Cipayung Plus dan Menteri Komdigi Bersinergi untuk Berantas Judi Online

Kamis, 21 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional – Aliansi Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) yang tergabung dalam Cipayung Plus tingkat pusat, mendatangi Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Selasa (19/11/2024).

Kedatangan Pimpinan OKP Cipayung Plus untuk melakukan audiensi dan membahas permasalahan judi online (judol) yang semakin meresahkan.

Menteri Komdigi Meutya Hafid menyambut dengan baik kedatangan Pimpinan OKP Cipayung Plus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Komdigi, Meutya Hafid menginginkan keterlibatan kelompok Cipayung Plus dalam upaya mempercepat pemberantasan judi online,” ujarnya kepada media, Selasa (19/11/2024).

“Untuk membantu pemberantasan cepat judi online, kami memberi kesempatan anak muda yang tergabung dalam Cipayung Plus agar sama-sama terlibat,” kata Meutya.

Dalam kesempatannya, Ahmad Jundi Ketua Umum PP KAMMI Mendukung pemberantasan judol dan pinjol ilegal.

“Judol dan pinjol ilegal ini harus diberantas, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang ditipu mencari rezeki tanpa kerja.”

Untuk memudahkan langkah dalam mencerdaskan masyarakat, peran teknologi yang semakin canggih bisa menjadi alat atau jembatan dalam melakukan edukasi lewat platform digital.

“Peran platform digital pengaruhnya besar, dan informasinya cepat tersalurkan, untuk melawan judol dan pinjol kita perlu memanfaatkan teknologi dalam edukasi mencerdaskan masyarakat,” tambah Jundi.

Mengapresiasi Mentri Komdigi yang ingin keterlibatan anak muda dan mahasiswa khususnya cipayung plus

“Kami apresiasi kepada Menteri Komdigi ibu Meutya Hafid terkait dengan langkahnya yang akan melibatkan anak muda dan mahasiswa khususnya cipayung plus dalam peran memberantas Judol dan pinjol ilegal,” ujar Ahmad Jundi.

Cipayung plus tidak hanya berada di tingkat pusat, tetapi ada di setiap daerah, jadi kedepannya untuk mempercepat edukasi digital anti judol, sinergi pusat dan daerah sangat diperlukan.

“Kami akan melakukan koordinasi di setiap daerah untuk sama-sama berkolaborasi melawan judi online, dengan sinergi tiap daerah tidak ada ruang lagi untuk judi online,” imbuhnya.

Sebagai informasi, OKP Cipayung Plus terdiri atas HMI, PMII, GMNI, IMM, GMKI, PKRI, KAMMI, SEMMI, Hima PERSIS, KMHDI, Hikmahbudhi, serta LMND.

Berita Terkait

Judi Online: Ancaman Serius bagi Masa Depan Generasi Muda Indonesia
Tegas! Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Desak Wilayah Pemalang, Pekalongan dan Batang Bersih Total Dari Outlet
Advokat dan Wartawan: Sama Setara, Sama Wajib Dihormati
PRABOWO SUBIANTO UNTUK INDONESIA RAYA
Warga Binaan Lapas Kendal Bangun Akses Jalan di Desa Wonosari Bersama TNI ​
Koramil 0809/02 Pesantren Kediri Antar Senyum ke Rumah Warga, Bantuan Lemari dan Kursi Lengkapi Program RTLH
Fenomena Gepeng di Masjid Agung Pemalang Kian Marak, Satpol PP Siapkan Langkah Penertiban
Genjot Swasembada Gula, Petani Tebu Probolinggo Terima Bantuan Bongkar Ratoon dan Perluasan Lahan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 20:58 WIB

Judi Online: Ancaman Serius bagi Masa Depan Generasi Muda Indonesia

Senin, 20 Juli 2026 - 13:00 WIB

Tegas! Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Desak Wilayah Pemalang, Pekalongan dan Batang Bersih Total Dari Outlet

Senin, 20 Juli 2026 - 12:53 WIB

Advokat dan Wartawan: Sama Setara, Sama Wajib Dihormati

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:37 WIB

PRABOWO SUBIANTO UNTUK INDONESIA RAYA

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:24 WIB

Warga Binaan Lapas Kendal Bangun Akses Jalan di Desa Wonosari Bersama TNI ​

Berita Terbaru