Hingga Kini, Polisi Belum Temukan MR. X Pelaku Pembuang Bayi Terbungkus Kresek di Pabian Sumenep

Jumat, 21 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi MR. X (kiri), Bayi terbungkus plastik ditemukan warga di depan Rumah Sudahnan, warga Pabian Sumenep.(kanan)

Foto: Ilustrasi MR. X (kiri), Bayi terbungkus plastik ditemukan warga di depan Rumah Sudahnan, warga Pabian Sumenep.(kanan)

SUMENEP, Detikzone.id – Hingga kini, Polisi belum temukan MR.X, pelaku pembuang bayi baru lahir yang ditemukan terbungkus plastik oleh warga di Jl. Bromo Dusun Pasar Kayu RT 3 RW 1 Desa Pabian Kecamatan Kota Sumenep beberapa hari yang lalu.

Kepada Detikzone, Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, S.,S.H mengatakan, kasus pembuangan bayi masih dalam penyelidikan.

“Dalam lidik,” ujar AKP Widiarti, S., S.H.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun bayi yang ditemukan terbungkus kresek merah di pinggir jalan tersebut, kata Widi sudah dipindah ke RSUD Moh. Anwar Sumenep.

“Saat ini bayi sudah dipindahkan ke RSUD,” kata AKP Widiarti, S., S.H. Jumat, 21/06.

Sementara itu, Praktisi bahasa sekaligus administrator UKw Unitomo Surabaya asal Batang Batang, Ahmadi Neja sangat menyayangkan adanya peristiwa memilukan pembuangan bayi tak berdosa tersebut.

“Turut prihatin dengan peristiwa itu. Bayi yang seharusnya dirawat dengan baik malah justru dibuang dipinggir jalan. Polisi harus segera menangkap pelaku agar kejadian tersebut tidak terulang dan terulang kembali,” katanya.

Menurut pria yang juga berprofesi Dosen ini meminta kepolisian untuk memberikan efek jera terhadap pelaku pembuangan bayi.

“Harus diberikan efek jera, jika tidak maka seperti halnya memberikan peluang orang lain itu melakukan hal yang sama di kemudian hari,” tuturnya.

Ahmadi Neja mengajak generasi muda untuk menerapkan konsep hidup positif agar tidak terjerumus ke hal hal negatif.

“Hidup positif itu penting agar terhindar dari pergaulan bebas dan hal yang sangat merugikan diri sendiri, keluarga dan orang lain,” pesannya.

Diwartakan sebelumnya.

Warga Sumenep Kutuk Perbuatan Biadab Pembuang Bayi Baru Lahir.

Sumenep – Entah apa sebabnya, bayi perempuan baru lahir dibuang oleh manusia tak bertanggung jawab dan ditemukan warga bernama Moh. Ali Wahyudi, di Jl. Bromo Dusun Pasar Kayu RT 3 RW 1 Desa Pabian Kecamatan Kota Sumenep Kabupaten Sumenep.

Bayi tersebut ditemukan terbungkus plastik dalam kondisi sehat dan masih hidup di depan rumah Sudahnan.

Bayi malang berjenis kelamin perempuan itu ditemukan hari ini, Selasa 18 Juni 2024, sekitar pukul 11.30 wib.

Penurut keterangan Polisi, penemuan bayi itu berawal saat warga bernama Ali mendengar suara tangisan bayi.

“Namun setelah dihampiri, ternyata tangisan bayi berasal dari dalam plastik,” kata AKP Widiarti.

Mengetahui hal itu, Ali kemudian melaporkan ke Polres Sumenep dan juga memberitahu ke warga lainnya.

“Setelah itu, polisi bersama warga membuka bungkusan itu yang ternyata isinya bayi dalam kondisi hidup,” tuturnya.

Selanjutnya, anggota Polres Sumenep membawa sang bayi ke Puskesmas Pamolokan untuk mendapatkan perawatan medis.

“Saat ini Polres Sumenep sedang menyelidiki kasus ini untuk mencari ibu kandung bayi tersebut, dan kasus ini masih dalam proses penyelidikan,” tukasnya.

Sementara itu, Farid, warga Sumenep mengutuk aksi pembuangan bayi.

“Perbuatan itu merupakan perbuatan bejat dan terkutuk. Hanya berani berbuat namun tidak berani bertanggung jawab,” ucap Farid.

Jika diijinkan, Farid  ingin mengadopsi anak tak berdosa tersebut.

“Jika diijinkan saya akan adopsi dan akan membesarkan bayi tersebut,” tuturnya.

Farid berharap Polres melakukan penyelidikan intensif siapa pelaku pembuangan bayi.

“Segera lakukan penyelidikan siapa otak pelaku pembuangan bayi tak berdosa tersebut. Saya yakin, jika Polres bekerja serius akan diketahui siapa pelakunya,” tandas Farid.

 

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa
Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita
Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri
Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?
Perhiasan Emas 150 Gram Hilang Misterius, Keluarga di Sumenep Lapor Polisi
Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat
Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, Idah Hamida Desak Kejelasan Kasus Rp8,95 Miliar di Polrestabes Makassar

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?

Berita Terbaru