SUMENEP -27 Desember 2024, warga dikagetkan dengan penemuan mayat tergeletak dibibir pantai yang berlokasi di ujung Selatan Dusun Ambulung, Desa Sukajeruk, Masalembu.
Warga berkerumun melihat mayat yang menggunakan celana pendek, kaos dan pelampung berwarna orange.
Kondisi fisik mayat tersbut sudah tidak bisa diidentifikasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ading, salah satu warga Ujung Selatan mendatangi ketua RT setempat dan melaporkan kejadian tersebut.
Kemudian ketua RT langsung mengecek ke lokasi dan berembuk dengan warga untuk mengambil tindakan cepat.
Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan, korban bernama ROHMAN asal Dusun Pangalangan RT. – RW.- Desa Macalah Kecamatan Tanjungbumi, Bangkalan.
“Penemuan mayat tersebut terjadi sekira pukul 09.00 Wib,” katanya.
Setelah mendapat laporan dari masyarakat, anggota Polsek Masalembu datang bersama anggota Koramil Masalembu, Pegawai Syahbandar Masalembu dan pegawai Puskesmas Masalembu.
“Setelah dicek oleh petugas diduga mayat tersebut korban dari laka laut, serta setelah dicek, diketemukan dikantong celana pendek korban dengan identitas diri berupa KTP. Kemudian korban dievakuasi dan dimakamkan di pemakaman umum Dsn. Ambulung, Ds. Sukajeruk, Kec. Masalembu,” tuturnya.
Kondisi korban sewaktu berada di pinggir pantai dengan ciri-ciri, keadaan terapung dan tengkurap, memakai celana pendek hitam merk ORTUSEIEGHT, memakai kaos lengan pendek warna hitam dengan gambar serigala dan gambar sepeda motor dengan tulisan motor Harley davidson cycles bristol, VA, kondisi kepala, sebagian kaki dan sebagian tangan sudah tinggal tulang, badan membengkak.
“Langkah langkah yang telah dilakukan Polsek Masalembu adalah dengan melakukan kordinasi dengan pihak Forkopimka dan Puskesmas, Mendatangi TKP, Mencatat keterangan saksi, bersama-sama dengan masyarakat sekitar menguburkan korban, melaporkan penemuan mayat tersebut kepada pimpinan dan melacak keluarga korban sesuai dengan KTP yang di miliki korban dan sudah di ketemukan keluarga korban.selanjutnya keluarga korban mau berangkat ke Masalembu namun masih menunggu kapal yang berlayar ke Masalembu,” tutupnya







