Apel Terakhir Setelah Tujuh Tahun Mengabdi, Sekda Sumenep Pamit dengan Haru

Senin, 25 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Suasana haru menyelimuti apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep di Halaman Kantor Bupati, Senin (25/8/2025). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Edi Rasiyadi, yang untuk terakhir kalinya berdiri sebagai pembina upacara sebelum resmi memasuki masa pensiun akhir Agustus ini.

Dalam amanatnya, Edi menegaskan pentingnya menjaga disiplin dan profesionalisme ASN dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, disiplin bukan sekadar hadir tepat waktu untuk absensi, melainkan juga soal integritas dan tanggung jawab dalam bekerja.

“ASN disiplin bukan hanya soal hadir tepat waktu untuk absensi saja, tetapi menunjukkan integritas dan tanggung jawab dalam setiap pekerjaan secara profesional,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan bahwa ASN memiliki peran strategis dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintahan. Oleh karena itu, seluruh pegawai diminta untuk terus menjunjung tinggi etika kerja, memberikan pelayanan prima, serta berkomitmen meningkatkan kapasitas diri.

“Saya percaya dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus belajar, ASN Pemerintah Kabupaten Sumenep mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah,” tambahnya.

Momen apel tersebut terasa istimewa sekaligus emosional. Tujuh tahun silam, dalam acara yang sama, Edi Rasiyadi dilantik sebagai Sekda Sumenep. Kini, ia menutup masa pengabdian panjangnya dengan ucapan syukur dan apresiasi kepada seluruh ASN serta pimpinan perangkat daerah.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh ASN yang telah bekerja sama dan mendukung saya selama ini. Semua keberhasilan tidak lepas dari kerja sama yang solid dan dedikasi ASN yang bekerja dengan sepenuh hati,” tuturnya penuh haru.

Meski memasuki masa purna tugas, Edi menegaskan dirinya tetap akan berusaha mengabdi bagi pembangunan Kabupaten Sumenep selama masih diberi kesehatan dan kesempatan.

“Pensiun bukan akhir dari pengabdian. Selama diberi kesehatan, saya akan terus berupaya melakukan hal-hal bermanfaat untuk masyarakat,” pungkasnya.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026
Bupati Sumenep: MEC 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda Hidupkan Kembali Warisan Keraton
Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang
MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep
Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri
Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia
Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, Mbak Wali Buka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya
Audiensi Sudah Digelar, Warga Warpat Tagih Kejelasan Komisi I DPRD Bogor

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:29 WIB

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026

Jumat, 11 September 2026 - 15:55 WIB

Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang

Jumat, 11 September 2026 - 15:51 WIB

MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep

Jumat, 11 September 2026 - 15:32 WIB

Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri

Jumat, 11 September 2026 - 15:18 WIB

Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB