Usai Menggetarkan Indonesia Lewat Sederet Aksi Kemanusiaan Secara Masif, Founder BIP Ali Zainal Abidin Kini Luncurkan LBH Gratis untuk Masyarakat Kecil

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN— Gerakan kemanusiaan yang dibangun Founder Bani Insan Peduli (BIP), Ali Zainal Abidin, terus berkembang dan semakin menyita perhatian publik. Setelah sebelumnya mengguncang hati masyarakat lewat sederet aksi sosial penuh haru di berbagai daerah, kini BIP kembali melangkah lebih jauh dengan menghadirkan bantuan hukum gratis bagi rakyat kecil melalui LBH Bani Insan Peduli.

Langkah tersebut dinilai sebagai babak baru perjuangan sosial BIP Foundation. Jika sebelumnya organisasi itu dikenal aktif melalui santunan yatim dhuafa, bantuan kemanusiaan, pembangunan rumah tahfidz, hingga kegiatan sosial berskala besar, kini BIP mulai masuk pada perjuangan perlindungan hukum dan advokasi keadilan sosial bagi masyarakat kecil.

Kemunculan LBH Bani Insan Peduli langsung menjadi sorotan publik. Lembaga tersebut hadir membawa semangat kemanusiaan dan keberpihakan kepada masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan akses hukum karena keterbatasan ekonomi maupun minimnya pendampingan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui layanan bantuan hukum gratis, LBH Bani Insan Peduli membuka berbagai pendampingan mulai dari kasus pidana, perdata, sengketa tanah, perlindungan perempuan dan anak, advokasi HAM, mediasi sengketa, penyuluhan hukum, hingga pendampingan masyarakat saat menghadapi proses pemeriksaan hukum.

Langkah besar itu dianggap menjadi lanjutan dari rangkaian gerakan sosial BIP Foundation yang sebelumnya lebih dulu mengguncang perhatian masyarakat di berbagai daerah.

Sebelumnya, nama BIP Foundation sempat menjadi perbincangan luas usai menggelar kegiatan sosial besar di Bakorwil IV Pamekasan pada April 2026 lalu. Saat itu, ribuan anak penyandang disabilitas bersama orang tua mereka memadati lokasi kegiatan dalam suasana penuh haru dan kebersamaan.

Sekitar 2.000 anak berkebutuhan khusus hadir dalam kegiatan bertema Memetik Berkah melalui Senyum Anak-anak Surga. Kegiatan tersebut dinilai bukan sekadar agenda santunan biasa, melainkan menjadi simbol kuat bahwa gerakan sosial BIP mulai menyentuh kelompok masyarakat yang selama ini kerap berada di pinggir perhatian sosial.

Di tengah suasana yang menyentuh, BIP Foundation menghadirkan ruang penerimaan dan kesetaraan bagi anak-anak disabilitas agar mereka tidak lagi merasa berbeda di tengah masyarakat. Kehadiran fasilitas ramah disabilitas serta perhatian penuh selama kegiatan berlangsung membuat banyak keluarga merasa diperhatikan, bukan hanya secara materi tetapi juga secara emosional dan sosial.

Bagi sejumlah orang tua, kegiatan tersebut menjadi momen langka yang memberi semangat baru bagi anak-anak mereka. Tidak sedikit yang merasa bahwa anak-anak penyandang disabilitas akhirnya mendapatkan ruang untuk dihargai dan diterima secara lebih luas di tengah masyarakat.

Rangkaian kegiatan itu kemudian memperkuat citra BIP Foundation sebagai gerakan kemanusiaan yang tidak hanya fokus pada bantuan sosial sesaat, tetapi juga mencoba membangun kepedulian sosial dan inklusivitas di tengah masyarakat.

Tak hanya itu, BIP Foundation sebelumnya juga telah menggelar berbagai kegiatan sosial berskala besar di sejumlah daerah lainnya. Di Kabupaten Sumenep, ribuan warga dari kalangan dhuafa, pekerja informal hingga penyandang disabilitas turut hadir dalam kegiatan sosial yang digelar BIP pada Maret 2026.

Sementara di Pamekasan, program buka puasa bersama dan belanja kebutuhan Lebaran bersama sekitar 3.000 anak yatim bahkan menjadi perhatian nasional hingga mendapatkan pengakuan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Publik juga sempat dibuat haru saat BIP Tour berlangsung di berbagai daerah Jawa Timur hingga Jawa Barat. Di Malang, ratusan lansia menangis saat dipeluk langsung oleh Ali Zainal Abidin di Yayasan Griya Lansia. Sedangkan di Lamongan, BIP Foundation menyalurkan bantuan sosial lebih dari Rp1 miliar untuk yayasan, pembangunan masjid, ambulans hingga bantuan bagi pasien ODGJ.

Puncaknya terjadi saat peresmian Istana Tahfidz Alquran MBS di lingkungan IAI Tihamah Cirebon. Bangunan tersebut dipersiapkan menjadi rumah lahirnya generasi penghafal Alquran dari kalangan yatim, dhuafa dan fuqoro’.

Di hadapan ratusan jamaah yang hadir saat itu, suasana haru pecah ketika Ali Zainal Abidin menyampaikan tekad hidupnya untuk terus mengabdikan diri bagi masyarakat kecil, anak yatim dan kaum dhuafa.

Rangkaian aksi sosial itulah yang kini dinilai menjadi penggiring kuat lahirnya berbagai program lanjutan BIP Foundation, termasuk gerakan bantuan hukum gratis melalui LBH Bani Insan Peduli.

Sejak berdiri pada 2023, BIP Foundation terus memperluas jangkauan gerakannya ke berbagai daerah seperti Madura, Malang, Pasuruan hingga Cirebon. Gerakan itu tidak hanya menghadirkan bantuan sosial, tetapi juga mencoba membangun ruang kepedulian, pendidikan, kemanusiaan, dan perjuangan keadilan sosial bagi masyarakat luas.

Kini, dengan kombinasi gerakan sosial, santunan yatim dhuafa, pendidikan Alquran, bantuan kemanusiaan hingga advokasi hukum gratis, nama Ali Zainal Abidin semakin dikenal sebagai figur yang membangun gerakan kemanusiaan dengan pendekatan sosial, spiritual dan perjuangan keadilan sekaligus.

Bagi BIP Foundation, kemanusiaan bukan sekadar memberi bantuan sesaat, tetapi memastikan masyarakat kecil tetap memiliki harapan, perlindungan, dan tempat untuk diperjuangkan.

Berita Terkait

Mahasiswa Pamekasan Jadikan Nobar “Pesta Babi” sebagai Ruang Refleksi Sosial dan Kemanusiaan
Founder BIP Ali Zainal Abidin: Tidak Akan Ada Benarnya di Mata Manusia, Cukup Wa Ila Rabbika Farghab
PC DMI dan MUI Sangkapura serta LTMNU Bawean Dorong Penguatan Takmir Lewat Kegiatan Turba
Bumi Pamekasan Terancam, PMII Desak Penertiban Tambang Ilegal
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Ucapkan Selamat Ultah Bupati Fauzi, H. Hosnan Apresiasi Kepemimpinan yang Amanah
Dari Mekkah, Kades Pangarangan Sekaligus Penasehat PKDI Sumenep Sampaikan Doa Haru untuk Bupati Fauzi di Usia ke-47
PKDI Sumenep Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-47, H. Ubaid Doakan Achmad Fauzi Tetap Istiqomah Jadi Pemimpin yang Dekat dengan Rakyat
Selamat Ulang Tahun ke-47 Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Sosok Pemimpin yang Tumbuh dari dan untuk Rakyat

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:06 WIB

Mahasiswa Pamekasan Jadikan Nobar “Pesta Babi” sebagai Ruang Refleksi Sosial dan Kemanusiaan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:49 WIB

Founder BIP Ali Zainal Abidin: Tidak Akan Ada Benarnya di Mata Manusia, Cukup Wa Ila Rabbika Farghab

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:21 WIB

PC DMI dan MUI Sangkapura serta LTMNU Bawean Dorong Penguatan Takmir Lewat Kegiatan Turba

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:09 WIB

Bumi Pamekasan Terancam, PMII Desak Penertiban Tambang Ilegal

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:45 WIB

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Ucapkan Selamat Ultah Bupati Fauzi, H. Hosnan Apresiasi Kepemimpinan yang Amanah

Berita Terbaru

OLAHRAGA

IPSI Sumenep Matangkan SDM Pencak Silat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:28 WIB

OLAHRAGA

Madura Tidak Pernah Tamat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:57 WIB

NASIONAL

Kematangan Iman Teruji dari Sikap Menghargai Perbedaan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:51 WIB