Festival Desa Wisata Madura 2025 Digelar Lebih Spektakuler, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Datang ke Sumenep Selama 3 Hari

Senin, 16 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Festival Desa Wisata Madura 2025 digelar lebih spektakuler

Festival Desa Wisata Madura 2025 digelar lebih spektakuler

Sumenep – Setelah sukses menggelar Festival desa Wisata setiap tahunnya, Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali mengadakan Festival yang sama namun lebih spektakuler lagi yakni Festival desa Wisata Madura 2025.

Festival Desa Wisata Madura 2025 kali ini tidak hanya diikuti 27 Kecamatan se-Kabupaten Sumenep, namun juga perwakilan 3 Kabupaten lainnya yang menampilkan beberapa destinasi unggulan Kabupaten, seperti Kabupaten Pamekasan yang mengirim destinasi PUNCAK RATU sebagai duta desa wisata Pamekasan dengan mengambil 2 stand sekaligus, Kabupaten Sampang diwakili destinasi Air Terjun Torroan dan Bangkalan yang masih dalam tahap seleksi.

Tidak hanya itu, Festival spektakuler ini juga akan diikuti beberapa perusahaan  swasta yang ingin melakukan promosi, seperti CV. Sinar Baru Sumenep yang  memperkenalkan sepeda motor listrik Honda EM1 e dan akan mempromosikan produk Honda terbarunya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Festival Desa Wisata Madura 2025 yang dipusatkan di depan kantor Dinas PUTR atau sebelah timur taman Adipura Sumenep diprediksi akan menyedot perhatian masyarakat Madura.

Untuk diketahui, ada beberapa desa wisata yang terkenal di Sumenep yang akan mengikuti kegiatan ini, antara lain Desa Wisata Keris (Aeng Tongtong) yang terkenal dengan kerajinan kerisnya, Desa Wisata Semaan (Loteng) yang terletak di Kecamatan Dasuk, dan Desa Wisata Kampung Kasur Pasir Legung yang memiliki tradisi unik tidur di atas pasir, Desa Wisata Jantung Nusantara yang
terletak di Kecamatan Masalembu yang memiliki keunikan pengamatan burung paruh bengkok jenis kakatua kecil jambul kuning dan hutan mangrove.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, Festival Desa Wisata Madura 2025 sengaja dikonsep berbeda dari tahun tahun sebelumnya.

“Festival Desa Wisata Madura 2025 berbeda dari tahun tahun sebelumnya. Tujuannya untuk meningkatkan antusiasme dan  keragaman acara sehingga para peserta membawa ide dan kreativitas mereka sendiri sehingga Festival ini dapat menjadi lebih hidup dan menarik,”  ujar Bupati, Senin, 16/06.

Menurut calon pemimpin masa depan Jawa Timur ini, Festival Desa Wisata Madura 2025 tidak hanya menjadi panggung promosi berbagai potensi desa yang ada di Sumenep namun juga Madura.

Festival Desa Wisata Madura 2025 ini  menawarkan berbagai potensi wisata yang menarik, mulai dari wisata alam, religi, kerajinan, budaya, UMKM, hingga adat istiadat desa.

“Kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang seremonial semata, namun dapat meningkatkan promosi wisata, produk-produk UMKM lokal dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melestarikan budaya,” tegasnya.

Untuk itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mendorong seluruh  Desa untuk menggali segala potensi unggulan desa masing-masing.

“Terus berinovasi demi mewujudkan pembangunan berkemajuan,” tandasnya.

Ia pun mengajak masyarakat Madura dan Jatim datang ke Sumenep untuk menyaksikan Festival Desa Wisata 2024 mulai tanggal 19 – 21 Juni 2025.

“Jangan lupa selalu jaga kebersihan dalam kampanye SUMENEPKU BERSIH,” tutupnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Harlah ke-66 PMII, Bupati Sumenep Dorong Gerakan Mahasiswa Lebih Progresif Hadapi Tantangan Zaman
Pemkab Sumenep Perkuat Sistem Aduan Digital hingga Desa
Harlah ke-66 PMII, PKDI Sumenep Serukan Peran Mahasiswa Jadi Garda Perubahan
Gerakan ASRI Lewat Jumat Bersih Kembali Digelar Pemkab Sumenep, Sasar Wilayah Barat Kota
Horor Sungai Sampean Baru Kembali Memakan Korban
Dispendikbud Kota Probolinggo Bantah Dugaan Monopoli Pengadaan ATK dan EO
Fraksi PDIP Sumenep Kompak Gowes, Tunjukkan Keteladanan Dukung Kebijakan Hemat BBM Daerah
Bocah Lima Tahun di Panarukan Situbondo Dilaporkan Hilang, Polisi dan Warga Gelar Pencarian Intensif

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 00:18 WIB

Harlah ke-66 PMII, Bupati Sumenep Dorong Gerakan Mahasiswa Lebih Progresif Hadapi Tantangan Zaman

Sabtu, 18 April 2026 - 00:08 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Sistem Aduan Digital hingga Desa

Jumat, 17 April 2026 - 23:57 WIB

Harlah ke-66 PMII, PKDI Sumenep Serukan Peran Mahasiswa Jadi Garda Perubahan

Jumat, 17 April 2026 - 20:17 WIB

Gerakan ASRI Lewat Jumat Bersih Kembali Digelar Pemkab Sumenep, Sasar Wilayah Barat Kota

Jumat, 17 April 2026 - 18:19 WIB

Horor Sungai Sampean Baru Kembali Memakan Korban

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Perkuat Sistem Aduan Digital hingga Desa

Sabtu, 18 Apr 2026 - 00:08 WIB