Final Porprov Jatim 2025, PSN Perisai Putih Sumenep Kecewa soal Wasit

Minggu, 6 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Perguruan Silat Nasional (PSN) Perisai Putih Cabang Sumenep menyatakan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit di gelanggang 3 ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025.

Pertandingan tersebut digelar di Aula Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, Kota Malang, Sabtu (5/7/2025).

Kekecewaan ini muncul pasca insiden di final kelas B putri, saat atlet PSN Perisai Putih, Fettum Mukhsin Al Katiri, menghadapi atlet Kota Malang. Dalam pertandingan itu, Fettum mengalami cedera serius akibat tendangan lawan yang mengarah ke wajah dan rahang, namun tidak diberi sanksi oleh wasit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat cedera tersebut, Fettum harus dilarikan ke rumah sakit dan tidak dapat melanjutkan pertandingan.

“Ini jelas pelanggaran berat, tapi tidak ada peringatan atau diskualifikasi. Sangat mengecewakan dan mencederai semangat fair play,” tegas Ketua PSN Perisai Putih Sumenep, Imam Syafi’ie.

Tak hanya itu, dalam laga final kelas B putra, Arya Putra Fernanda juga dirugikan. Ia gagal meraih emas karena dua tendangannya tidak dinilai oleh wasit saat berhadapan dengan atlet Kabupaten Malang. Padahal, menurut tim pelatih, tendangan tersebut sah dan layak mendapatkan poin.

Imam Syafi’ie mendesak Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur untuk segera mengevaluasi kepemimpinan wasit yang dinilai tidak objektif dan merugikan atlet.

“Kami tidak menuntut kemenangan mutlak, tapi ingin keadilan ditegakkan. Atlet kami bertanding dengan sportif, dan seharusnya saat terjadi pelanggaran, wasit bertindak tegas,” pungkasnya.

Ia berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang agar semangat sportivitas tetap terjaga dalam dunia olahraga.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

PKDI Sumenep Tegaskan Percepatan Pembangunan Gerai KDMP Harga Mati, Desa Harus Jadi Motor Ekonomi
Bupati Sumenep Siap Lepas 8 Bus Mudik Gratis dari Ibu Kota
Pagi Ini Delapan Bus Siap Melaju dari GBK, Perantau Sumenep Pulang Kampung Gratis
PP TUNAS Resmi Disosialisasikan, Pemprov Jatim Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital
Dana MBG Diduga Tersendat di BNI, Dapur SPPG di Sampang Terhenti, Relawan Terancam Tak Digaji Jelang Lebaran
Bupati Sumenep Tandatangani Kerja Sama PLTS 2 MW, Terangi Pulau Pagerungan Kecil dan Gili Labak
Pemkab Blitar Perkuat Program Makan Bergizi Gratis, 218 Ribu Penerima Manfaat Dijangkau
Pemkab Sumenep Berbagi Berkah Ramadan untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:53 WIB

PKDI Sumenep Tegaskan Percepatan Pembangunan Gerai KDMP Harga Mati, Desa Harus Jadi Motor Ekonomi

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:33 WIB

Bupati Sumenep Siap Lepas 8 Bus Mudik Gratis dari Ibu Kota

Minggu, 15 Maret 2026 - 00:34 WIB

Pagi Ini Delapan Bus Siap Melaju dari GBK, Perantau Sumenep Pulang Kampung Gratis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:37 WIB

PP TUNAS Resmi Disosialisasikan, Pemprov Jatim Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:41 WIB

Dana MBG Diduga Tersendat di BNI, Dapur SPPG di Sampang Terhenti, Relawan Terancam Tak Digaji Jelang Lebaran

Berita Terbaru

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo

PEMERINTAHAN

Bupati Sumenep Siap Lepas 8 Bus Mudik Gratis dari Ibu Kota

Minggu, 15 Mar 2026 - 01:33 WIB