Tentang Angka Kemiskinan di Sumenep, Jangan Karena Beda Pilihan Pikiran Jadi Sungsang

Jumat, 8 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Banyak Yang Mengkritik Kemiskinan di Sumenep, Tapi tak ada satu pun yang menawarkan solusi.

Memang mudah membuat kritik. Seandainya disertai solusi. Kritik itu bisa menjadi obat.

Soal angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep . Banyak yang menyalahkan Bupati Fauzi. Padahal, jumlah orang miskin itu sudah berlangsung lama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum Mas Fauzi menjabat Bupati Sumenep. Angka Kemiskinan di Kabupaten Sumenep sudah Nomor 3 se Jatim.

Mas Doktor Fauzi baru dilantik Bupati Sumenep. Jumlah orang miskin di Sumenep
mulai berkurang.

Bahkan, jumlah pengurangan orang yang tergolong miskin dalam 3 tahun terakhir tergolong fantastis.

Tahun 2022, jumlah orang miskin di Kabupaten Sumenep sebanyak 206,20 ribu jiwa.

Pada pertengahan tahun 2024. Jumlah orang miskin di Kabupaten Sumenep berkurang menjadi 196,42 ribu jiwa.

Ada sekitar 10 ribu jiwa orang miskin yang sudah terentaskan sejak Mas Doktor Fauzi menjabat Bupati Sumenep.

Wajar jika Kepala BPS Sumenep, Joko Santoso menyebut, Kabupaten Sumenep masuk sejarah soal jumlah penurunan Kemiskinan karena tertinggi se Jawa Timur.

Ini yang publik tak mengerti. Resep apa yang dilakukan Bupati Fauzi dalam mengurangi kemiskinan di Kabupaten Sumenep.

Publik hanya bisa mengkritik tapi tak menawarkan konsep solusi pengurangan angka kemiskinan.

Bahkan yang lebih ekstrem. Data yang dikeluarkan BPS diragukan.

Sekarang, kalau BPS saja diragukan. Lantas mau percaya ke siapa lagi untuk mencari referensi?

Padahal BPS ITU lembaga resmi megara dan bekerja menggunakan sistem secara nasional…

Ayo…sadar. Jangan bawa emosi.

Jangan gegara beda pilihan di Pilkada. Pikiran kita jadi sungsang….

Note: soal resep penurunan Kemiskinan di Sumenep ala Mas Doktor Fauzi akan diurai dalam video lanjutan

Salam Ipin dan Upin

Penulis : Relawan Faham

Berita Terkait

BEM PTMAI Zona V Jatim–Bali Geruduk DPRD Jatim, Suarakan Tolak Impunitas
Achmad Fauzi Wongsojudo Pimpin Pembagian Zakat Mal PDI Perjuangan Sumenep
Oknum Anggota DPRD PDIP Kebumen Divonis Dua Tahun Penjara
PPP Situbondo Rayakan Harlah ke-53 dengan Fokus Kaderisasi dan Bantuan Sosial
Aktivis HMI UNIBA Madura Kecam Wacana Pilkada Lewat DPRD: Negara Ini Berkedaulatan Rakyat, Bukan Milik Tirani Mayoritas
Aliansi BEM Pasuruan Raya Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, Tegaskan Kedaulatan di Tangan Rakyat
HUT ke-53 PDI Perjuangan, Ratusan Anggota DPRD Jatim Serentak Laporkan Kinerja ke Rakyat
Rakernas I 2026, PDI Perjuangan Jatim Membuka Tiga Kartu Strategis sebagai Penegasan Arah Politik Nasional

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 20:00 WIB

BEM PTMAI Zona V Jatim–Bali Geruduk DPRD Jatim, Suarakan Tolak Impunitas

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:48 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo Pimpin Pembagian Zakat Mal PDI Perjuangan Sumenep

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:34 WIB

Oknum Anggota DPRD PDIP Kebumen Divonis Dua Tahun Penjara

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:29 WIB

PPP Situbondo Rayakan Harlah ke-53 dengan Fokus Kaderisasi dan Bantuan Sosial

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:07 WIB

Aktivis HMI UNIBA Madura Kecam Wacana Pilkada Lewat DPRD: Negara Ini Berkedaulatan Rakyat, Bukan Milik Tirani Mayoritas

Berita Terbaru