Sekda Bogor Syukuri Pelaksanaan Rumah Ceting Selama 1 Bulan Berjalan Lancar 

Jumat, 6 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAMANSARI- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan syukurnya pelaksanaan Rumah Cegah Stunting (Ceting) selama tepat 1 bulan ini berjalan lancar dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung.

Demikian disampaikannya saat mewakili Pj. Bupati Bogor pada acara evaluasi dan penutupan Rumah Ceting, di Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Jumat (6/12).

Hadir pada penutupan Rumah Ceting, Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Bogor, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Camat Tamansari, Perwakilan Dinas Kesehatan dan Kepala Puskesmas Tamansari.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menuturkan, atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, terkhusus kepada Bapak Jimmy Hantu yang sangat peduli terhadap anak-anak disini.

“Alhamdulillah pelaksanaan Rumah Cegah Stunting (Ceting) tepat selama satu bulan ini berjalan lancar dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” tutur Ajat.

Ajat melanjutkan, terima kasih juga kepada Camat Tamansari, Dinas Kesehatan, serta para Tenaga Kesehatan di Puskesmas, yang telah berkontribusi mulai dari tahap perencanaan, memfasilitasi berdirinya Rumah Cegah Stunting, hingga turut serta berpartisipasi aktif selama rumah cegah stunting ini beroperasi.

“Mungkin hari ini kita tutup untuk pelaksanaan Rumah Ceting selama satu bulan ini, namun saya minta kepada Dinas Kesehatan, Camat Tamansari, Tenaga Kesehatan Puskesmas dan pak Jimmy Hantu, kegiatan yang sangat bermanfaat ini terus dilaksanakan.

Ia menambahkan, nantinya para anak-anak dan ibunya seminggu sekali tetap ke Rumah Ceting ini untuk terus dipantau perkembangannya. Tentunya keberhasilan dan antusiasme masyarakat terhadap kehadiran Rumah Ceting bisa menjadi semangat dan motivasi bagi seluruh jajaran Pemkab Bogor dan stakeholder untuk menghadirkan kembali Rumah Ceting di berbagai wilayah Kabupaten Bogor di masa yang akan datang.

“Butuh berbagai program inovatif, sinergi dan kolaborasi, serta peran aktif seluruh pemangku kepentingan. Karena permasalahan stunting ini merupakan tanggung jawab bersama dan lintas sektoral,” ujar Ajat.

Ajat berharap, semoga langkah ini membawa keberkahan bagi kita semua dan menjadi wujud nyata dalam memperjuangkan generasi Kabupaten Bogor yang sehat, cerdas, dan berdaya saing

Penulis : Rahman

Berita Terkait

Jagung Hibrida B89 Manding: Dua Kali Lipat Hasil Panen Petani
BPP Batang-Batang Sumenep Menyisir Sawah, Memutus Ancaman Gagal Panen Akibat Tikus
Pasca OTT KPK, Risma Ardhi Chandra Ditunjuk sebagai Plt Bupati Pati
Pemkab Sumenep Targetkan Penebusan Pupuk Bersubsidi MT II 2026 Naik 50 Persen
Pengamat Hukum dan Birokrasi: Sekda Sumenep Harus Dipilih dari Birokrat yang Mampu Mengorkestrasi Pemerintahan dengan Kepala Dingin
Empat Kuda Hitam Menguat di Bursa Sekda Sumenep, Rekam Jejak Birokrat Jadi Penentu
Bupati Terkena OTT KPK, Wagub Jateng Tegaskan Layanan Publik di Kabupaten Pati Tetap Normal
Pemkab Sumenep Tegaskan Seleksi Sekda Sesuai Prosedur dan Persetujuan BKN

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:08 WIB

Jagung Hibrida B89 Manding: Dua Kali Lipat Hasil Panen Petani

Rabu, 21 Januari 2026 - 22:06 WIB

BPP Batang-Batang Sumenep Menyisir Sawah, Memutus Ancaman Gagal Panen Akibat Tikus

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:32 WIB

Pasca OTT KPK, Risma Ardhi Chandra Ditunjuk sebagai Plt Bupati Pati

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:18 WIB

Pemkab Sumenep Targetkan Penebusan Pupuk Bersubsidi MT II 2026 Naik 50 Persen

Rabu, 21 Januari 2026 - 12:44 WIB

Pengamat Hukum dan Birokrasi: Sekda Sumenep Harus Dipilih dari Birokrat yang Mampu Mengorkestrasi Pemerintahan dengan Kepala Dingin

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Jagung Hibrida B89 Manding: Dua Kali Lipat Hasil Panen Petani

Kamis, 22 Jan 2026 - 16:08 WIB

INFRASTRUKTUR

Jembatan Limpas Sliwung Situbondo Kian Rapuh Ancam Keselamatan Warga

Kamis, 22 Jan 2026 - 11:42 WIB