Warung Makan Belantara Hutan Penggarit, Sajikan Menu Makanan Jaman Dulu

Selasa, 24 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, Detikzone.id –  kondisi kesehatan badan serta rutinitas menu makanan dan suasana tempat makan yang monoton, menjadi penyebab salah satu menurunya nafsu makan.

Di tengah Hutan belantara, Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawatengah, terdapat nuansa deretan warung makan yang menawarkan sensasi mengisi perut yang berbeda.

Warung makan dengan desain kuno dan antik tersebut, berada di komplek Benowo Park Pemalang ini, menawarkan sajian berbagai lauk makanan tempo dulu, seperti aneka pecel, sayuran lodeh, tempe bacen serta masih banyak pilihan kudapan masa lalu tersedia di sini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konsep yang di tawarkan oleh pengelola Warung Rakyat yaitu Bumdes Desa Penggarit, adalah kembalinya Suasana masa lalu dan makanan bagi para pengunjung.

Tentunya segala macam properti penunjang, seperti bentuk warung makan dan alat makan dan minumnya pun disesuaikan seperti pada masa puluhan tahun yang lalu, ada Priok dari tanah dan kuali besar sebagai alat penanak nasi dan rebusan berbagai macam sayuran.

Diyah (30 ) seorang pengunjung dari Kabupaten Pekalongan, ketka ditemui awak media pada Selasa ( 24/6 ). mengaku jika dirinya bersama keluarga sengaja menyempatkan diri datang ke Warung Rakyat Desa Penggarit untuk mengenang masa kecilnya, ” serasa dibawa ke masalalu menikmati makanan dan suasana di sini ” ungkapnya.

Sementara itu di tempat yang sama penjual warung makan Rakyat Nurbaeti ( 65 ) menuturkan jika sekarang setelah banyak di kenal orang, warung makan Rakyat ini banyak dikunjungi masyarakat tidak hanya dari sekitar Pemalang, akan tetapi dari luar kota pun banyak, ” kalau hari Sabtu dan Minggu ramai disini ” tuturnya.

Warung Makan di tengah hutan Penggarit, dari pusat kota Pemalang hanya berjarak sekitar 7 kilometer, dari pusat kota Pemalang ke arah selatan Kelurahan Paduraksa, kemudian ketika mulai masuk ke kawasan Hutan milik perhutani, belok ke kiri menyusuri sungai ke timur ketika melewati Bendungan Sungapan, makan tiba lah di lokasi Warung tengah hutan yang di tuju.

Jangan lupa hidupkan Geogle Maps atau bertanya kepada Warga yang di lewati, dijamin Masyarakat Pemalang masih tergolong ramah, untuk harga tanda masuk cuma Rp.5 ribu loh dan harga makanannya tak akan mungkin menguras isi kantong anda, namanya juga Warung Rakyat ya harga tentunya Merakyat.

Berita Terkait

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sampang Perkuat Komitmen Pengabdian
80 Tahun Mengabdi, Polres Probolinggo Beri Penghargaan untuk Kades dan Anggota Berprestasi
Bangun Kesadaran Hidup Sehat, Yonif TP 931/KJ Gelar Sitangkas di Desa Parsanga Sumenep
Dedikasi Berbuah Prestasi! 62 Personel Polres Sumenep Naik Pangkat
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga
Kapolres Sumenep Resmikan Kabagren Baru, Dorong Inovasi dan Penguatan Program Presisi
Dandim Sumenep Cek Langsung Proyek Jembatan Perintis Garuda, Pastikan Kokoh Sebelum Diresmikan
Polres Sumenep Turun ke Sawah Dampingi Panen Jagung Demi Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:54 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sampang Perkuat Komitmen Pengabdian

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:59 WIB

80 Tahun Mengabdi, Polres Probolinggo Beri Penghargaan untuk Kades dan Anggota Berprestasi

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:04 WIB

Bangun Kesadaran Hidup Sehat, Yonif TP 931/KJ Gelar Sitangkas di Desa Parsanga Sumenep

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:39 WIB

Dedikasi Berbuah Prestasi! 62 Personel Polres Sumenep Naik Pangkat

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:02 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Gus Qowim Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kota Kediri, Doakan Mabrur

Kamis, 2 Jul 2026 - 10:38 WIB