Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Kediri Pasang Banner Imbauan di Titik Rawan Laka Lantas

Rabu, 16 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri, detikzone.id — Guna menekan tingginya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukumnya, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri gencar melakukan langkah-langkah preventif. Salah satu upaya terbaru adalah pemasangan banner imbauan keselamatan di sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya kecelakaan.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan, serta bagian dari strategi edukatif yang diintegrasikan dalam pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025.

Kasat Lantas Polres Kediri AKP I Made Jata Wiranegara, S.I.K., melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri, Iptu Budi Winariyanto, menjelaskan bahwa sejumlah titik rawan laka diidentifikasi berdasarkan data kecelakaan lalu lintas selama kurun waktu tertentu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada beberapa titik rawan kecelakaan di wilayah hukum Polres Kediri yang sudah kami petakan dan kami pasangi banner imbauan. Pemasangan ini bertujuan agar masyarakat atau pengguna jalan lebih berhati-hati dan waspada saat melintasi jalur tersebut,” ujar Iptu Budi saat ditemui di sela kegiatan, Rabu (16/7/2025).

Menurutnya, pesan-pesan yang disampaikan melalui banner tersebut memuat ajakan kepada masyarakat untuk disiplin berlalu lintas, menggunakan helm standar, menghindari kecepatan berlebihan, serta tidak bermain ponsel saat berkendara.

“Langkah ini menjadi bagian dari pendekatan persuasif. Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga memberikan edukasi agar masyarakat paham pentingnya menjaga keselamatan diri dan orang lain di jalan raya,” lanjutnya.

Pemasangan banner dilakukan di beberapa jalur yang dinilai memiliki tingkat kecelakaan tinggi, seperti jalur arteri, tikungan tajam, serta kawasan dengan volume kendaraan padat dan kecepatan tinggi.

“Kegiatan ini juga kami sinergikan dengan patroli rutin dan sosialisasi ke sekolah-sekolah maupun komunitas. Kesadaran masyarakat adalah kunci utama dalam menurunkan angka kecelakaan,” tegas Iptu Budi.

Ia menambahkan, Operasi Patuh Semeru 2025 akan berlangsung selama dua pekan ke depan, dengan fokus utama pada pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, berkendara di bawah umur, dan penggunaan ponsel saat mengemudi.

“Melalui kegiatan terpadu ini, kami berharap dapat menciptakan budaya tertib berlalu lintas di masyarakat. Karena keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.

Penulis : Bimo

Berita Terkait

Polisi Bubarkan Arena Sabung Ayam di Suboh, 5 Ayam Aduan dan Belasan Motor Disita
Pelabuhan Situbondo Dijaga Ketat, Satpolairud Waspadai Jalur Laut Rawan Narkoba dan BBM Ilegal
Tak Sekadar Imbauan! Polantas Sumenep Turun ke Jalan, Bangun Kesadaran Kolektif Demi Selamatkan Nyawa Pengendara
Kapolres Kebumen Dorong Kolaborasi Pemuda Cegah Narkoba dan Judi Online
Puluhan Kilogram Kokain Menghebohkan Warga Giligenting, Polres Sumenep Turun Tangan
Kapolres Sumenep Turun Lumpur, Pimpin Gerakan Cepat Tanam Lawan El Nino
Bos CV. Ayunda Permata Sejahtera Pamekasan Ucapkan Selamat dan Sukses Sertijab Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya
Eks Dandim Sumenep Tutup Usia, Fauzi AS Kenang Keteladanan dan Dedikasinya

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 23:38 WIB

Polisi Bubarkan Arena Sabung Ayam di Suboh, 5 Ayam Aduan dan Belasan Motor Disita

Sabtu, 18 April 2026 - 21:48 WIB

Pelabuhan Situbondo Dijaga Ketat, Satpolairud Waspadai Jalur Laut Rawan Narkoba dan BBM Ilegal

Rabu, 15 April 2026 - 20:31 WIB

Tak Sekadar Imbauan! Polantas Sumenep Turun ke Jalan, Bangun Kesadaran Kolektif Demi Selamatkan Nyawa Pengendara

Selasa, 14 April 2026 - 17:47 WIB

Kapolres Kebumen Dorong Kolaborasi Pemuda Cegah Narkoba dan Judi Online

Selasa, 14 April 2026 - 12:07 WIB

Puluhan Kilogram Kokain Menghebohkan Warga Giligenting, Polres Sumenep Turun Tangan

Berita Terbaru