Miris, Hasil Tangkap Nelayan Masalembu Sumenep Dibuang Mubazir

Senin, 14 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Detikzone.id- Miris menimpa kembali nelayan pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, hasil tangkap ikan nelayan dibuang percuma.dan Mubadzir.

Hak tersebut akibat tidak adanya pembeli karena kekurangan es pembeku atau pendingin.

H. Mawen salah satu pengusaha ikan menyampaikan, nelayan membuang sia-sia hasil tangkapannya karena pabrik es yang ada di Masalembu tidak optimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pabrik es yang ada di Masalembu tidak mampu menyediakan es secara maksimal,” katanya.

Terpisah, Wakil Ketua Persatuan Nelayan Masalembu, Jailani merespond kejadian tersebut.

Ia mengungkapkan, kenyataan itu merupakan dampak dari fasilitas yang minim, terutama suply listrik yang tidak bisa dirasakan oleh Masyarakat Pulau Masalembu.

“Andai percepatan PLN bisa segera direalisasikan oleh Pemerintah maka listrik yang memadai bisa digunakan untuk pengelolaan hasil tangkapan nelayan,” ungkapnya.

Menurut dia, dengan percepatan PLN nelayan bisa mandiri melakukan pembekuan ikan tersebut.

“Dengan listrik yang ada, serta pengusaha pembuat es batu bisa memproduksi es secara maksimal,” tuturnya.

Pihaknya menegaskan, Listrik dapat bisa meningkatkan produktivitas masyarakat, dalam kegiatan industri atau usaha produktif lainnya, dapat pula membuka peluang ekonomi.

“Nah kalau seperti ini jangankan berbicara kesejahteraan nelayan, malah nelayan yang kesulitan karena tidak ada perhatian Pemerintah, itulah kenapa tanggal 10 Oktober 2024 kemarin, saya mewakili nelayan Masalembu dari 20 Provinsi di Indonesia menyampaikan kepada kementrian KKP bahwa masyarakat pesisir dan pulau jangan diabaikan agar kesejahteraan bisa merata, termasuk upaya mendorong agar PLN di Pulau Masalembu cepat terlaksana,” tutupnya

Penulis : **

Berita Terkait

Patungan Beli Sabu Jadi Petaka, Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polresta Sumenep
Raisul Kawim Dikabarkan Akan Dipilih sebagai Ketua Paguyuban Sekdis Sumenep
Dorong Literasi Sejak Dini, Pemkot Kediri Sosialisasikan Banpem Sarana Menulis bagi Siswa SD
Lapas Kendal Teguhkan Komitmen Kinerja, Seluruh Pejabat Struktural Tandatangani Perjanjian Kinerja 2026
ANALISIS MENYELURUH: KASUS EVA STEVANY RATABA DAN KELEMAHAN SISTEMIK DATA BANSOS
Pergi Mengamen, Tungku Lupa Dimatikan: Rumah dan Dua Bangunan di Paduraksa Pemalang Dilalap Api
Dampak Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, BPBD Pemalang Imbau Warga Gunakan Masker Saat Aktifitas di Luar Ruangan
Keren! Siswa SMPN 1 Petarukan Sabet Medali Perak Kejurda POPDA JATENG

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:01 WIB

Patungan Beli Sabu Jadi Petaka, Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polresta Sumenep

Sabtu, 12 September 2026 - 17:02 WIB

Raisul Kawim Dikabarkan Akan Dipilih sebagai Ketua Paguyuban Sekdis Sumenep

Kamis, 10 September 2026 - 23:33 WIB

Dorong Literasi Sejak Dini, Pemkot Kediri Sosialisasikan Banpem Sarana Menulis bagi Siswa SD

Kamis, 10 September 2026 - 13:42 WIB

Lapas Kendal Teguhkan Komitmen Kinerja, Seluruh Pejabat Struktural Tandatangani Perjanjian Kinerja 2026

Rabu, 9 September 2026 - 12:08 WIB

ANALISIS MENYELURUH: KASUS EVA STEVANY RATABA DAN KELEMAHAN SISTEMIK DATA BANSOS

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB