Media Lensamadura Gelar Diklat Jurnalistik dan Pelatihan Membatik 

Sabtu, 7 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP– Redaksi Media Lensa Madura bekerjasama dengan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Esensi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni menggelar Diklat Jurnalistik dan Pelatihan Membatik kepada generasi milenial.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 2 hari bertempat di Kampus STITA dan Wirausaha Muda Sumenep (WMS), 7-8 Desember 2024 dengan mengusung Tema ‘Generasi Millenial Masa depan Indonesia emas 2045’.

Mereka diajari proses membatik. Mulai dari mendesain pola, mencanting, pewarnaan, hingga pelorotan malam, berbagai desain digambar, seperti keris, Kerapan sapi, dan berbagai macam lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang peserta, Aulia Safitri mengaku baru pertama kali mengikuti pelatihan membatik. Perempuan asal Sepanjang, Kepulauan sapeken ini mengaku agak kaku.

“Alhamdulillah, masih agak kaku, semoga ada peruntungan,” ujar saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Abd Muksidyanto, Direktur Utama Lensamadura.com kepada media ini menyampaikan bahwa selain sebagai Pencari dan penyampai Informasi, pihaknya selalu berupaya menggali potensi anak-anak muda, salah satunya dengan cara pelatihan membatik.

“Kami tidak hanya melakukan pelatihan, tapi juga memfasilitasi mahasiswa dan Generasi Millenial agar juga Berfikir panjang terlepas sebagai mahasiswa agar menjadikan Pengetahuan membatik yang dimilikinya menjadi Tambahan ekonomi ,” ujarnya.

Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada Sponsorship yang selalu mendukung setiap kegiatan pengembangan Sumber daya manusia (SDM) dikota keris.

“Terimakasih kepada SKK Migas – KKKS Kangean Energy Indonesia (KEI), Petronas, Husky Cnooc Madura Limited (HCML), Medco Energy, Pertamina EP, dan Pelindo yang selama ini selalu berkolaborasi dengan Kami,” ungkapnya.

Muksid sapaan akrabnya menjelaskan bahwa Batik adalah identitas budaya Indonesia. UNESCO sendiri secara resmi telah mengakui bahwa batik merupakan warisan budaya sejak 2009 lalu.

Namun bukan hanya identitas yang dimiliki secara nasional, secara kedaerahan utamanya Sumenep, batik juga menjadi identitas, karena dari Sabang sampai Merauke punya ciri batik masing-masing.

Oleh karena itu, hal ini adalah kewajiban warga Indonesia untuk menjaga kelestarian batik.

“Pelatihan ini diharapkan bisa berkontribusi meningkatkan daya saing pengrajin batik di daerah, memicu kreativitas peluang usaha bagi masyarakat lokal, dan akhirnya mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang berdampak memakmurkan masyarakat daerah,” tambahnya

Berita Terkait

Guru di Sumenep Didorong Mahir AI, PGRI POWER Wilayah 2 Gelar Workshop Digitalisasi Pembelajaran
Sovi Kurnia Dewi Sampaikan Terima Kasih, PPPK Paruh Waktu Sumenep Berharap Berlanjut ke Penuh Waktu
TAGIGA: Dari Suara Siswa, Tumbuh Budaya Qur’ani di SDN Panaongan III
Upacara Senin yang Penuh Haru di SDN Panaongan III, Guru Senior Purna Tugas Diberi Penghormatan
BIAS di SDN Panaongan III: Imunisasi, Edukasi Kusta, dan Pelajaran Kesehatan yang Disambut Hangat Siswa
SDN Panaongan III Jadi Contoh Konsistensi Jalankan Perbup Bahasa Madura dalam Safari Pendidikan Sumenep
Dari Blangkon ke Buku, Agus Sugianto Tinggalkan Jejak Untuk Masa Depan SDN Panaongan III Sumenep
Kilas Nostalgia Himpun Alumni IQDA 1997–2026, IKA UIN Madura Resmi Diluncurkan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 17:33 WIB

Guru di Sumenep Didorong Mahir AI, PGRI POWER Wilayah 2 Gelar Workshop Digitalisasi Pembelajaran

Jumat, 18 September 2026 - 13:01 WIB

Sovi Kurnia Dewi Sampaikan Terima Kasih, PPPK Paruh Waktu Sumenep Berharap Berlanjut ke Penuh Waktu

Selasa, 15 September 2026 - 21:43 WIB

TAGIGA: Dari Suara Siswa, Tumbuh Budaya Qur’ani di SDN Panaongan III

Senin, 14 September 2026 - 16:37 WIB

Upacara Senin yang Penuh Haru di SDN Panaongan III, Guru Senior Purna Tugas Diberi Penghormatan

Jumat, 11 September 2026 - 14:57 WIB

BIAS di SDN Panaongan III: Imunisasi, Edukasi Kusta, dan Pelajaran Kesehatan yang Disambut Hangat Siswa

Berita Terbaru