Ketua PKDI Sumenep Apresiasi Kondusivitas, Ajak Masyarakat Tetap Jaga Persatuan

Kamis, 11 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC PKDI Kabupaten Sumenep, H. Ubaid Abdul Hayat, mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang telah menjaga kondusivitas daerah

Ketua DPC PKDI Kabupaten Sumenep, H. Ubaid Abdul Hayat, mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang telah menjaga kondusivitas daerah

SUMENEP, Detikzone.id – Walau keadaan negara sempat mengalami situasi kurang kondusif di beberapa waktu yang lalu, Kabupaten Sumenep tetap mampu menjaga stabilitas dan keamanan daerah. Kondisi ini mendapat apresiasi dari Ketua DPC Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep, H. Ubaid Abdul Hayat.

Dalam keterangannya, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan aparat keamanan yang telah bersinergi menjaga suasana tetap damai.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat. Alhamdulillah, Sumenep sampai saat ini tetap aman dan kondusif. Mari kita terus menjaga suasana ini agar pembangunan bisa berjalan dengan baik,” ujarnya, Kamis (11/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

H. Ubaid menegaskan bahwa kondusivitas bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tugas bersama seluruh masyarakat. Ia mengingatkan pentingnya menahan diri, tidak mudah terprovokasi, dan terus mengedepankan persatuan.

“NKRI adalah rumah besar kita bersama. Kondisi kondusif yang terjaga ini harus kita rawat, karena menjadi modal utama dalam membangun daerah dan menjaga keutuhan bangsa,” tegasnya.

Dengan terjaganya stabilitas di Sumenep, ia berharap masyarakat dapat semakin fokus mengembangkan potensi daerah demi meningkatkan kesejahteraan bersama.

Kondisi Sumenep yang tetap kondusif di tengah gejolak nasional adalah bukti nyata bahwa masyarakat mampu menunjukkan kedewasaan dan kebersamaan. Situasi aman bukan hanya keberhasilan aparat, melainkan hasil gotong royong seluruh elemen, dari desa hingga kota.

Inilah modal utama yang harus dijaga. Sebab kebersamaan lebih kuat daripada provokasi, persatuan lebih kokoh daripada perpecahan.

Kalau Sumenep bisa tetap damai saat daerah lain bergejolak, maka sebenarnya kunci menjaga stabilitas ada di tangan masyarakat sendiri. Pertanyaannya: apakah kita mau terus menjadi contoh bagi daerah lain, atau membiarkan percikan kecil menghancurkan ketenangan yang sudah kita bangun bersama.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Siaga 24 Jam untuk Warga, Diskominfo Sumenep Matangkan SOP Layanan Darurat 112
Peternak Ayam Petelur Blitar Bagikan Sejuta Telur Gratis, Soroti Anjloknya Harga Pasar
Fasilitas Sepi Bak “Wisata Gaib”, Anggaran Kebersihan Gerbang Wisata Sukapura Probolinggo Sedot Rp400 Juta Lebih
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Serukan Kebangkitan Nilai Pancasila di Tengah Perubahan Zaman
Pesona Lampion Pancasila Memukau, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jalanan Kota Blitar
Ayo Jaga Sumenep Bersama, Karena Sampah yang Kita Buang Menentukan Wajah Daerah Kita
Menata Kota, Menjaga Masa Depan: Di Era Bupati Fauzi, Gerakan Jumat Bersih Terus Mengakar Jadi Budaya ASN Sumenep
Libur Panjang Tak Longgarkan Kesiapsiagaan, Layanan 112 Sumenep Tetap Siaga 24 Jam Demi Keselamatan Warga

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:01 WIB

Siaga 24 Jam untuk Warga, Diskominfo Sumenep Matangkan SOP Layanan Darurat 112

Senin, 1 Juni 2026 - 14:29 WIB

Peternak Ayam Petelur Blitar Bagikan Sejuta Telur Gratis, Soroti Anjloknya Harga Pasar

Senin, 1 Juni 2026 - 10:41 WIB

Fasilitas Sepi Bak “Wisata Gaib”, Anggaran Kebersihan Gerbang Wisata Sukapura Probolinggo Sedot Rp400 Juta Lebih

Senin, 1 Juni 2026 - 10:31 WIB

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Serukan Kebangkitan Nilai Pancasila di Tengah Perubahan Zaman

Senin, 1 Juni 2026 - 09:34 WIB

Pesona Lampion Pancasila Memukau, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jalanan Kota Blitar

Berita Terbaru