Bupati Fauzi Terus Gedor Program ASRI Demi Sumenep Bersih dan Bebas Kumuh

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudu

Foto ; Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudu

SUMENEP – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat tak lagi sebatas wacana. Di bawah kepemimpinan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Gerakan Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) kini digelorakan setiap Jumat, menjadi denyut rutin yang menggugah kesadaran kolektif masyarakat.

Setiap pekan, suasana kota berubah. Aparatur pemerintah, petugas kebersihan, hingga masyarakat turun langsung menyisir jalanan, selokan, dan titik-titik kumuh yang selama ini terabaikan. Dari Jalan dr. Cipto, jalan lingkar, hingga Jalan KH. Mansyur, gerakan ini menjelma menjadi simbol perlawanan terhadap lingkungan kotor.

Bukan sekadar bersih-bersih, ini adalah gerakan moral. Pemerintah ingin memastikan bahwa kebersihan menjadi budaya, bukan kegiatan sesaat yang mudah dilupakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa seluruh kekuatan dikerahkan tanpa setengah hati. Armada dan personel diterjunkan demi memastikan setiap sudut kota kembali bersih dan layak huni.

“Gerakan ini kami lakukan secara menyeluruh, tidak hanya di pusat kota, tapi juga hingga kecamatan dan desa,” ujarnya.

Semangat ASRI pun merambat ke seluruh wilayah. Camat, lurah, kepala desa bersama masyarakat melaksanakan “Jumat Bersih” di lingkungan masing-masing. Kolaborasi diperkuat dengan keterlibatan TNI, Polri, hingga berbagai instansi lainnya.

Di balik rutinitas itu, tersimpan tujuan besar: mencegah penyakit akibat lingkungan kotor, menghindari genangan air saat hujan, serta membangun kesadaran agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa gerakan ini harus menjadi kebiasaan yang melekat. Sebab, masa depan kota tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kepedulian warganya terhadap lingkungan.

Setiap Jumat kini bukan lagi hari biasa di Sumenep. Ia menjadi momentum perubahan, hari di mana kesadaran, gotong royong, dan harapan bertemu untuk menciptakan kota yang bersih, sehat, dan bermartabat.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Tingkatkan Keselamatan Wisatawan Bromo, Wabup Probolinggo Resmikan Rest Area Bromo Safety Initiative
Suhu Dingin Tak Biasa Selimuti Kediri Raya, BPBD Minta Warga Waspada Fenomena Bediding
Api Perjuangan Bung Karno Menyala di Madura, 113 Peserta Berebut Piala Bupati Sumenep
Taufiq Hidayat Menang Telak di Pilkades PAW Sumberanyar Situbondo, Raih Suara Tertinggi dan Kantongi Amanah Warga
Dari Ruang Pelatihan ke Ruang Pelayanan, ASN Probolinggo Didorong Buktikan Kinerja Nyata
Mbak Wali Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak di Haflah Tasyakur Akhirussanah Lembaga Pendidikan Yayasan Ponpes Al Amien 
Bumdes Kebunagung Sumenep Panen Telur, Polisi Hadir Dorong Kemandirian Pangan
Jejak Digital ASN Diskominfo Sumenep Berbuah Penghargaan Nasional, Gunawan Sujana Raih Juara 3 Kategori ASN Ajak ASN di HUT BKN

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:36 WIB

Tingkatkan Keselamatan Wisatawan Bromo, Wabup Probolinggo Resmikan Rest Area Bromo Safety Initiative

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:56 WIB

Suhu Dingin Tak Biasa Selimuti Kediri Raya, BPBD Minta Warga Waspada Fenomena Bediding

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:25 WIB

Api Perjuangan Bung Karno Menyala di Madura, 113 Peserta Berebut Piala Bupati Sumenep

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:14 WIB

Taufiq Hidayat Menang Telak di Pilkades PAW Sumberanyar Situbondo, Raih Suara Tertinggi dan Kantongi Amanah Warga

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:46 WIB

Dari Ruang Pelatihan ke Ruang Pelayanan, ASN Probolinggo Didorong Buktikan Kinerja Nyata

Berita Terbaru