PAMEKASAN – Ada cara berbeda untuk merayakan kebahagiaan. Saat putrinya merayakan ulang tahun ke-11, Bambang Budianto tidak hanya menghadirkan pesta dan keceriaan. Ia justru menjadikan momen istimewa tersebut sebagai kesempatan untuk menghormati jasa seorang guru dengan memberikan hadiah ibadah umroh.
Perayaan ulang tahun Ayunda Putri Budianto yang digelar di SDN Barkot III, Senin (2/11/2026), menjadi momen penuh makna. Di tengah kebersamaan bersama guru dan teman-teman sekolah, sebuah hadiah istimewa diberikan kepada salah seorang pendidik sebagai bentuk apresiasi atas pengabdiannya.
Bersama sang istri, Bambang sengaja membawa perayaan ulang tahun putrinya ke lingkungan sekolah. Bukan tanpa alasan. Ia ingin kebahagiaan keluarga juga dirasakan oleh orang-orang di sekeliling Ayunda, sekaligus menanamkan pelajaran berharga tentang arti berbagi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Terlebih, perayaan tersebut bertepatan dengan momentum Hari Guru. Sebuah kesempatan yang menurut Bambang tepat untuk mengungkapkan rasa hormat dan terima kasih kepada sosok yang selama ini memiliki peran penting dalam dunia pendidikan.
Bambang mengaku terharu melihat putrinya dapat merayakan pertambahan usia bersama para guru dan teman-temannya. Namun, ada harapan lebih besar yang ingin ia titipkan melalui perayaan tersebut.
“Di momen bahagia ini sekaligus perayaan Hari Guru, secara tidak langsung ingin mengajarkan kepada anak saya tetap rendah hati dan selalu berbagi dengan yang lain. Semoga anak saya menjadi anak yang sholehah, berbakti kepada orang tua serta terhadap bangsa dan negara,” ungkapnya.
Perhatian Bambang kepada para pendidik kemudian diwujudkan melalui pemberian hadiah umroh kepada salah seorang guru SDN Barkot III.
Baginya, guru bukan sekadar sosok yang berdiri di depan kelas untuk menyampaikan pelajaran. Guru adalah bagian penting dari perjalanan kehidupan, yang melalui ilmu dan bimbingannya ikut membentuk masa depan seseorang.
Bambang pun tidak menampik bahwa keberhasilan yang dirasakannya saat ini tidak bisa dilepaskan dari jasa seorang guru. Karena itu, hadiah umroh tersebut menjadi bentuk penghormatan yang ingin ia berikan selagi ada kesempatan.
“Ini sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih kepada guru anak saya. Bahwa tanpa kehadiran seorang guru, saya pribadi tidak bisa menjadi seperti ini. Mumpung ada waktu dan kesempatan, kami berikan hadiah umroh,” tuturnya.
Di hari ketika Ayunda menerima doa dan ucapan selamat atas pertambahan usianya, seorang guru juga memperoleh hadiah yang istimewa. Dua kebahagiaan hadir dalam satu perayaan, dengan pesan yang sama tentang pentingnya menghargai dan membahagiakan orang lain.
Bambang berharap Allah SWT senantiasa memberikan putrinya ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, serta kekuatan dalam menghadapi setiap ujian kehidupan.
Diketahui, Bambang Budianto merupakan Bos CV Ayunda Permata Sejahtera sekaligus Komite SDN Barkot III.
Melalui perayaan tersebut, Bambang ingin menanamkan sebuah nilai sederhana kepada putrinya: jangan pernah merasa cukup hanya dengan menerima kebahagiaan, tetapi belajarlah menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain.
Sebab, menghormati guru bukan sekadar mengenang jasa mereka, melainkan juga mengakui bahwa ada ilmu, pengabdian, dan ketulusan seorang pendidik di balik perjalanan keberhasilan setiap orang.
Penulis : Red







