Massa Geruduk SMAN 1 Kota Kediri, Desak Cabdin Segera Terbitkan SE Larangan Pungli

Kamis, 14 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri, Detikzone.id — Gelombang perlawanan terhadap dugaan praktik pungutan liar (pungli) di sekolah negeri terus membesar. Kamis (14/8/2025), SMA 1 menjadi titik pembuka aksi sebelum massa bergerak menuju Kantor Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Kediri.

Aksi ini adalah gelombang ketiga, namun para aktivis memastikan tekanan publik belum akan berhenti sebelum Kepala Cabdin menunjukkan langkah nyata.

Pantauan jurnalis Detikzone, tuntutan mereka sederhana namun mutlak: Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kediri harus segera menerbitkan Surat Edaran (SE) larangan pungli di seluruh sekolah di bawah kewenangannya. Tanpa itu, massa menilai Kepala Cabdin telah mengabaikan kewajibannya melindungi hak siswa dan mengawal tata kelola pendidikan yang bersih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagus Romadon, Ketua Rekan Indonesia Jawa Timur, menegaskan bahwa SE larangan pungli bukan perkara rumit.

“Kalau sampai tidak dikeluarkan, itu berarti Kepala Cabdin tidak serius memberantas pungli dan membiarkan pelanggaran terus terjadi,” tegasnya di hadapan ratusan peserta aksi.

Lebih lanjut, Bagus menuntut SE memuat larangan pungutan yang membebani siswa atau orang tua, mekanisme pengaduan yang mudah diakses, dan sanksi tegas bagi pelanggar. Menurutnya, tanpa payung kebijakan yang jelas, pungli akan terus berulang dengan berbagai kedok, sementara siswa dan orang tua menjadi korban berulang kali.

Setelah berorasi di SMA 1, massa bergerak ke Kantor Cabang Dinas Pendidikan Kediri untuk menyerahkan pernyataan sikap dan meminta jadwal tindak lanjut resmi. Mereka memberikan ultimatum, bila penerbitan SE kembali diabaikan, gelombang aksi akan diperluas ke seluruh sekolah di bawah Cabdin, bahkan berlangsung tanpa batas waktu.

“Kalau SE larangan pungli saja sulit dibuat, kami siap turun setiap bulan, setiap minggu, bahkan setiap hari, sampai ada komitmen tertulis dan pelaksanaan nyata,” pungkasnya.

Massa menegaskan, Kepala Cabdin tidak bisa lagi bersembunyi di balik alasan birokrasi. Mereka menuntut kepemimpinan yang tegas, proaktif, dan berpihak pada kepentingan peserta didik, bukan pada kenyamanan oknum yang diuntungkan oleh pungutan ilegal.

Penulis : Bimo

Berita Terkait

Demi Negara, KPK Didesak Bongkar Total Dugaan Skandal Pita Cukai di Sidoarjo, Bos Rokok Slava Bold H. Samsul Huda Disorot
Cuaca Ekstrem Mengancam, Kadindikpora Pemalang Minta Study Tour Ditunda
Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi
Tetap Khidmat di Bawah Terik Matahari, Upacara Bendera SDN Panaongan III Sumenep Tanamkan Pendidikan Karakter
Kasus Cukai Makin Panas, Sultan Pamekasan Haji Junaidi dan HJS Mdr Mencuat, KPK Didesak Bongkar Tanpa Sisa
Pusaran Gelap Pita Cukai Madura: Dugaan Pelanggaran Sistemik Seret PR HJS Mdr Pamekasan, KPK Dalami Jejak Skandal
Janji Busuk Pihak BTN Sumenep, Sertifikat Atas Nama Nasabah Hingga Kini Tak Diberikan Meski Rumah Lunas 4 Bulan Lalu
Sudah Kelewat Batas! Sertifikat KPR BTN Sumenep Tertahan 4 Bulan Meski Sudah Lunas

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 19:03 WIB

Demi Negara, KPK Didesak Bongkar Total Dugaan Skandal Pita Cukai di Sidoarjo, Bos Rokok Slava Bold H. Samsul Huda Disorot

Senin, 13 April 2026 - 21:14 WIB

Cuaca Ekstrem Mengancam, Kadindikpora Pemalang Minta Study Tour Ditunda

Senin, 13 April 2026 - 14:18 WIB

Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi

Senin, 13 April 2026 - 13:51 WIB

Tetap Khidmat di Bawah Terik Matahari, Upacara Bendera SDN Panaongan III Sumenep Tanamkan Pendidikan Karakter

Senin, 13 April 2026 - 12:29 WIB

Kasus Cukai Makin Panas, Sultan Pamekasan Haji Junaidi dan HJS Mdr Mencuat, KPK Didesak Bongkar Tanpa Sisa

Berita Terbaru

Haji Khairul Umam (Haji Her) Pamekasan saat menghadiri undangan silaturahmi Presiden Prabowo Subianto bersama para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta.

EKONOMI

Pemeriksaan KPK Warnai Upaya Realisasi KEK Tembakau Madura

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:50 WIB