Madura Night Vaganza 2024 di Panglegur Sumenep Dorong Inovasi OPD dan Kecamatan

Kamis, 5 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Stand Diskominfo Sumenep

Foto: Stand Diskominfo Sumenep

Sumenep, Detikzone.id- Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar pameran pembangunan melalui Madura Night Vaganza 2024 dalam rangka menggerakkan inovasi OPD dan Kecamatan. Kamis, 05/08/2024.

Kegiatan tersebut dibuka malam ini di Stadion A. Yani, Jl. Panglegur, desa Pabian Sumenep.

Kegiatan tersebut akan dihibur 4 group musik tongtong dan 20 penari kreasi.

Foto: Panitia Group musik tongtong telah melakukan persiapan untuk tampil menghibur pada acara Madura Night Vaganza 2024 di Stadion GOR A. Yani Sumenep

Festival ini jadi momentum spesial dan positif bagi Kabupaten Sumenep lantaran diikuti oleh 13 Kabupaten Tapal Kuda, 27 Kecamatan, 27 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD, BUMN, semua Perbankan, instansi vertikal, Rumah Sakit swasta, dan puluhan perusahan.

Madura Night Vaganza 2024 dikonsep bukan hanya hiburan semata, namun sebagai media untuk menunjukkan hasil pembangunan, pelayanan publik, karya, layanan jasa yang berhubungan langsung dengan masyarakat, prestasi, serta produk produk unggulan melalui UMKM.

Di lokasi, puluhan unit wahana permainan, bazar UMKM dan berbagai hiburan seni unggulan juga telah disiapkan.

Sementara, kegiatan Madura Culture Festival 7 September 2024, akan disemarakkan beragam kegiatan yakni JJS, fashion batik, drumband pelajar, festival canmacanan, tongtong serek hingga parade batik yang diikuti oleh Forkopimda, OPD dan Camat bersama sang istri.

Bupati Sumenep memastikan, event Madura Night Vaganza- Madura Culture Festival akan berlangsung semarak.

“Kegiatan ini pasti berlangsung semarak karena dikonsep berbeda dan menarik,” katanya.

Menurun Fauzi, event tersebut menjadi momentum penting dalam memajukan sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

“Festival ini tidak hanya menjadi panggung bagi OPD, Kecamatan, BUMD, BUMN, instansi vertikal dan swasta dan para seniman lokal tetapi juga merupakan kesempatan emas bagi para pelaku UMKM untuk menunjukkan produk-produk unggulan agar semakin dikenal masyarakat. Apalagi, kegiatan ini diikuti 13 Kabupaten Tapal Kuda,” ungkapnya.

Kegiatan ini, menurut Bupati akan memberi inspirasi sekaligus menyatukan semangat gotong royong jajaran pemerintah daerah.

“Kegiatan ini akan memotivasi seluruh jajaran pemerintah daerah agar memupuk semangat kebersamaan, menggerakkan inovasi dalam rangka membangun Kabupaten Sumenep lebih sejahtera,” ungkapnya.

Penulis : Igusty - Amin

Berita Terkait

Belanja BPPKAD Probolinggo Disorot, Ratusan Paket Administratif, Klarifikasi Normatif Dinilai Menghindari Substansi
Pate Alos: Gerbang Baru Diplomasi Ekonomi Situbondo
Surat Resmi Tak Dijawab, BPPKAD Probolinggo Klaim Klarifikasi Lewat WhatsApp
Sekda Sumenep 2026 di Titik Krusial: Mampukah Kuda Putih dan Kuda Terbang Menahan Laju Kuda Hitam?
Maduratani Award 2026: Sinergi Media dan Daerah Bangun Pertanian Madura
Skandal Mamin BPPKAD Probolinggo: Rp1,1 Miliar Diduga Dikuasai Perorangan
Bupati Sumenep: Bantuan Stimulan Dua Wujud Nyata Tanggung Jawab Pemkab
Penyuluhan Intensif PPL BPP Pasongsongan Sumenep Bantu Petani Maksimalkan Panen

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 11:30 WIB

Belanja BPPKAD Probolinggo Disorot, Ratusan Paket Administratif, Klarifikasi Normatif Dinilai Menghindari Substansi

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:56 WIB

Pate Alos: Gerbang Baru Diplomasi Ekonomi Situbondo

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:31 WIB

Surat Resmi Tak Dijawab, BPPKAD Probolinggo Klaim Klarifikasi Lewat WhatsApp

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:20 WIB

Sekda Sumenep 2026 di Titik Krusial: Mampukah Kuda Putih dan Kuda Terbang Menahan Laju Kuda Hitam?

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:36 WIB

Maduratani Award 2026: Sinergi Media dan Daerah Bangun Pertanian Madura

Berita Terbaru