga kepala sekolah Taman Kanak-Kanak (TK), 107 kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN), dan 19 kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN).
Dengan pelantikan tersebut, para kepala sekolah diharapkan mampu menjalankan amanah secara bertanggung jawab, memperkuat kualitas pembelajaran, serta mendorong terciptanya sekolah yang disiplin, inovatif, dan berkarakter.
Tantangan selanjutnya bukan hanya menjalankan tugas kepemimpinan, melainkan memastikan bahwa perubahan yang dilakukan benar-benar dirasakan oleh guru, siswa, dan masyarakat.
Sebab, kemajuan pendidikan tidak cukup diukur dari siapa yang menduduki jabatan kepala sekolah, tetapi juga dari kualitas pembelajaran dan kesempatan setiap anak untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik.







