FKUB Pamekasan Ajak Seluruh Pihak Wujudkan Pilkada Damaj dan Guyub

Rabu, 18 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, Menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2024, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pamekasan menggelar pertemuan tokoh lintas agama dengan tema ‘Wawasan Kebangsaan Menuju Pilkada Damai’, di Mandhapa Agung Ronggosukowati Pamekasan, Rabu (18/9/2024).

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua FKUB Jawa Timur, Kasubdit Politik Intelkam Polda Jatim, Bakesbangpol Jawa Timur, Ketua FKUB Kabupaten Pamekasan, Kapolres Pamekasan.

Selain itu, kegiatan ini juga turut diikuti oleh pengurus FKUB, FKPUB, FKUB, dan tokoh-tokoh lintas agama lainnya se-Kabupaten Pamekasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua FKUB Jawa Timur Kiai A. Hamid Syarif mengapresiasi kegiatan pertemuan tokoh lintas agama yang digagas FKUB Kabupaten Pamekasan.

Menurutnya, pelaksanaan pilkada 2024 ini diharapkan bisa berjalan dengan lancar, aman, damai, dan guyub.

“Pilkada dimana pun, mayoritas yang ikut itu umat beragama. Dan kami, sebagai ketua FKUB berharap semua pengurus FKUB kabupaten /kota se Jawa Timur agar supaya punya peran,” katanya.

Pihaknya mengungkapkan bahwa peran yang dimaksud, bagaimana FKUB menjadi motor dalam memberikan edukasi terhadap umatnya, baik di gereja, kelenteng, dan masjid, untuk menjadi bagian dari masyarakat yang menjaga kondusifitas, menghindari isu SARA dan hoaks.

Kiai A. Hamid Syarif mengatakan, isu SARA dan hoaks harus dihindari semaksimal mungkin. Karena walau bagaimanapun itu sangat merugikan umat. Terutama kepada agamanya itu sendiri, baik itu Islam, Kristen, dan lainnya.

“Yang paling dirugikan kalau isu SARA itu umat Islam. Di Pamekasan mayoritas Islam kan, jadi kalau ada isu SARA, siapa lagi kalau bukan sesama umat Islam. Agama lain, kan kecil disini. Kalau nanti isu SARA itu terjadi di kalangan umat Islam, yang rugi kita sendiri,” tuturnya.

Dia pun berharap, agar para imam, pastur, biarawan, dan pemuka agama yang memiliki kompetensi dan memiliki korelatif dengan umat agar selalu menggaungkan perdamaian, dan pilkada damai ini.

“Sehingga umat itu tenang. Tetap ikut pilkada, tapi tenang. Dengan rasa aman, damai, pergi ke TPS,” imbuhnya.

Sementara Ketua FKUB Kabupaten Pamekasan KH. Abd Mu’id Khozin mengatakan, kegiatan dialog ini merupakan ajang silaturahmi, bukan hanya Pamekasan, tapi se-Madura.

“Intinya ada seruan moral agar supaya masyarakat yang memiliki hak pilih tidak golput. Kemudian, jadikan Pilkada Serentak 2024 ini betul-betul demokratis. Jadi tidak ada saling benci, atau mungkin saling menjelekkan, sehingga pilkada ini berjalan damai dan tidak ada rintangan, berjalan lancar sesuai dengan pilihan kehendak masyarakat masing-masing,” katanya.

Pihaknya menegaskan, secara kelembagaan, FKUB harus menjaga netralitas tidak boleh terlibat ke politik praktis. Untuk itu, kata KH. Abd Mu’id Khozin, FKUB di Pamekasan sudah terbentuk di kecamatan-kecamatan, yang memudahkan koordinasi apabila ada permasalahan.

“Bahkan di tingkat desa ada. Hal ini membuat koordinasinya lebih enak, jika ada masalah yang harus diselesaikan, maka FKUB di tingkat kecamatan juga bertanggung jawab atas hal itu,” ungkapnya.

Pihaknya menegaskan jika FKUB se-Madura, khususnya Pamekasan berkomitmen untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam pilkada damai, menghindari isu SARA dan hoaks.

“Ini sangat penting, makanya semua sarana ibadah tidak boleh difungsikan untuk meletakkan sesuatu yang dapat menggangu kerukunan umat beragama. Masjid, gereja, dan kelenteng dilarang untuk dipasangkan gambar-gambar para calon,” tegasnya.

Sementara Sekretaris FKUB Pamekasan Sapto Wahyono mengajak agar semua FKUB kabupaten/kota agar juga menggelar kegiatan sebagaimana yang telah dilakukan FKUB Kabupaten Pamekasan.

“Sehingga upaya merukunkan umat beragama terutama pada suasana jelang Pilkada 2024 ini lebih masif. Dengan demikian, apa yang kita harapkan untuk menuju pilkada damai dapat kita rasakan dan masyarakat tidak ada satu pun yang betul-betul menikmati pesta demokrasi ini,” terangnya.

Penulis : Lil

Berita Terkait

Dobrak Layanan Digital, Pemkot Probolinggo Luncurkan Super App B Link dan Gelar PPID Awards 2026
Dari Pulau Gelap Menuju Pulau Terang, Perjuangan Listrik PLN di Masalembu Sumenep Memasuki Fase Penentu
Brigjen Pol Muhammad Irhamni Ajak Aparat Penegak Hukum Perkuat Kolaborasi Berantas Kejahatan Lingkungan
Akselerasi Pengawasan Digital,24 Kecamatan di Probolinggo Targetkan Adopsi SiDesa-SAE Pekan Depan
Fraksi PAN DPRD Sumenep Dorong Solusi Permanen Krisis Air Bersih, Infrastruktur dan Pendidikan Masuk Skala Prioritas
Bupati Fauzi Reshuffle 31 Pejabat, Kolaborasi dan Integritas Jadi Kunci Majukan Sumenep
Percepat Sertifikasi Tanah RTLH, DPKPP dan Kantor Pertanahan Probolinggo Targetkan Rampung Sebelum Kunjungan Presiden
Pecah Dominasi Bromo, Probolinggo ‘Jual’ Pesona 7 Pantai di Mega-Event November 2026

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:04 WIB

Dobrak Layanan Digital, Pemkot Probolinggo Luncurkan Super App B Link dan Gelar PPID Awards 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:05 WIB

Brigjen Pol Muhammad Irhamni Ajak Aparat Penegak Hukum Perkuat Kolaborasi Berantas Kejahatan Lingkungan

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:36 WIB

Akselerasi Pengawasan Digital,24 Kecamatan di Probolinggo Targetkan Adopsi SiDesa-SAE Pekan Depan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:35 WIB

Fraksi PAN DPRD Sumenep Dorong Solusi Permanen Krisis Air Bersih, Infrastruktur dan Pendidikan Masuk Skala Prioritas

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:46 WIB

Bupati Fauzi Reshuffle 31 Pejabat, Kolaborasi dan Integritas Jadi Kunci Majukan Sumenep

Berita Terbaru