Otak Pembuang Bayi Terbungkus Plastik Merah Dikabarkan Sudah Diringkus

Senin, 24 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Mapolres Sumenep (kiri), bayi tak berdosa (kanan )

Foto: Mapolres Sumenep (kiri), bayi tak berdosa (kanan )

SUMENEP, Detikzone.id – Kabar Baik. Otak pelaku pembuangan bayi baru lahir terbungkus kresek merah di depan rumah Sudahnan desa Pabian dikabarkan  telah diringkus.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Detikzone.id, pelaku diamankan Satreskrim Polres Sumenep setelah beberapa hari melakukan penyelidikan intensif.

“Kabarnya sudah diamankan Polres Sumenep,” kata AD warga Pabian Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara, berkaitan dengan pembuangan  bayi baru lahir tersebut, Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, S., S.H dalam group  Mitra Humas mengundang awak media untuk menghadiri Konferensi Pers.

“Sebagai info awal, hari Senin tanggal 24 Juni 2024 pukul 13.00 wib konferensi pers ungkap kasus pembuangan bayi di Desa Pabian,” tulis AKP Widiarti.

Pengungkapan kasus kejahatan luar biasa oleh Polres Sumenep akan menjadi cambuk bagi pelaku kejahatan serupa untuk tidak main main dengan hukum.

Pengungkapan itu tentu akan menjadi efek jera bagi pelaku dan meminimalisir terjadinya kejahatan serupa di kemudian hari.

Ahmadi Neja, Praktisi Bahasa sekaligus administrator Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Unitomo asal Kecamatan Batang- Batang mengapresiasi penangkapan pelaku pembuangan bayi baru lahir.

“Jika memang telah ditangkap, saya memberikan apresiasi yang setinggi tingginya terhadap Polres Sumenep,” ucapnya singkat.

Saat ini, bayi malang yang tak berdosa tersebut dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moh. Anwar  Sumenep dan mendapat penanganan intensif.

Direktur Utama RSUD Moh. Anwar Sumenep, dr. H. Erliyati, M. Kes memastikan bayi tersebut akan ditangani dengan pelayanan yang terbaik.

“Tentu, RSUD Sumenep akan memberikan penanganan ekstra dan pelayanan terbaik untuk bayi tersebut,” kata dr. H. Erliyati kepada Detikzone. Jumat, 21/06.

Srikandi kesehatan kebanggaan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo ini menyebut, bayi yang ditemukan warga beberapa hari yang lalu itu dirawat di
Ruangan NICU (Neonatal Intensive Care Unit) dan PICU (Pediatric Intensive Care Unit).

“Nicu dan Picu adalah ruang perawatan intensif untuk bayi dan anak-anak yang memerlukan pengobatan serta perawatan khusus, guna mencegah dan mengobati terjadinya kegagalan organ-organ vital,” ucap dr. H. Erliyati.

Sebab, menurut perempuan yang seringkali mendapat penghargaan lantaran inovasinya ini, bayi yang baru lahir sangat rentan bermasalah.

“Oleh karena,  bayi tersebut akan tinggal di RSUD sampai stabil,” ungkapnya.

Setelah nanti dinyatakan stabil, lanjut dr. H Erliyati, bayi tersebut akan diambil oleh Dinas Sosial.

“Setelah nanti kondisi bayi stabil maka akan diambil oleh Dinsos,” tandasnya.

Penulis : Igusty -Amin

Sumber Berita : Detikzone.id

Berita Terkait

Polres Probolinggo Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan di Halaman DPRD
Tuduhan Keterlibatan Oknum Polisi di Sumenep dalam Transaksi Kendaraan Bermasalah Dinilai Tidak Berdasar
KONI Sampang Apresiasi Atlet dan Berikan Reward, Cabor Menembak Jadi Penyumbang Medali Terbanyak
Di Tengah Gempuran Mafia Cukai oleh KPK, Rokok Bodong Malang Masih Aman Sentosa, Aktivis Desak Periksa KRS yang Diduga Jadi Otak Rokok Bodong Jaringan Gelap
Darurat MBG di Pamekasan, KNPI Soroti Dapur Tanpa IPAL dan Tantang Ketegasan Pemerintah
CV Ayunda Pamekasan Tegaskan Tidak Terlibat Pita Cukai KW, Nyatakan Siap Ambil Langkah Hukum atas Dugaan Pencatutan Nama Perusahaan
Hilang Sehari, Lansia di Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polisi Pastikan Tanpa Unsur Pidana
PORSADIN VII Sangkapura Sukses Digelar, Ini Daftar Juaranya

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 18:16 WIB

Polres Probolinggo Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan di Halaman DPRD

Kamis, 30 April 2026 - 16:17 WIB

Tuduhan Keterlibatan Oknum Polisi di Sumenep dalam Transaksi Kendaraan Bermasalah Dinilai Tidak Berdasar

Rabu, 29 April 2026 - 16:27 WIB

KONI Sampang Apresiasi Atlet dan Berikan Reward, Cabor Menembak Jadi Penyumbang Medali Terbanyak

Rabu, 29 April 2026 - 10:13 WIB

Di Tengah Gempuran Mafia Cukai oleh KPK, Rokok Bodong Malang Masih Aman Sentosa, Aktivis Desak Periksa KRS yang Diduga Jadi Otak Rokok Bodong Jaringan Gelap

Selasa, 28 April 2026 - 18:45 WIB

Darurat MBG di Pamekasan, KNPI Soroti Dapur Tanpa IPAL dan Tantang Ketegasan Pemerintah

Berita Terbaru