Wakil Wali Kota Semarang Resmikan Gereja Blenduk, Landmark Bersejarah 272 Tahun

Minggu, 7 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Detikzone.id — Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, Minggu (7/9), meresmikan kembali Gereja Blenduk atau GPIB Immanuel yang berada di kawasan Kota Lama Semarang. Peresmian ini dilakukan setelah selesainya proses rehabilitasi yang ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Dalam sambutannya, Iswar menyampaikan rasa syukur atas selesainya perbaikan salah satu ikon bersejarah yang menjadi kebanggaan warga Semarang.

Ia menekankan bahwa Gereja Blenduk bukan sekadar bangunan, melainkan simbol toleransi, keberagaman, dan identitas kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bisa berada di tempat yang sarat sejarah ini adalah berkah tersendiri. Gereja Blenduk adalah kebanggaan Semarang, sekaligus cermin keberagaman dan persaudaraan,” ujarnya.

Rehabilitasi bangunan yang berusia lebih dari dua abad tersebut menelan biaya sekitar Rp28 miliar dengan waktu pengerjaan satu tahun.

Iswar mengakui, proses restorasi cagar budaya membutuhkan keahlian dan ketelitian tinggi, karena berbeda dengan membangun gedung baru.

“Dalam rehabilitasi heritage ada banyak aturan yang harus dipatuhi. Pekerjaan ini membutuhkan kolaborasi berbagai pihak serta kehati-hatian agar nilai sejarahnya tetap terjaga,” jelasnya.

Sebagai landmark berusia 272 tahun, Gereja Blenduk menjadi magnet wisata di Kota Lama. Hampir setiap wisatawan yang datang ke kawasan itu selalu menyempatkan diri untuk mengabadikan momen di depan bangunan bergaya kolonial yang khas.

“Setiap pengunjung yang melintas pasti terpesona oleh arsitekturnya. Gereja ini seolah tak pernah sepi dari kamera wisatawan,” tambahnya.

Iswar juga menyinggung dampak positif revitalisasi Kota Lama terhadap sektor pariwisata. Dalam lima tahun terakhir, jumlah kunjungan wisatawan terus meningkat signifikan.

Bahkan sejak 2019, angka kunjungan ke Kota Lama tercatat lebih tinggi dibandingkan destinasi besar seperti Candi Borobudur.

Lebih lanjut, ia menegaskan Gereja Blenduk tidak hanya penting dari sisi sejarah dan pariwisata, tetapi juga sebagai simbol persaudaraan lintas agama.

“Bangunan ini sudah berdiri ratusan tahun, menyimpan cerita perjalanan panjang kota kita. Kemajuan tidak boleh membuat kita melupakan akar sejarah,” tegasnya.

Iswar mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga warisan ini agar tetap lestari.

“Gereja Blenduk adalah milik bersama. Bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga simbol kebersamaan dan harmoni. Mari kita rawat bersama, bukan hanya bangunannya, tapi juga nilai persaudaraan yang terkandung di dalamnya,” pungkasnya. (Mualim)

Penulis : Mualim

Berita Terkait

Paripurna DPRD Sumenep Dinamis, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan atas Tiga Raperda 2026
Optimalisasi Lahan Desa: Penanaman Jagung Hibrida dan Strategi Peningkatan Nilai Tambah di Natakoli
Lawan Rentenir dan Perkuat UMKM, TPAKD Sumenep Gaspol Program Keuangan 2026
Halal Bihalal DWP Disperkimhub Sumenep Berbalut Semangat Hari Kartini 2026, Sri Sumarni Dzulkarnain Gaungkan Peran Perempuan Tangguh
NU Bukan Komoditas! Muktamar Harus Murni dan Bersih dari Mainan Aktor Politik
Dispendik Kota Probolinggo Disorot, 100 Paket Pengadaan Barang dan Jasa Diduga Dikuasai Satu Orang
PT Wijaya Maritim Agensi Tawarkan Layanan Keagenan Kapal Profesional di Gresik
Ketum PWO IN Hadir di Depok, Halal Bi Halal Jadi Ajang Konsolidasi dan Penguatan Soliditas Nasional

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 23:11 WIB

Paripurna DPRD Sumenep Dinamis, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan atas Tiga Raperda 2026

Rabu, 15 April 2026 - 22:53 WIB

Optimalisasi Lahan Desa: Penanaman Jagung Hibrida dan Strategi Peningkatan Nilai Tambah di Natakoli

Rabu, 15 April 2026 - 20:36 WIB

Lawan Rentenir dan Perkuat UMKM, TPAKD Sumenep Gaspol Program Keuangan 2026

Rabu, 15 April 2026 - 13:42 WIB

Halal Bihalal DWP Disperkimhub Sumenep Berbalut Semangat Hari Kartini 2026, Sri Sumarni Dzulkarnain Gaungkan Peran Perempuan Tangguh

Rabu, 15 April 2026 - 13:21 WIB

NU Bukan Komoditas! Muktamar Harus Murni dan Bersih dari Mainan Aktor Politik

Berita Terbaru

Haji Khairul Umam (Haji Her) Pamekasan saat menghadiri undangan silaturahmi Presiden Prabowo Subianto bersama para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta.

EKONOMI

Pemeriksaan KPK Warnai Upaya Realisasi KEK Tembakau Madura

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:50 WIB