Pendopo Agung Sumenep Jadi Saksi Perpisahan Haru Sekda Edy Rasiyadi

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan penghargaan simbolis kepada Sekda Edy Rasiyadi sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian lebih dari 35 tahun.

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan penghargaan simbolis kepada Sekda Edy Rasiyadi sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian lebih dari 35 tahun.

SUMENEPPendopo Agung Sumenep jadi saksi perpisahan haru Sekda Edy Rasiyadi, Selasa (25/8/2025), saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar acara pisah kenang.

Sosok birokrat senior itu resmi memasuki masa purna tugas pada 1 September 2025, setelah lebih dari 35 tahun mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk tujuh tahun terakhir sebagai Sekda Sumenep.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan loyalitas Edy Rasiyadi yang dinilainya menjadi motor penggerak roda pemerintahan daerah. “Sekda Edy Rasiyadi merupakan figur birokrat yang mampu menjalankan tugas dengan baik, meskipun dihadapkan pada kompleksitas birokrasi dan dinamika pemerintahan yang tidak mudah,” ujar Bupati dalam sambutannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, keberhasilan Pemkab Sumenep dalam menjaga ritme pemerintahan tidak lepas dari kepemimpinan Edy yang dikenal tenang namun tegas. “Beliau telah berhasil menjadi penggerak administrasi, dengan kepemimpinan yang menyejukkan, tetapi tetap penuh ketegasan,” tambahnya.

Sementara itu, Edy Rasiyadi dengan nada rendah hati menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, mulai dari jajaran internal pemerintah daerah, Forkopimda, DPRD, hingga masyarakat Sumenep. Ia menegaskan bahwa setiap langkahnya selama ini selalu berorientasi pada pelayanan terbaik untuk masyarakat.

“Saya percaya, apa yang dilaksanakan selama ini semata-mata untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumenep,” ungkap Edy.

Di penghujung acara, ia menitip pesan agar soliditas antara Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, dan seluruh elemen birokrasi tetap terjaga. “Hanya dengan kekompakan dan profesionalisme, Sumenep dapat terus melangkah maju, aman, terkendali, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” pungkasnya.

Acara pisah kenang itu ditutup dengan suasana haru dan penuh penghormatan, meninggalkan kesan mendalam atas perjalanan panjang seorang birokrat yang telah mendedikasikan hidupnya untuk Kabupaten Sumenep.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Percepat Sertifikasi Tanah RTLH, DPKPP dan Kantor Pertanahan Probolinggo Targetkan Rampung Sebelum Kunjungan Presiden
Pecah Dominasi Bromo, Probolinggo ‘Jual’ Pesona 7 Pantai di Mega-Event November 2026
Lampu Hijau dari BKN: Pemkab Probolinggo Resmi Terapkan Sistem Manajemen Talenta untuk Mutasi dan Promosi ASN
Walikota Kediri Perkuat Sinergi dengan TNI, Dukung Pembangunan dan Ketahanan Wilayah
Bidik Pasar Global, Dinkes Probolinggo Gembleng Pelaku Usaha PIRT Melek Standar Mutu
Menuju ‘Probolinggo Menyala’, Dishub Targetkan 50 Ribu Titik PJU di Tahun 2026
Santri Husada Jadi Garda Terdepan, Dinkes Probolinggo Perkuat Fondasi Pesantren Sehat
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Rombak 25 Posisi Strategis, Dorong Birokrasi Lebih Cepat, Adaptif, dan Melayani

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:11 WIB

Percepat Sertifikasi Tanah RTLH, DPKPP dan Kantor Pertanahan Probolinggo Targetkan Rampung Sebelum Kunjungan Presiden

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:45 WIB

Pecah Dominasi Bromo, Probolinggo ‘Jual’ Pesona 7 Pantai di Mega-Event November 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:56 WIB

Lampu Hijau dari BKN: Pemkab Probolinggo Resmi Terapkan Sistem Manajemen Talenta untuk Mutasi dan Promosi ASN

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:53 WIB

Walikota Kediri Perkuat Sinergi dengan TNI, Dukung Pembangunan dan Ketahanan Wilayah

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:51 WIB

Bidik Pasar Global, Dinkes Probolinggo Gembleng Pelaku Usaha PIRT Melek Standar Mutu

Berita Terbaru