Aroma Pemborosan, Pemkab Probolinggo Kembali Suntik Graha Kedaton Rp 1,3 Miliar

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil investigasi Wartawan Detikzone.id

Hasil investigasi Wartawan Detikzone.id

PROBOLINGGO – Aroma pemborosan anggaran menyeruak dari proyek Graha Kedaton di Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Setelah menghabiskan Rp 7 miliar pada 2024, Pemkab kembali menggelontorkan Rp 1,379 miliar dari APBD 2025 untuk proyek yang sama. Total dana yang sudah dihabiskan mencapai Rp 8,3 miliar hanya dalam dua tahun.

Kejanggalan muncul sejak awal. Papan proyek yang terpasang tidak mencantumkan nama satuan kerja, hanya bertuliskan “pembangunan sarana dan prasarana di Kecamatan Maron”.  Masa pengerjaan 139 hari, dilaksanakan oleh CV Mutiara, beralamat di Jalan Dr. Sutomo No. 48, Kelurahan Kandangjati Kulon, Kecamatan Kraksaan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Probolinggo, Juwono Prasetijo Utomo, mengakui proyek ini berada di bawah Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (D-PKPP). Nama Graha Kedaton pun disebut telah berganti menjadi Gedung Serbaguna.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pembangunan gedung dilakukan 2024, tahun ini dilanjutkan pagar dan paving. Silakan tanyakan ke Dinas,” ujarnya, Senin (11/8/2025).

Namun, Kepala D-PKPP, Roby Siswato, memilih bungkam meski telah dimintai konfirmasi.

Sikap diam ini memicu tanda tanya publik, mengapa gedung baru yang sudah menghabiskan miliaran rupiah masih memerlukan kucuran dana besar? Apakah ini akibat perencanaan yang amburadul, atau ada indikasi pemborosan yang disengaja?

Di tengah keterbatasan anggaran dan banyaknya kebutuhan mendesak warga, suntikan dana jumbo untuk satu gedung tanpa penjelasan rinci menjadi sinyal kuat bahwa transparansi dan akuntabilitas Pemkab Probolinggo patut dipertanyakan.

 

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Tingkatkan Kenyamanan Nelayan, UPT PPP Tamperan Renovasi dan Pasang Tenda di Area Bongkar Muat
Harlah ke-66 PMII, Bupati Sumenep Dorong Gerakan Mahasiswa Lebih Progresif Hadapi Tantangan Zaman
Pemkab Sumenep Perkuat Sistem Aduan Digital hingga Desa
Harlah ke-66 PMII, PKDI Sumenep Serukan Peran Mahasiswa Jadi Garda Perubahan
Gerakan ASRI Lewat Jumat Bersih Kembali Digelar Pemkab Sumenep, Sasar Wilayah Barat Kota
Horor Sungai Sampean Baru Kembali Memakan Korban
Dispendikbud Kota Probolinggo Bantah Dugaan Monopoli Pengadaan ATK dan EO
Fraksi PDIP Sumenep Kompak Gowes, Tunjukkan Keteladanan Dukung Kebijakan Hemat BBM Daerah

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 12:33 WIB

Tingkatkan Kenyamanan Nelayan, UPT PPP Tamperan Renovasi dan Pasang Tenda di Area Bongkar Muat

Sabtu, 18 April 2026 - 00:18 WIB

Harlah ke-66 PMII, Bupati Sumenep Dorong Gerakan Mahasiswa Lebih Progresif Hadapi Tantangan Zaman

Sabtu, 18 April 2026 - 00:08 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Sistem Aduan Digital hingga Desa

Jumat, 17 April 2026 - 23:57 WIB

Harlah ke-66 PMII, PKDI Sumenep Serukan Peran Mahasiswa Jadi Garda Perubahan

Jumat, 17 April 2026 - 20:17 WIB

Gerakan ASRI Lewat Jumat Bersih Kembali Digelar Pemkab Sumenep, Sasar Wilayah Barat Kota

Berita Terbaru