Kebakaran Lahan Dan Rumpun Bambu Di Koting A, Polisi Turun Ke Lokasi

Jumat, 30 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maumere, – Kebakaran melanda lahan dan rumpun bambu di Napung Gelo, Dusun Natar Gete, Desa Koting A, Kecamatan Koting, Kabupaten Sikka, Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 12.00 WITA.

Api menghanguskan area kebun milik Krispinus Jhon Robi dan Markus Bogar yang berlokasi tidak jauh dari jalan umum jurusan Woloara–Koting.

Peristiwa tersebut diketahui setelah seorang warga, Albino Siku, melaporkannya kepada pihak kepolisian pada pukul 15.00 WITA. Albino mengaku pertama kali mengetahui kejadian itu dari seorang sopir kendaraan yang melintas di sekitar lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mendapat informasi dari sopir mobil bahwa ada kebakaran. Setelah mendengar informasi tersebut, saya langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi, mengambil video, kemudian mengirimkannya kepada pihak Polsek,” ungkap Albino.

Atas kesigapan tersebut, Kapospam Koting, Aiptu I Kadek Budianto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Albino karena telah membantu memberikan informasi awal.

Menindaklanjuti laporan itu, Aiptu I Kadek Budianto segera meneruskan informasi kepada Kapolsek. Kapolsek kemudian memerintahkan Kanit Intel, Kapospam, beserta sejumlah anggota untuk mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

 

Petugas juga berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sikka untuk penanganan lebih lanjut.

 

Setibanya di lokasi, personel kepolisian bersama petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sikka segera melakukan upaya pemadaman api guna mencegah kobaran api meluas ke area sekitarnya.

 

“Setelah menerima laporan, kami langsung menindaklanjutinya dengan turun ke lokasi. Kami juga berkoordinasi dengan pihak Pemadam Kebakaran untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Aiptu I Kadek Budianto.

 

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan karena dapat memicu kebakaran dan membahayakan lingkungan.

 

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran di lahan yang agak jauh dari jalan umum.

 

Api kemudian menyulut tumpukan daun bambu kering hingga membesar dan menjalar ke area kebun milik warga.

 

Pihak berwenang masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan sumber api. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat mengenai hasil akhir pemeriksaan atas peristiwa tersebut.

 

Silvester Moan Nurak

Berita Terkait

Dari Kesehatan hingga Kewirausahaan, Inovasi Al-Amien Kediri Jadi Inspirasi Pesantren Sehat
88 Klub Siap Bersaing! Bupati Fauzi Buka Lomba Voli Pantai 2026 di Pantai Selopeng Sumenep
Lokakarya di Bawean, Kadis PMD Gresik Tekankan Transparansi, Kejari Ingatkan Tata Kelola Desa
Pastikan Ibadah Warga Binaan Lebih Khusyuk, Rutan Pemalang Gandeng Kemenag Ukur Arah Kiblat
Perkuat Mitigasi Bencana Rutan Pemalang Gandeng BPBD Bangun Kesiapsiagaan
Polresta Sumenep Hadir Lewat POLIRAN, Dorong Masyarakat Lebih Terampil dan Mandiri
Sumpah Pemuda ke-98, Kapolresta Sumenep Kobarkan Nasionalisme dan Persatuan di Tubuh Polri
Gerindra–PDIP Mendekat: Pijakan Politik Jokowi yang Semakin Limbung

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:27 WIB

Kebakaran Lahan Dan Rumpun Bambu Di Koting A, Polisi Turun Ke Lokasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Dari Kesehatan hingga Kewirausahaan, Inovasi Al-Amien Kediri Jadi Inspirasi Pesantren Sehat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Lokakarya di Bawean, Kadis PMD Gresik Tekankan Transparansi, Kejari Ingatkan Tata Kelola Desa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Pastikan Ibadah Warga Binaan Lebih Khusyuk, Rutan Pemalang Gandeng Kemenag Ukur Arah Kiblat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Perkuat Mitigasi Bencana Rutan Pemalang Gandeng BPBD Bangun Kesiapsiagaan

Berita Terbaru