Maumere, DetikZone.id- Pemerintah Desa Hebing Kecamatan Mapitara Kabupaten Sikka menunjukan komitmennya untuk meningkatkan perekonomian warga melalui Badan Usaha Milik Desa atau dikenal dengan BUM Desa. Rabu, (11/6/2025) .
Kini, Seleksi terhadap 4 orang calon pengurus BUM Desa Nura Ne Hebing dilakukan Aula Kantor Desa Hebing.
Calon pengurus diseleksi guna menempati posisi jabatan Pelaksana Operasional yang terdiri dari Direktur, Sekretaris dan Bendahara. Serta , ditambah 1 Manejer Unit Usaha.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya, Pemerintah Desa melalui Panitia Seleksi telah mengumumkan perekrutan calon pengurus BUM Desa kepada seluruh warga Desa pada tanggal 23 Mei sampai dengan 30 Mei 2025.
Diantaranya, melalui mimbar gereja, pamflet maupun melalui pengeras suara.
Hadir dalam kegiatan, Kepala Desa Hebing, Polikarpus, Ketua BPD, Brabander Bura Nong San, Ketua Panitia Seleksi, Rikarda Lodan, Pendamping Desa, Silvester Moan Nurak, Pendamping Lokal Desa, Yansius Moat Raja, Perangkat Desa, anggota BPD dan Panitia Seleksi.
Pelaksanaan seleksi dimulai pukul 10.00 wita, dibuka langsung oleh Kepala Desa Hebing, Polikarpus.
Dalam sambutannya, ia mengatakan, peserta yang akan menempat struktur kepengurusan BUM Desa harus mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Menurutnya, tugas pengurus BUM Desa adalah menjalankan binsis. Oleh karena itu, menegaskan, pengurus BUM Desa wajib bekerja dengan jujur dan bertanggungjawab.
“Kegiatan yang dijalankan itu adalah bisnis. Oleh karena itu saya berharap, Pengurus BUM Desa harus mampu bekerja dengan jujur dan bertanggungjawab’, ujarnya.
Ketua Panitia Seleksi, Rikarda Lodan, menjelaskan, secara umum bentuk pelaksanaan seleksi dibagi dalam 3 tahapan, yaitu tes tertulis, uji kompetensi keterampilan mengoperasikan komputer, presentese bisnis dan wawancara.
“Secara umum bentuk pelaksanaan seleksi dibagi dalam 3 tahapan, yaitu tes tertulis, uji kompetensi keterampilan mengoperasikan komputer, presentese bisnis dan wawancara’, ungkapnya.
Tujuan seleksi, kata Rikarda Lodan, adalah untuk menguji kelayakan penempatan jabatan di dalam struktur kepengurusan BUM Desa Nura Ne. Hal ini dikeranakan jumlah peserta yang mengikuti seleksi sesuai dengan jumlah pengurus yang dibutuhkan yakni 4 orang.
“Karena jumlah pelamar atau peserta sesuai kebutuhan, yakni 4 orang maka proses ini dimaksudkan untuk menguji kelayakan penempatan jabatan di dalam struktur kepengurusan BUM Desa Nura Ne”, katanya.
Pelaksanaan seleksi diawali dengan tes tertulis. Pada tes tertulis ini, Panitia menyajikan 40 soal objektif. Serta , 10 soal essay untuk mengetahui ide, gagasan dan konsep tata kelola BUM Desa dari sudut pandang peserta.
Setelah itu, dilanjutkan, uji praktek komputer.
Pada tahap ini, peserta diminta membuat contoh surat undangan, termasuk merancang Kop Surat mengunakan Word Art, meletakan logo dan menetukan ukuran huruf. Peserta juga diuji membuat tabel disertai rumus perhitungan angka dan pembuatan materi presentase yang dilengkapi dengan pola animasi. Panitia Seleksi menyediakan fasilitas komputer (laptop) bagi semua peserta.
Selain komputer, peserta juga diuji kemampuan ber-public sepeaking. Peserta diminta menyampaikan presentase bisnis menggunakan strategi manajemen Bisnis Model Canvas (BMC).
Sebelum melakukan prsesentase, terlebih dahulu peserta membuat diskusi kelompok untuk mem-breakdown 9 elemen utama BMC yang meliputi, Pelanggan yang Disasar (Customer Segements), Keunggulan Produk (Value Propositions) dan Saluran Untuk Memasarkan Produk (Channels).
Berikutnya, Membangun Hubungan Dengan Pelanggan (Customer Relationship), Aliran Pendapatan (Revenue Streams), Sumber Daya Utama (Key Resources), Kegiatan Utama (Key Activities), Mitra Utama (Key Partnership) serta Struktur Biaya (Cost Structure).
Kemudian, secara bergilir, masing-masing peserta memprsentasekan materi berdasarkan hasil diskusi kelompok. Para peserta berperan sebagai pengurus BUM Desa yang memaparkan materi perencanaan binsis di hadapan forum musyawarah Desa untuk dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan penyertaan modal. Dan, tahap akhir adalah tes wawancara, tujuannya untuk menelusuri motivasi dan komitemen kerja menjadi pengurus BUM Desa.
Pendamping Desa, Silvester Moan Nurak, menjelaskan, materi seleksi berkaitan erat dengan kompetensi yang harus dimiliki oleh pengurus BUM Desa. Misalnya, kemampuan manajerial, akuntansi, berkomikasi. Juga, harus ditunjang dengan kemahiran mengoperasikan komputer. Dan, hal yang tidak kalah penting adalah komitmen untuk bergabung di BUM Desa.
’’Misalnya pengurus BUM Desa harus memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, agar bisa membangun interaksi bisnis dengan pihak lain. Demikian juga dengan komputer untuk menjalankan dapur organissai. Dan, yang tidak kalah penting adalah komitmen untuk bergabung di BUM Desa”, ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan Berita Acara dan peyerahan hasil seleksi dari Pantia kepada Pemerintah Desa yang diwakili oleh Sekretaris Desa Hebing.
Selanjutnya Pemerintah Desa akan mempersiapkan pelaksanaan Musayawarah Desa pendirian BUM Desa untuk memenuhi persyaratan mendapatkan status Badan HUkum dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Keempat peserta yang ditetapkan sebagai pengurus BUM Desa Nura Ne Hebing adalah sebagai berikut, Suasantri Haga Hadi, Direktur, Silvestera N.D. Nua, Sekretaris, Maria Rosary Radi, Bendahara dan Adelheid Lite Aran, Manajer Unit.
Penulis : Red







