Pemkab Blitar Anggarkan Rp36,3 M dari Cukai Tembakau untuk Kesehatan dan Pemberdayaan

Rabu, 25 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detizone id – Pemkab Blitar menganggarkan Rp36.285.765.000 dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025 untuk memperkuat sejumlah program strategis.

Prioritas utama penyaluran dana ini adalah sektor kesehatan, yang menerima porsi alokasi terbesar dibanding bidang lainnya.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, Mohammad Badrodin pada Senin (25/6/25) menjelaskan bahwa rujukan penggunaan anggaran mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 72 Tahun 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peraturan tersebut menggantikan PMK 215/2021 dan menetapkan pembagian DBHCHT: 50% untuk kesejahteraan masyarakat, 40% untuk kesehatan serta 10% untuk penegakan hukum.

Rincian alokasi DBHCHT Kabupaten Blitar 2025 mencakup Rp7.940.016.000 untuk program kesejahteraan non-BLT, Rp9.800.000.000 untuk BLT, Rp2.695.198.000 bagi penegakan hukum, serta Rp15.550.551.000 untuk sektor kesehatan.

Anggaran sebesar Rp300.000.000 dialokasikan sebagai biaya pendukung pengelolaan dana.

Beberapa OPD terlibat dalam pengelolaan DBHCHT, antara lain DKPP, Disperindag, Bagian Perekonomian, Diskominfotiksan, Satpol PP, Disnaker, Dinkes, dan Dinsos.

Lebih lanjut, Badrodin menegaskan, “Dengan porsi terbesar untuk kesehatan, Dinas Kesehatan akan menjadi ujung tombak penerapan program demi meningkatkan layanan medis bagi masyarakat.”

Dalam penjelasannya, Badrodin menyampaikan bahwa dana DBHCHT 2025 sebesar sekitar Rp15,55 miliar (40% dari total Rp36,29 miliar) itu akan digunakan secara strategis oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar (Adv)

 

Penulis : Bas

Berita Terkait

Bupati Fauzi Kawal Langsung Program Kementan RI, Petani Sumenep Menuju Era Keemasan
Disaksikan Mbak Wali, 53 Pasangan Cetak Rekor MURI Nikah Massal di VW Kombi Meriahkan Hari Jadi Kota Kediri
Unik dan Pertama di Indonesia! 53 Pasangan Nikah Massal di Dalam VW Combi, Kota Kediri Sabet Rekor MURI
Bupati Fauzi Dorong Inovasi Tanpa Henti, IRA Farm Jadi Role Model Pertanian Modern Sumenep
Harlah Ke-1 PKDI Sumenep, H. Ubaid Teguhkan Tekad Membangun Desa yang Maju, Bersih, dan Berdaya Saing
Evaluasi Semester I 2026: Pemkab Probolinggo Genjot Capaian Proyek Strategis Nasional,Targetkan Nilai Diatas 75 Persen
Keselamatan Prioritas, KSOP Panarukan Tunda Pelayaran ke Kepulauan Madura
Dinkes Probolinggo Percepat Skrining HPV-DNA untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:23 WIB

Bupati Fauzi Kawal Langsung Program Kementan RI, Petani Sumenep Menuju Era Keemasan

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:12 WIB

Disaksikan Mbak Wali, 53 Pasangan Cetak Rekor MURI Nikah Massal di VW Kombi Meriahkan Hari Jadi Kota Kediri

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:08 WIB

Unik dan Pertama di Indonesia! 53 Pasangan Nikah Massal di Dalam VW Combi, Kota Kediri Sabet Rekor MURI

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:17 WIB

Bupati Fauzi Dorong Inovasi Tanpa Henti, IRA Farm Jadi Role Model Pertanian Modern Sumenep

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:29 WIB

Harlah Ke-1 PKDI Sumenep, H. Ubaid Teguhkan Tekad Membangun Desa yang Maju, Bersih, dan Berdaya Saing

Berita Terbaru