IPSI Sumenep Matangkan SDM Pencak Silat

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sumenep terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga bela diri tradisional. Salah satunya melalui kegiatan Penataran Pelatih dan Wasit Juri yang digelar di GOR Indoor Bela Diri A. Yani Sumenep, Sabtu hingga Minggu (23–24/05/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 40 peserta dari 14 perguruan pencak silat se-Kabupaten Sumenep. Penataran ini menjadi bagian dari upaya IPSI untuk meningkatkan mutu kepelatihan dan profesionalisme wasit juri dalam mendukung perkembangan prestasi atlet pencak silat di daerah.

Dalam pelaksanaannya, IPSI Sumenep menghadirkan tiga pemateri berpengalaman, yakni Nawir, Untung Effendy, dan Silvianita. Selama dua hari, peserta dibekali berbagai materi penting mulai dari teknik kepelatihan, regulasi pertandingan terbaru, hingga mekanisme penilaian wasit juri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Dewan Wasit Juri IPSI Kabupaten Sumenep, Untung Effendy, mengatakan peningkatan kapasitas SDM menjadi fokus utama dalam agenda tersebut.

Ia berharap, melalui penataran itu para pelatih dan wasit juri dapat semakin profesional serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan prestasi pencak silat di Kabupaten Sumenep.

Acara pembukaan juga dihadiri langsung Ketua IPSI Kabupaten Sumenep, Santoso, bersama jajaran pengurus pleno lainnya. Dalam sambutannya, Santoso mengapresiasi semangat panitia dan antusiasme peserta yang dinilai memiliki komitmen besar terhadap kemajuan olahraga pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan mampu membawa dampak positif bagi pembinaan atlet, sehingga prestasi pencak silat Sumenep dapat terus berkembang hingga level regional maupun nasional.

“Kami sangat mengapresiasi semangat panitia dan peserta. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi pembinaan dan prestasi pencak silat, mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional,” pungkasnya.

Berita Terkait

Mbak Wali Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat Kediri, Perkuat Kebersamaan
Sabuk Wali Kota Kediri Jadi Panggung Sportivitas, 118 Atlet Bertarung di “Tarung Juara Sejati”
Final Piala Dunia 2026 Satukan Sumenep, Kapolresta Ariek Nobar Bersama Warga, Spanyol Juara Lewat Gol Dramatis Ferran Torres
Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Koramil Pesantren Kediri Gelar Nobar Piala Dunia 2026
Kades Daifi: Suwari FC Cup Bukan Sekadar Mencari Juara, tetapi Mempererat Persaudaraan
Rayakan HUT ke-73 Hizbul Wathan, Festival Sepak Bola U-10 di Pasongsongan Siap Jadi Panggung Talenta Muda Sumenep
Sumenep Jadi Panggung Lahirnya Bintang Voli Pasir Jatim, Kejurprov U-17 Siapkan Atlet Menuju Kejurnas 2026
MANAFERA FUTSAL CUP 2026 Besutan Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Jadi Ajang Kompetisi Futsal Pelajar Se-Jateng DIY

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:23 WIB

Mbak Wali Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat Kediri, Perkuat Kebersamaan

Senin, 20 Juli 2026 - 13:20 WIB

Sabuk Wali Kota Kediri Jadi Panggung Sportivitas, 118 Atlet Bertarung di “Tarung Juara Sejati”

Senin, 20 Juli 2026 - 13:18 WIB

Final Piala Dunia 2026 Satukan Sumenep, Kapolresta Ariek Nobar Bersama Warga, Spanyol Juara Lewat Gol Dramatis Ferran Torres

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:18 WIB

Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Koramil Pesantren Kediri Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:12 WIB

Kades Daifi: Suwari FC Cup Bukan Sekadar Mencari Juara, tetapi Mempererat Persaudaraan

Berita Terbaru