Ikuti Parade Batik Bareng Istri, Kepala Bakesbangpol Sumenep : Batik Adalah Simbol Persatuan dan Keberagaman

Senin, 9 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Bakesbangpol Sumenep bersama sang istri

Foto: Kepala Bakesbangpol Sumenep bersama sang istri

Sumenep, Detikzone.id- Manfaatkan momentum romantis pagelaran budaya Parade Batik dalam rangkaian Madura Culture Festival, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Sumenep Drs. Achmad Dzulkarnaen tampil menawan bareng sang istri. Minggu, 08/09, malam.

Pasangan setia ini menampillkan busana couple milik desainer Didik Cako, yakni batik Canteng Koneng. Minggu, 08/09, malam.

Batik yang sudah menembus pasar luar negeri tersebut memiliki motif dan warna ciri khas mewah, sehingga siapapun yang memakainya akan terlihat berwibawa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Batik tersebut merupakan hasil produksi tangan kreatif anak muda Sumenep.

Keduanya tampil pada grand final fashion show ‘Sumenep Batik Festival 2024’ di GOR A. Yani Sumenep, Minggu, 08/9/2024, malam.

Bersama sang pujaan hati, Nahkoda Bakesbangpol layaknya peragawan dan peragawati profesional yang tampil penuh percaya diri.

Dihadapan ribuan pasang mata Achmad Dzulkarnaen menggandeng mesra istrinya seraya melambaikan tangan menyapa penonton.

Keduanya berlenggak lenggok mengikuti ritme musik, bahkan atraksi pose.

Kepala Bakesbangpol Sumenep mengatakan, batik memiliki nilai budaya yang sangat tinggi yang semakin populer dan diminati oleh masyarakat Indonesia maupun dunia.

“Melalui Batik Festival ini generasi muda dapat belajar lebih banyak tentang batik. Hal ini penting untuk memastikan warisan budaya ini tetap hidup dan diteruskan kepada generasi mendatang,” katanya.

Menurutnya, setiap motif batik memiliki makna dan cerita yang terkait dengan budaya.

Batik juga merupakan simbol identitas budaya.

“Batik adalah simbol persatuan dan keanekaragaman. Semoga Indonesia terus bersatu dalam keberagaman,” ucapnya.

“Oleh karenanya, melalui momentum Batik festival ini diharapkan dapat menguatkan kebersamaan dan silaturahmi dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, Parade Fashion Show Batik Pentahelix merupakan rangkaian acara Madura Culture Festival 2024 untuk promosi nilai seni dan budaya serta menghidupkan ekonomi kerakyatan.

 

Penulis : Igusty - Amin

Berita Terkait

Pemkab Probolinggo Tegaskan Kepatuhan Digitalisasi Pengadaan, Siap Gelar PBJ SAE Awards 2026
Siasati Efisiensi Anggaran, Pemkab Probolinggo Jajaki Skema Creative Financing lewat KPBU
Ansor Bawean Gaungkan Dakwah Kultural, Tradisi Lokal Jadi Benteng Akidah
Muskab KORPRI Sumenep: Wabup Tegaskan ASN Harus Solid, Adaptif, dan Siap Layani Publik Lebih Cepat
Keraton Sumenep Tak Sekadar Bangunan Tua, FSKN dan BPK Jatim Perkuat Upaya Pelestarian Budaya
Pariwara Antikorupsi 2026 Jadi Gerakan Masif Tanamkan Budaya Anti Korupsi di Probolinggo
Optimalkan Tata Kelola Pariwisata, Pemkab Probolinggo Gelar Sosialisasi Tiket Online Kawasan Bromo
KBPPPA Gresik Tekankan Kolaborasi untuk Tangani Kekerasan Perempuan dan Anak di Bawean

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:25 WIB

Pemkab Probolinggo Tegaskan Kepatuhan Digitalisasi Pengadaan, Siap Gelar PBJ SAE Awards 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:22 WIB

Siasati Efisiensi Anggaran, Pemkab Probolinggo Jajaki Skema Creative Financing lewat KPBU

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:09 WIB

Ansor Bawean Gaungkan Dakwah Kultural, Tradisi Lokal Jadi Benteng Akidah

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:35 WIB

Muskab KORPRI Sumenep: Wabup Tegaskan ASN Harus Solid, Adaptif, dan Siap Layani Publik Lebih Cepat

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:30 WIB

Keraton Sumenep Tak Sekadar Bangunan Tua, FSKN dan BPK Jatim Perkuat Upaya Pelestarian Budaya

Berita Terbaru