Buka Festival Desa Wisata, Bupati Sumenep Yakini Potensi Pariwisata dan Ekonomi Semakin Tumbuh 

Kamis, 27 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat mendatangi stand peserta Festival Desa Wisata 2024.

Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat mendatangi stand peserta Festival Desa Wisata 2024.

Sumenep, Detikzone.id- Sebagai upaya mempromosikan potensi pariwisata, Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Festival Desa Wisata 2024.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Festival Desa Wisata akan berlangsung  selama tiga hari mulai 27 hingga 29 Juni 2024

Sebanyak 27 Kecamatan se-Kabupaten Sumenep mengikuti festival ini guna memperkenalkan potensi desa wisata unggulan di setiap daerahnya.

Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi Dinas PMD Sumenep dan Disbudporapar.

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sumenep akan terus mengakomodir program unggulan, salah satunya menghidupkan perekonomian desa melalui pariwisata dan pengembangan UMKM.

“Pengembangan dan pembinaan desa wisata akan terus kita dorong sebagai perwujudan komitmen kami, dan saya yakin kedepannya potensi pariwisata dan perekonomian masyarakat Sumenep akan terus tumbuh,” ujar Bupati.

Selain itu, Bupati menyebut bahwa Festival desa Wisata 2024 dapat membangun jejaring antara kecamatan dan desa, agar selalu berinovasi dan berkreasi dalam pengembangan potensi wisata lokal.

“Dalam mengembangkan destinasi wisata tentunya melibatkan peran penuh desa untuk melakukan terobosan, seperti promosi dan pemasaran pariwisata, supaya mampu menarik wisatawan berkunjung ke desanya,” jelasnya.

Bupati menegaskan, Festival desa Wisata akan meningkatkan nilai jual dan daya tarik pariwisata kepada masyarakat.

“Potensi wisata dengan mengedepankan pemberdayaan masyarakat jelas berefek positif terhadap perekonomian di desanya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Belanja BPPKAD Probolinggo Disorot, Ratusan Paket Administratif, Klarifikasi Normatif Dinilai Menghindari Substansi
Pate Alos: Gerbang Baru Diplomasi Ekonomi Situbondo
Surat Resmi Tak Dijawab, BPPKAD Probolinggo Klaim Klarifikasi Lewat WhatsApp
Sekda Sumenep 2026 di Titik Krusial: Mampukah Kuda Putih dan Kuda Terbang Menahan Laju Kuda Hitam?
Maduratani Award 2026: Sinergi Media dan Daerah Bangun Pertanian Madura
Skandal Mamin BPPKAD Probolinggo: Rp1,1 Miliar Diduga Dikuasai Perorangan
Bupati Sumenep: Bantuan Stimulan Dua Wujud Nyata Tanggung Jawab Pemkab
Penyuluhan Intensif PPL BPP Pasongsongan Sumenep Bantu Petani Maksimalkan Panen

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 11:30 WIB

Belanja BPPKAD Probolinggo Disorot, Ratusan Paket Administratif, Klarifikasi Normatif Dinilai Menghindari Substansi

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:56 WIB

Pate Alos: Gerbang Baru Diplomasi Ekonomi Situbondo

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:31 WIB

Surat Resmi Tak Dijawab, BPPKAD Probolinggo Klaim Klarifikasi Lewat WhatsApp

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:20 WIB

Sekda Sumenep 2026 di Titik Krusial: Mampukah Kuda Putih dan Kuda Terbang Menahan Laju Kuda Hitam?

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:36 WIB

Maduratani Award 2026: Sinergi Media dan Daerah Bangun Pertanian Madura

Berita Terbaru