SUMENEP – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyambangi Stand Pembangunan DPMD dalam rangkaian Madura Culture Festival (MCF) 2025 dan Madura Night Vaganza, di GOR A. Yani, Desa Pabian.
Pameran pembangunan ini menampilkan sekitar 200 stan, melibatkan OPD, kecamatan, BUMN, BUMD, serta peserta dari berbagai daerah seperti Jember, Pasuruan, Lumajang, Situbondo, Sampang, dan Pamekasan. Para peserta memamerkan produk unggulan mulai dari kerajinan tangan, kuliner tradisional, hingga inovasi desa dan instansi yang menarik perhatian pengunjung.
Bupati Fauzi mengatakan, kegiatan ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk memahami dan mendukung program pembangunan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Stand pembangunan OPD di Madura Culture Festival ini menunjukkan kerja nyata karena setiap instansi menampilkan inovasi dan program unggulannya yang langsung berdampak bagi masyarakat,” ujar Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.
Disamping itu, Bupati menyebut bahwa MCF 2025 momentum bagi UMKM dan desa untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kesejahteraan, dan memperkuat ketahanan pangan.
“Oleh karenanya, DPMD harus terus menjadi motor penggerak dalam ketahanan pangan,” ucapnya.
Ia menambahkan, keberadaan stan kecamatan dan pelaku UMKM memberi peluang nyata bagi pengembangan produk lokal.
“Dengan inovasi yang berkelanjutan, desa dan UMKM bisa menjadi pilar utama bagi kemajuan ekonomi masyarakat,” tuturnya.
Sementara, Kadis DPMD Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf berkomitmen untuk terus mendorong inovasi di setiap desa, khususnya dalam bidang ketahanan pangan. Melalui pengembangan produk lokal, pemanfaatan lahan secara optimal, dan pelatihan bagi masyarakat.
“Kami berharap setiap desa dapat mandiri secara ekonomi sekaligus menjaga ketersediaan pangan bagi warganya,” pungkasnya.
Acara ini menegaskan bahwa pembangunan daerah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat identitas dan potensi lokal Sumenep.
Penulis : Redaksi







