Komisi I DPRD Blitar Gelar Hearing Terkait Insentif RT RW

Kamis, 6 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id – Guna meminta kejelasan proses pencairan insentif tahap 1 yang terkesan amburadul, serta meminta tambahan insentif sebesar 250rb/bulan, FORMAT (Forum Masyarakat RT RW) kembali hearing dengan Komisi 1 di Kantor DPRD Kabupaten Blitar. Rabu (5/6/2024).

Ketua FORMAT, Swantantio biasa dipanggil (Tiok) menjelaskan bahwa tujuan kembali hearing ini untuk mengucapkan terimakasih kepada Pemkab. Blitar dan juga menuntut tambahan insentif untuk Ketua RT dan RW.

“Pertama, pada tuntutan awal kita meminta insentif RT RW sebesar 500rb/bulan, tapi alhamdulilah kita mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Blitar yang sudah merealisasikan Insentif RT RW sebesar 125rb sudah mempunyai payung hukum yaitu perbup Blitar No 71 Tahun 2023. Yang kedua, kita menuntut kepada Pemda untuk tambahan insentif sebesar 250rb/bulan di APBD Perubahan 2024, dan selain itu kita juga menuntut pemerataan Bintek yang selama ini pelaksananya belum merata,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiok menambahkan apabila tidak ada kejelasan di 2024 ini maka akan menggelar aksi unjuk rasa.

“Ketika nanti tidak ada kejelasan di Perubahan Anggaran 2024, kita akan menggelar aksi unjuk rasa dan membawa seluruh ketua RT dan RW Se- Kabupaten Blitar,” tutupnya.

Sementara, anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Blitar, Fredy Agung Kurniawan menjelaskan terkait hearing dengan FORMAT ini menghadirkan BPKAD, Tata Pemerintahan dan Inspektorat.

“Ini merupakan pertemuan kita dengan FORMAT ke tiga kalinya. Di mana dari pertemuan-pertemuan sebelumnya alhamdulillah sudah ada beberapa poin tuntutan yg sudah terealisasi, yaitu cairnya insentif RT dan RW senilai 125.000 dari tuntutan awal yaitu 500.000, dan juga sudah ada beberapa pelaksanaan bimtek peningkatan kapasitas SDM RT dan RW, jelas Fredy.

Fredy menambahkan, tuntutan mereka tadi selain menuntut insentif RT RW adalah terkait bimtek, ternyata pelaksanannya belum merata, sehingga mereka menuntut agar bimtek tersebut bisa menjadi program daerah yg bisa dilaksanakan menyeluruh Se- Kabupaten Blitar.

“Dan alhamdulillah, tadi juga sudah direspon oleh pak Aan selaku Plt. tata pemerintahan bahwa beliau mendukung adanya pelaksanaan bimtek tersebut secara menyeluruh,” tambahnya.

Fredy berharap dalam waktu dekat pihak eksekutif bisa menjawab tuntutan itu secara resmi biar tidak menjadi harapan palsu, syukur-syukur bila anggarannya ada bisa langsung dicairkan.

Hadir dalam hearing Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Blitar M. Sulistiono, Panoto, Gatot Darwoto, Fredy Agung Kurniawan, dari eksekutif Plt Kabag. Tata Pemerintahan, Inspektorat , DPKAD, dan perwakilan Ketua RT RW Kelurahan Se-Kabupaten Blitar.

 

Penulis : Basuki

Berita Terkait

PR PGRI se-Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik Dikukuhkan, Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Guru
Bangkitkan Kejayaan Tebu Probolinggo, Gus Haris Dorong Petani Sambut Era Baru Industri Gula
Gandeng PKDI dan Kejaksaan, DPMD Sumenep Perkuat Transparansi Pemerintahan Desa
PKDI Sumenep Hadiri Rakor Persiapan Penyuluhan Hukum, H. Ubaid: Pencegahan Lebih Penting dari Penindakan
Workshop Membatik Madura di Sumenep Dorong Pelajar Lestarikan Budaya Lokal
Bupati Sumenep Sabet Penghargaan Bergengsi di East Java Maritime Awards 2026, Wujud Komitmen Pemerataan Ekonomi Pesisir dan Kepulauan
Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Jadikan Harkitnas sebagai Momentum Kebangkitan Ekonomi, Persatuan, dan Transformasi Daerah
Semangat Harkitnas 2026, Ketua PKDI Sumenep Ajak Masyarakat Bangkit dan Bersatu untuk Indonesia Maju

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:29 WIB

PR PGRI se-Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik Dikukuhkan, Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Guru

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Bangkitkan Kejayaan Tebu Probolinggo, Gus Haris Dorong Petani Sambut Era Baru Industri Gula

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:38 WIB

Gandeng PKDI dan Kejaksaan, DPMD Sumenep Perkuat Transparansi Pemerintahan Desa

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:34 WIB

PKDI Sumenep Hadiri Rakor Persiapan Penyuluhan Hukum, H. Ubaid: Pencegahan Lebih Penting dari Penindakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:09 WIB

Workshop Membatik Madura di Sumenep Dorong Pelajar Lestarikan Budaya Lokal

Berita Terbaru