Pemkab Sumenep Lakukan Pembinaan dan Penindakan, Kadis Ramli Tekankan PKL Diponegoro Taat Aturan dan Peduli Kebersihan

Minggu, 27 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berkolaborasi kebaikan, Dinas Koperasi UKM dan Perindag, Satpol PP, DLH, DPRKP Sumenep menggelar kegiatan pembinaan dan penindakan terhadap para PKL di sepanjang jalan Dipenogoro

Berkolaborasi kebaikan, Dinas Koperasi UKM dan Perindag, Satpol PP, DLH, DPRKP Sumenep menggelar kegiatan pembinaan dan penindakan terhadap para PKL di sepanjang jalan Dipenogoro

Sumenep – Tak peduli hari libur, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Koperasi UKM dan Perindag, Satpol PP, DLH, DPRKP menggelar kegiatan pembinaan dan penindakan terhadap PKL di sepanjang jalan Dipenogoro, Minggu, 27 April 2025..

Bupati Sumenep melalui kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindag, Moh Ramli mengatakan, sesuai dengan ketentuan Perda No 11 tahun 2018 tentang penataan dan pemberdayaan Pedagang Kaki Lima, jalan Diponegoro itu masuk kepada ketentuan zona Kuning.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kendati demikian, lokasi tersebut diberikan pemakluman dan kebijakan lewat pemerintah kabupaten agar PKL menjalankan usaha.

“Pertimbangannya itu memang bukan jalan nasional tapi diatur waktunya. Berdasarkan kesepahaman dan kesepakatan bersama sudah dituangkan dalam bentuk pernyataan pada PKL Diponegoro itu yang bernaung dalam paguyuban sudah menyatakan bahwa waktu pelaksanaan kegiatan usahanya itu dimulai pukul 15.00 wib dan pukul 16 .00 wib sudah mulai buka. Dan tutupnya pun sudah kita atur mulai pukul 22.00 – 24.00 wib,” ujar Kadis Koperasi UMKM dan Perindag Sumenep Moh Ramli.

Menurut Moh Ramli, selain diatur waktunya, para PKL harus menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan dan tidak boleh meninggalkan rombong dan gerobak di tempat yang disepakati.

“Artinya setelah melaksanakan kegiatan usahanya, gerobak maupun rombong PKL harus pindah malam itu dan tidak boleh ada di badan jalan maupun trotoar. Sehingga paginya sampai jam 15 .00 wib harus dipastikan jalan Dipenogoro tidak terganggu, terutama bagi pengguna jalan demi kelancaran lalu lintas,” tuturnya.

Eks Kepala DPMD Sumenep ini memastikan bahwa sebelum dilakukan penindakan, pihaknya telah melakukan Pembinaan berulang kali. Namun pada hari ini, Minggu 27 April 2025, bagi yang melanggar tetap melanggar dan akan dilakukan penindakan.

“Jika mereka melanggar namun masih buka, maka kami akan dorong untuk pindah ke tempat lain. Atau jika ada sarana dan prasarana lain yang masih tertinggal di lokasi maka akan kami angkut. Sehingga untuk dimaklumi, dengan penindakan ini bagi yang barang dan gerobaknya dll diangkut silahkan bisa diambil ke kantor kami,” ungkapnya.

Kadis low profile ini berharap dengan penindakan ini kedepan semua Pedagang Kaki Lima bisa patuh terhadap ketentuan dan aturan yang berlaku.

“Dan kami secara tegas kedepan akan terus melakukan pembinaan dan penindakan. Mudah – mudahan kedepannya bisa satu kesepahaman sehingga masyarakat bisa patuh terhadap aturan,” harapnya.

Kadis Moh Ramli juga meminta dukungan kepada seluruh elemen masyarakat untuk saling bahu membahu dalam mewujudkan Sumenep elok dan bersih.

“Kami butuh dukungan semua elemen masyarakat diantaranya berkenan dengan kebersihan. Jangan buang sampah sembarangan. InsyaAllah Sumenep kedepan makin elok, makin nyaman , indah dan lancar semua kegiatan usahanya,” tandas Moh Ramli.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB