Warnai Festival Tembakau Madura 2025, PR Dua Hawa Bin Daud Perkenalkan SKT Ha’il Original, Ha’il Teh, dan Ha’il Mangga

Minggu, 31 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:
Karyawan PR Dua Hawa Bin Daud di stand Festival Tembakau Madura 2025, sambil memamerkan varian SKT Ha’il Original, Ha’il Teh, dan Ha’il Mangga. Kehadiran mereka tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga menjadi simbol peran industri kretek dalam membuka lapangan kerja dan menopang kesejahteraan masyarakat lokal.

Keterangan Foto: Karyawan PR Dua Hawa Bin Daud di stand Festival Tembakau Madura 2025, sambil memamerkan varian SKT Ha’il Original, Ha’il Teh, dan Ha’il Mangga. Kehadiran mereka tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga menjadi simbol peran industri kretek dalam membuka lapangan kerja dan menopang kesejahteraan masyarakat lokal.

SUMENEP  – Festival Tembakau Madura 2025 yang digelar di Stadion A. Yani, Sabtu (30/8) malam, menghadirkan berbagai produk kretek lokal. PR Dua Hawa Bin Daud menampilkan varian unggulannya yakni SKT Ha’il Original, Ha’il Teh, dan Ha’il Mangga.

Dengan dekorasi stand yang modern dan pelayanan interaktif, PR Dua Hawa Bin Daud mampu menarik perhatian pengunjung.

Produk Ha’il hadir sebagai inovasi yang memperkaya pilihan kretek lokal sekaligus menjaga cita rasa tradisional Madura.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menghadirkan Ha’il sebagai wujud inovasi industri SKT Madura. Produk ini mencerminkan identitas dan kebanggaan lokal,” ujar Ningsih, perwakilan PR Dua Hawa Bin Daud.

Festival Tembakau Madura tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga menunjukkan kontribusi industri kretek terhadap perekonomian lokal.

Setiap batang rokok yang diproduksi melibatkan tenaga kerja terampil, sebagian besar perempuan dari desa sekitar, yang menjadikan industri ini sumber penghasilan bagi keluarga.

Hingga 3 September mendatang, pengunjung masih dapat menyaksikan secara langsung berbagai inovasi kretek Madura.

Festival ini sekaligus menjadi sarana penguatan industri lokal sebagai bagian dari budaya dan penggerak ekonomi masyarakat.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026
Bupati Sumenep: MEC 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda Hidupkan Kembali Warisan Keraton
Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang
MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep
Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri
Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia
Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, Mbak Wali Buka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya
Audiensi Sudah Digelar, Warga Warpat Tagih Kejelasan Komisi I DPRD Bogor

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:29 WIB

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026

Jumat, 11 September 2026 - 15:55 WIB

Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang

Jumat, 11 September 2026 - 15:51 WIB

MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep

Jumat, 11 September 2026 - 15:32 WIB

Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri

Jumat, 11 September 2026 - 15:18 WIB

Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB