SUMENEP — Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sumenep terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga bela diri tradisional. Salah satunya melalui kegiatan Penataran Pelatih dan Wasit Juri yang digelar di GOR Indoor Bela Diri A. Yani Sumenep, Sabtu hingga Minggu (23–24/05/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 40 peserta dari 14 perguruan pencak silat se-Kabupaten Sumenep. Penataran ini menjadi bagian dari upaya IPSI untuk meningkatkan mutu kepelatihan dan profesionalisme wasit juri dalam mendukung perkembangan prestasi atlet pencak silat di daerah.
Dalam pelaksanaannya, IPSI Sumenep menghadirkan tiga pemateri berpengalaman, yakni Nawir, Untung Effendy, dan Silvianita. Selama dua hari, peserta dibekali berbagai materi penting mulai dari teknik kepelatihan, regulasi pertandingan terbaru, hingga mekanisme penilaian wasit juri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Dewan Wasit Juri IPSI Kabupaten Sumenep, Untung Effendy, mengatakan peningkatan kapasitas SDM menjadi fokus utama dalam agenda tersebut.
Ia berharap, melalui penataran itu para pelatih dan wasit juri dapat semakin profesional serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan prestasi pencak silat di Kabupaten Sumenep.
Acara pembukaan juga dihadiri langsung Ketua IPSI Kabupaten Sumenep, Santoso, bersama jajaran pengurus pleno lainnya. Dalam sambutannya, Santoso mengapresiasi semangat panitia dan antusiasme peserta yang dinilai memiliki komitmen besar terhadap kemajuan olahraga pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan mampu membawa dampak positif bagi pembinaan atlet, sehingga prestasi pencak silat Sumenep dapat terus berkembang hingga level regional maupun nasional.
“Kami sangat mengapresiasi semangat panitia dan peserta. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi pembinaan dan prestasi pencak silat, mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional,” pungkasnya.








